• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, Oktober 10, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Tiga Mahasiswa Terima Beasiswa BAZNAS Makassar, IAI STIBA Jajaki Kerja Sama Lebih Luas

    Tiga Mahasiswa Terima Beasiswa BAZNAS Makassar, IAI STIBA Jajaki Kerja Sama Lebih Luas

    13 Dai Alumni IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi Kepada Masyarakat Jawa Tengah

    13 Dai Alumni IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi Kepada Masyarakat Jawa Tengah

    Ulama Sudan Narasumber Kuliah Umum di IAI STIBA Makassar: Al-Qur’an Bukan Sekadar Dibaca, tetapi Diteladani

    Ulama Sudan Narasumber Kuliah Umum di IAI STIBA Makassar: Al-Qur’an Bukan Sekadar Dibaca, tetapi Diteladani

    Dakwah Butuh Kader yang Solid: Ustadz Ariesman Tekankan Pentingnya Ukhuwah dalam Perjuangan

    Dakwah Butuh Kader yang Solid: Ustadz Ariesman Tekankan Pentingnya Ukhuwah dalam Perjuangan

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Prof Syamsuddin Arif Ingatkan Bahaya Laten Ateisme di Kalangan Gen Z

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Tiga Mahasiswa Terima Beasiswa BAZNAS Makassar, IAI STIBA Jajaki Kerja Sama Lebih Luas

    Tiga Mahasiswa Terima Beasiswa BAZNAS Makassar, IAI STIBA Jajaki Kerja Sama Lebih Luas

    13 Dai Alumni IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi Kepada Masyarakat Jawa Tengah

    13 Dai Alumni IAI STIBA Makassar Siap Mengabdi Kepada Masyarakat Jawa Tengah

    Ulama Sudan Narasumber Kuliah Umum di IAI STIBA Makassar: Al-Qur’an Bukan Sekadar Dibaca, tetapi Diteladani

    Ulama Sudan Narasumber Kuliah Umum di IAI STIBA Makassar: Al-Qur’an Bukan Sekadar Dibaca, tetapi Diteladani

    Dakwah Butuh Kader yang Solid: Ustadz Ariesman Tekankan Pentingnya Ukhuwah dalam Perjuangan

    Dakwah Butuh Kader yang Solid: Ustadz Ariesman Tekankan Pentingnya Ukhuwah dalam Perjuangan

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in KHAZANAH, Sejarah Islam

Perubahan Sejarah dan Penemuan Dua Benua

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 5 mins read
Juni 16, 2026
604
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on WhatsApp

بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم

MUJAHID DAKWAH.COM,  Setiap kali membaca atau berbicara tentang sejarah, kita dapat berpikir tentang orang-orang hebat, para pemimpin, atau orang yang sangat penting yang menggerakkannya. Secara umum sejarah memang hampir selalu diwakili oleh sosok-sosok semacam ini. Namun, ada kalanya perubahan sejarah dipelopori oleh orang biasa-biasa saja, sebaliknya oleh mereka yang terlibat kejahatan.

Beberapa peristiwa penting dalam sejarah dunia dimulai oleh orang-orang yang tidak disiplin dan cenderung pembohong, bahkan juga oleh para tahanan. Berikut ini kami paparkan tiga contoh penting dalam sejarah masyarakat Eropa.

1. Perang Salib I

You might also like

Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

September 4, 2026

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Pada bulan November 1095 di Clermont, Perancis, Paus Urbanus II mengumumkan Perang Salib untuk membantu orang-orang Kristen Timur dari pihak Turki Saljuk dan untuk membebaskan Yerusalem dari penguasaan kaum Muslimin. Seruan ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat Perancis dan Eropa lainnya. Para bangsawan dan masyarakat kecil berbondong-bondong menerima sumpah untuk pergi ke Suriah. Semangat menyambut seruan perang suci dan membebaskan diri dari dosa memang merupakan motif penting yang mendorong orang-orang pergi dari kampung halamannya menuju negeri yang sangat jauh untuk berperang dengan orang-orang Islam. Namun demikian, sambutan terhadap Perang Salib barangkali tidak akan sebesar itu ditentukan pada waktu yang berbeda.

