MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Untuk membantu muslimah memaksimalkan bulan Ramadan 1447 H, Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia Daerah Bulukumba gelar KARIMAH (Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah) yang berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Ahad (08/02/2026).
Kegiatan ini di ikuti oleh 56 muslimah dari berbagai kampus di Bulukumba, kampus luar, dan umum. Kampus yang berada di Bulukumba itu sendiri, seperti Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Gazali, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panrita Husada, dan Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata Bulukumba serta peserta dari kampus luar daerah seperti Universitas Megarezky (UNIMERZ), Universitas Hasanuddin, Institut Agama Islam STIBA Makassar, dan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.
Tania Khansa, muslimah dari kampus UNIMERZ angkatan 2025 yang sedang libur kuliah, berkesempatan mengikuti KARIMAH untuk pertama kalinya karena tertarik untuk mempersiapkan diri dengan ilmu dalam menyambut Ramadan.
“Kebetulan di Makassar belum dapat info-info seperti ini kak. Semoga kedepannya bisa ikut lagi meskipun nanti banyak kesibukan kuliah,” ucapnya dalam sesi wawancara.
KARIMAH kali ini mengundang Drs. Darmawati, M. Pd. I., pengawas Pendidikan Agama Islam yang merupakan utusan dari Kementerian Agama Bulukumba untuk membuka acara. Beliau turut mengapresiasi program tahunan FMDKI ini.
“Bulan Ramadan sudah diambang pintu, kita tidak ingin muslimah dalam menyambut dan melaksanakan Ramadan hanya sekedar ritual menahan lapar dan haus saja, tetapi kita ingin bulan Ramadan sesuai dengan syari’at agama, tuntunan fiqih, sehingga saya sangat mengapresiasi kegiatan kajian yang FMDKI laksanakan hari ini,” tuturnya.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, di momen ini peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok, masing-masing kelompok didampingi seorang mentor, kemudian dilanjutkan dengan bersama-sama merefleksi keadaan di Ramadan sebelumnya dan merumuskan strategi untuk bisa lebih maksimal di Ramadan yang akan datang.
Tim Rafah dan Baitul Maqdis menjadi kelompok terpilih untuk melakukan presentasi.
“Yang tidak maksimal tahun lalu yaitu sholat yang masih bolong-bolong, mengaji dan puasa. Kendalanya yaitu rasa malas dan pengaruh teman,” pungkas perwakilan kelompok Rafah.
Selain itu, ia juga menyampaikan goal Ramadan dan strategi dalam mencapainya. Hal serupa juga dipresentasikan oleh kelompok Baitul Maqdis.
Setelah sesi tersebut, perwakilan setiap kelompok menandatangani spanduk komitmen untuk siap berbenah dan bergabung dalam kelompok belajar Islam.
Lebih lanjut, pada sesi materi yang dibawakan oleh Ustazah Bau Ida, beliau banyak mengingatkan peserta tentang bulan mulia yang biasanya banyak disia-siakan oleh kaum muslimin.
“Ramadan adalah momentum kita memperbaiki diri-diri kita adek-adek sekalian. Jangan sampai Ramadan yang tidak semua orang diberi kesempatan untuk bertemu dengannya, justru kita sia-siakan,” pesannya.
Beliau melanjutkan dengan menerangkan ciri orang-orang yang menyia-nyiakan Ramadan adalah mereka yang bertemu Ramadan justru bermaksiat dan melakukan banyak kelalaian didalamnya.
Masuk sesi akhir, acara tersebut ditutup dengan penyampaian pesan dan kesan, pengumuman doorprize, dan foto bersama.
Reporter: Medkominfo FMDKI Bulukumba
Editor: AdminMDCom


















































