Beberapa buku memuat informasi tentang Prancis dan bagian Eropa Barat lainnya kompilasi tidak terlalu bagus. GG Coulton di bukunya Perang Salib, Perdagangan, dan Petualangan mengacu pada masyarakat Prancis pada saat itu sedang dalam masalah serius. Mereka terlibat dalam konflik yang parah, ‘perampokan kerap terjadi, dan jalan-jalan menghilangkan pencuri.’ Konflik dan pembakaran agar tampak umum.Orang-orang akan merampas hak pihak lain setiap kali mereka memiliki kesempatan. Dilihat dari sisi ini, Paus benar-benar telah dipindahkan dalam ‘energi yang berlebihan’ masyarakat Eropa untuk orang-orang Turki dan Arab di Suriah (Suriah) sana.

Antony Bridge dalam The Crusades menjelaskan tentang berhasil dalam menggalang massa di Perang Salib. ‘Wabah menyerang Eropa sejak 1083, banjir demi banjir menyapu Prancis dan Jerman pada tahun 1094, menghancurkan panen, dan pada tahun berikutnya terjadi kekeringan; ” Sungguh luar biasa. ‘ Orang-orang Eropa bisa menjadi sangat buas di masa lalu, sampai ke tingkat yang memungkinkan beberapa dari mereka melakukan kanibalisme, membunuh dan memakan daging manusia lain.Kota-kota yang disetujui para pengemis yang tidak memiliki terjemahan dan tak ada tempat tinggal. Di samping semua itu, Jembatan juga mengemukan fenomena perampokan dan perampasan yang umum terjadi dianggap membahas Coulton di atas.

Orang-orang inilah yang menjadi rombongan pertama Perang Salib, dipimpin oleh Peter the Hermit. Jumlah mereka mencapai tiga ratus ribu orang, termasuk perempuan dan anak-anak, terdiri dari orang-orang Perancis dan Jerman. Saat berangkat melewati kota-kota besar Jerman, tabiat buruk para peziarah ini muncul dan korban pertama pun berjatuhan: orang-orang Yahudi. Para peziarah ini miskin dan kesusahan, sementara orang-orang Yahudi Jerman – yang nenek moyangnya dipandang sebagai pihak yang menyalib Yesus – kaya raya. Tanpa bisa dihalangi oleh pemimpin Katholik sendiri, orang-orang Yahudi ditangkap, dibunuh, dan dirampas hartanya oleh para peziarah.

Persoalannya tidak berhenti sampai di situ. Saat melalui Hunggaria, mereka berbicara dengan baik oleh penduduk lokal yang juga beragama Kristen (meskipun beraliran Ortodoks). Namun yang terjadi kembali terjadi. Para peziarah ini mulai menyerang penduduk lokal, menjarah dan membeli pasar mereka. Peter the Hermit dan beberapa pemimpin Katholik yang membawa para peziarah ini tidak bisa menahan kerumunan yang terlalu besar dan tak disiplin. Penduduk yang diserang tentu saja lari dan tak mampu melawan orang-orang yang menyerang mereka. Namun, mereka segera berhimpun dengan warga di kota lain dan melakukan perlawanan sengit saat para peziarah lewat di kota tersebut.Sekarang para peziarah mulai mengalami akibat mereka. Sebagian dari mereka lari pulang ke negeri mereka. Beberapa konflik masih terjadi di beberapa tempat yang mereka lalui,

Kaisar Byzantium kemudian menempatkan mereka di luar kota Konstantinopel. Mereka meminta untuk diselesaikan dulu untuk mereka yang lebih lengkap datang dan mereka bisa pergi bersama-sama melawan orang-orang Turki. Tapi orang-orang ini kembali membuat ulah.Mereka mulai mengambil di pasar dan rumah penduduk serta mengambil beberapa bagian bangunan gereja untuk dijual. Selesai Bosporus dan pergi pindah wilayah Muslim. Angkatan Pertama Perang Salib ini akhirnya menerima nasib buruk di tangan pasukan Turki. Mereka dihancurkan dan yang tersisa lari dalam keadaan tercerai berai; misi mereka gagal total.

Pasukan salib berikutnya yang lebih disiplin baru berangkat beberapa bulan kemudian, dan mereka berhasil menguasai Yerusalem dan beberapa kota di sekitarnya. Sikap para tentara salib yang lebih baik terhadap saudara-saudara Kristen di Eropa Timur, tetapi saat melawan kaum Muslimin, mereka tidak lebih manusiawi dari rekan-rekan mereka yang berangkat pertama kali. Mereka membunuhi Muslim dalam jumlah sangat banyak di kota-kota yang mereka kuasai. Dan saat menguasai kota Ma’arrat al-Nu’man dan terserang menerima, mereka mengeluarkan isi perut orang-orang Islam, mengiris daging-daging mereka, kemudian memanggang dan memprosesnya.

Demikianlah Perang Salib telah dimulai dengan gerombolan orang-orang Eropa Barat yang sangat buruk perangainya, bahkan terhadap rekan-rekan seagama mereka sendiri. Kini kita akan melihat contoh yang kedua.

2. Penemuan Benua Amerika

Pada tahun 1492, kira-kira setengah tahun sejak dikuasainya Granada oleh Kerajaan Aragon dan Castile, seorang pria kelahiran Genoa, Italia, berhasil mewujudkan rencananya melakukan ekspedisi laut ke India melalui jalur Barat. Ya, pria itu Christoper Colombus. Ia tidak berhasil mencapai India dalam ekspedisi tersebut. Namun, apa yang berhasil ditemukannya jauh lebih penting bagi Eropa. Colombus telah ‘menemukan’ sebuah dunia baru (dunia baru); ia menemukan Benua Amerika. Sejak saat itu, orang-orang Eropa mengumumkan Colombus sebagai orang pertama yang menemukan benua Amerika, sedangkan membahas hal ini mulai dibantah. Laksamana Cheng Ho disebut-tiba telah tiba di benua ini lebih dari setengah abad sebelum ekspedisi Colombus.

Mari kita lupakan dulu siapa yang lebih dulu tiba di Benua Amerika.Dalam upaya mewujudkan impiannya, Colombus berusaha banyak perjuangan. Banyak orang Eropa masih percaya bahwa bumi itu datar.Tidak satu pun pelaut yang tertarik untuk berlayar ke Barat mengarungi Atlantik. Tidak ada yang tahu apa yang akan mereka temukan di ujung barat samudera itu. Itu merupakan ide yang gila; ide gila yang sama sekali tidak menimbulkan decak kagum, malah sebaliknya mengundang celaan dan tertawaan. Tapi Colombus percaya kalau bumi membentuk bulat dan ia bisa mencapai India dengan berlayar ke Barat.

Karena gilanya rencana ini, Colombus sulit mendapatkan sponsor untuk membiayai perjalanannya. Dan kompilasi Colombus berhasil mendapatkan dukungan dan dana, tidak ada orang yang ingin ikut bersamanya. Untuk mendapatkan anak buah kapal, misi ini kemudian ditawarkan kepada para narapidana (narapidana) dengan kebebasan bagi mereka yang menyertainya. Demikianlah perjalanan yang sangat bersejarah ini diikuti dipelopori oleh orang-orang penjara.

Setelah mengarungi samudera dengan tiga kapal yang tidak perlu besar kira-kira lima minggu, Christoper Colombus dan para kru kapalnya, termasuk para napi tadi, berhasil mencapai daratan (Amerika Selatan) dan ikut dengan penduduk asli. Belakangan baru diakui jika itu bukan India, diberikan sebuah benua yang sama sekali belum pernah mereka dengar atau didukung. Para narapidana yang menyertai Colombus ikut berpartisipasi membentuk sejarah dunia baru.

3. Penemuan Benua Australia

Orang-orang Eropa Tentu saja bukan pihak pertama yang ‘menemukan’ Benua Australia. Orang-orang Bugis telah pindah ke Australia untuk mencari tripang jauh sebelum penjelajah Eropa yang pertama berhasil mencapai Benua ini. Yang menentukan mereka adalah fakta bahwa orang-orang Bugis tidak pernah mengklaim benua itu sebagai wilayah mereka untuk kemudian menguasainya dan menjadikan penduduk asli (aborigin) sebagai warga kelas dua.

Pada awalnya, orang-orang Eropa tidak tertarik menjadikan Australia sebagai koloni mereka. Namun, diselesaikan oleh Inggris yang terpukul karena koloninya yang paling penting di Benua Amerika memerdekakan diri pada tahun 1776 (kemudian menjadi negara Amerika Serikat). Mereka juga dipusingkan oleh sistem penjara Mereka yang tak lagi mampu mempertahankan para narapidana. Maka Australia pun mulai dilirik sebagai tanah yang menjanjikan bagi koloni baru. Inggris kemudian memutuskan untuk mengirim para narapidana yang sudah tak bisa ditampung penjara-penjara Inggris ke Australia untuk menjadi generasi awal yang membangun koloni di sana.

Pembentukan koloni baru ini dimulai pada bulan Januari 1788, dan para narapidana Inggris dikirm ke tempat ini secara bertahap. Hingga pertengahan abad ke-19 jumlah narapidana yang dikirim ke tempat ini mencapai seratus lima puluh ribu orang. Dua puluh persen dari jumlah ini merupakan kaum perempuan dan sebagian dari kaum hawa ini berprofesi sebagai pelacur. Setelah berkembang, mulai berkembang, para imigran bebas (bukan narapidana) dari berbagai negara mulai berdatangan ke benua itu. Meski begitu, para narapidanalah yang telah memulai sejarah Australia modern. Orang-orang inilah, serta anak-anak mereka, yang menjadi generasi awal yang membentuk masyarakat dan negara Australia yang kita kenal sekarang.

Ketiga, cerita di atas merupakan bagian yang sangat penting dari perjalanan sejarah dunia, khususnya sejarah Barat modern. Yang pertama (Perang Salib), meskipun sudah berlalu tujuh abad, masih terus meningkatkan kehidupan kita hingga hari ini. Ia menjadi simbol utama konflik antara Barat dan Islam. Yang kedua dan ketiga jalan baru bagi peradaban baru di dua benua yang sangat besar: Amerika dan Australia.Perjalanan sejarah ketiganya dimulai oleh orang-orang pembohong, para narapidana, atau dengan kata lain oleh warga masyarakat yang tidak didukung.

Sejarah terkadang memang aneh dan agak memalukan…, tetapi ternyata sejarah. [Kuala Lumpur, 30 November 2009]

Penulis mengambil program doktoral bidang sejarah di Universiti Islam Antarabangsa, Malaysia

Sumber : www.hidayatullah.com

Tags: Pemikiran IslamPeradaban IslamSejarah Islam
604
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Penghapusan Kata Kafir dan Potensi Kaburnya Wala’ dan Bara’

Next Post

Sejarah dan Agenda Ekonomi yang Terlupakan

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Member of Ummah International & Khadim Saladin Community, Pengurus Komite Solidaritas Palestina, dan Anggota Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI).

    LIBERATION OF AL AQSA

    Menjaga Api Kepedulian: Ujian Konsistensi Keimanan dan Kemanusiaan Kita untuk Palestina
    BAITUL MAQDIS

    Menjaga Api Kepedulian: Ujian Konsistensi Keimanan dan Kemanusiaan Kita untuk Palestina

    Oktober 8, 2026
    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot
    BAITUL MAQDIS

    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot

    September 30, 2026
    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron
    BAITUL MAQDIS

    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron

    September 29, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan
    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

    by Muh Akbar
    September 28, 2026
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1646 shares
      Share 658 Tweet 412
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      906 shares
      Share 362 Tweet 227
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      813 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    3 Tahun Genosida Gaza: 74 Ribu Korban Tewas dan Krisis Kemanusiaan yang Tak Kunjung Henti

    Oktober 6, 2026
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Oktober 2, 2026
    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    September 28, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • 🚨 STATUS QUO AL-AQSA DI UJUNG TANDUK: KEPUNGAN BERLAPIS ISRAEL  Pelanggaran di Masjid Al-Aqsa dilaporkan meluas ke berbagai sisi. Tidak hanya penyerbuan dan pelaksanaan ritual keagamaan Yahudi di dalam kompleks masjid, aktivitas tersebut juga merambah gerbang, jalan-jalan sekitar, hingga kawasan pemakaman di sisi timur Al-Aqsa.  📊 11.409 pemukim memasuki kompleks Al-Aqsa dalam tiga pekan.  Menurut Gubernuran Al-Quds, angka tersebut mendekati total yang tercatat sepanjang 2015. Bahkan, sekitar 9.123 pemukim memasuki kompleks masjid pada 27 September–1 Oktober 2026, dengan rata-rata 1.825 orang per hari.  Peneliti urusan Al-Quds, Ziyad Ibhais, menilai perkembangan ini menunjukkan perluasan aktivitas pemukim yang berlangsung bersamaan dengan perubahan lokasi ritual dan upaya membuka akses baru ke kompleks masjid.  ⚠️ Ancaman tidak hanya terjadi di dalam kompleks.  Pembatasan terhadap warga Palestina, pelarangan dokumentasi, serta hambatan bagi media untuk merekam peristiwa di dalam Al-Aqsa turut menyulitkan penyampaian informasi kepada dunia internasional.  Di tengah perkembangan tersebut, status quo Masjid Al-Aqsa yang berkaitan dengan pengaturan akses, ibadah, dan kondisi yang selama ini berlaku menjadi perhatian serius.  🕌 Al-Aqsa tidak boleh luput dari perhatian dunia.  Menjaga kesucian tempat ibadah, melindungi hak jamaah, dan memastikan peristiwa di Al-Quds dapat didokumentasikan merupakan bagian penting dari upaya mempertahankan keberadaan serta kedudukan Masjid Al-Aqsa.  🇵🇸 Terus suarakan kepedulian untuk Palestina. Jangan biarkan Masjid Al-Aqsa terjajah.  #masjidilaqsa #baitulmaqdis #palestine #gazaunderattack #islam
    • Tiga tahun mungkin sekedar deretan angka di kalender, tetapi bagi Palestina, setiap detiknya ditulisi oleh ketabahan, rasa sakit, dan luka yang tak kunjung dibalut. Kami tidak pernah lupa. 1.095 hari penderitaan, namun tak satu hari pun semangat mereka padam. Tiga tahun telah berlalu, dan suara kemerdekaan Palestina masih terus mengema, menolak untuk dibungkam. Tiga tahun air mata mengaliri tanah yang dijanjikan kedamaian. Di tengah debu runtuhan dan sepi dunia, Palestina tetap berdiri mengajari kita arti sejati dari sebuah pertahanan dan keadilan. Tiga tahun luka yang belum mengering, tiga tahun keadilan yang masih dinanti. Berdiri bersama Palestina, hari ini dan selamanya. 3 tahun genosida di Gaza berlangsung. Ini adalah ujian nurani, di mana batas kemanusiaan diuji oleh kekejaman yang melampaui batas. Di tengah kezaliman ini, di mana posisi kita? Jangan sampai ita menjadi "setan bisu" yang diam terhadap kemungkaran. Umat hari ini perlu bermuhasabah agar tidak terserang Al-Wahan (cinta dunia dan takut mati). Mari bangkit, jaga iman, dan terus suarakan pembelaan untuk kemanusiaan di Gaza! #palestine #palestina #gaza #gazaunderattack #genosida
    • Jumlah warga Palestina yang tewas sejak Genosida Penjajah Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023 telah melampaui 74 ribu orang. Angka tersebut tercatat ketika serangan Israel masih berlangsung di sejumlah wilayah Gaza, meskipun gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat telah berlaku sejak 10 Oktober 2025.  Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban meninggal mencapai 74.016 orang, sementara 175.068 lainnya terluka.  Hampir setahun setelah kesepakatan gencatan senjata, rekonstruksi Gaza belum berjalan dalam skala yang dibutuhkan. Reuters pada 23 September 2026 melaporkan bahwa lebih dari dua juta penduduk masih tinggal di bangunan rusak atau tempat penampungan sementara.  Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan bahwa berlakunya gencatan senjata belum sepenuhnya menghilangkan ancaman kematian bagi penduduk Gaza.  Tragedi kemanusiaan di Gaza menegaskan bahwa perlindungan terhadap nyawa manusia merupakan prinsip mendasar dalam Islam. Di tengah konflik bersenjata, keselamatan warga sipil, penghormatan terhadap hak-hak kemanusiaan, dan penghentian kezaliman harus menjadi perhatian utama.  Gencatan senjata juga harus dimaknai sebagai jalan menuju penghentian kekerasan yang nyata, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas. Perlindungan warga sipil, kelancaran bantuan kemanusiaan, pembebasan sandera sesuai ketentuan yang berlaku, serta penghormatan terhadap hukum humaniter internasional merupakan bagian penting dari upaya membangun perdamaian.  Membela kemanusiaan berarti menjaga nyawa, menolak kezaliman, dan memastikan bahwa setiap manusia memperoleh haknya atas keselamatan, martabat, serta kehidupan yang layak.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Gontor, di negeri ini, adalah salah satu lembaga pendidikan yang terbaik. Berdiri pada 1926 dan “disegarkan” pada 1936, pesantren ini telah melahirkan banyak lulusan yang bermanfaat.  Tentu akan sangat banyak pelajaran jika kita mengikuti, setidaknya sebagian, alam pikiran dari pendirinya, yaitu dari KH Imam Zarkasyi (1910–1985). Beliau salah satu dari tiga bersaudara pendiri Gontor dan yang termuda. Adapun dua kakaknya adalah KH Ahmad Sahal (1901–1977) dan KH Zainuddin Fanani (1908–1967).  Karya, dalam pandangan Pak Zar (sapaan akrab dari KH Imam Zarkasyi), dihubungkan dengan prinsip amal jariyah yang membawa manfaat kepada orang lain.  Bahwa, semakin besar manfaat karya seseorang bagi sekitarnya, maka semakin besar nilai amal jariyah dari karya itu. Pada saat yang sama, karya yang bermanfaat itu merupakan salah satu bentuk ibadah dan realisasi ketakwaan serta menjadi ukuran kebesaran seseorang.  Seperti yang selalu menjadi tekad Pak Zar ketika mulai merintis sistem pesantren modern, dia mengatakan, “Apabila saya tidak berhasil mengajar melalui pesantren, maka saya akan mengajar dengan pena.”  Kembali ke soal karya. Bahwa, karya dalam pandangan Pak Zar merupakan amal yang bermanfaat bagi orang lain. Bentuknya, antara lain, bisa berupa karya tulis.  Pak Zar telah mendirikan Pesantren Gontor, itu karya. Pak Zar sudah mengajar banyak murid, itu juga karya. Tak ketinggalan, ada belasan karya tulis Pak Zar yang berupa buku.  Kini, ketika kita memperingati 100 tahun Gontor dengan sepenuh rasa syukur, maka sangat relevan untuk menghidup-hidupkan temanya. Tema itu, sekali lagi, yaitu: Gontor Menghadirkan Nilai-Nilai Islam, Membangun Peradaban Utama.  Sungguh, adapun di antara cara menghidup-hidupkannya adalah dengan terus menghadirkan pesan-pesan dari KH Imam Zarkasyi, terutama: Perbanyak karya yang membawa manfaat kepada orang lain dan hubungkan dengan prinsip amal jariyah. Semoga Allah mudahkan kita, aamiin!...  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #gontor #pesantren #islam #100tahungontor
    • Para pemukim kini secara sistematis menunggangi momentum hari raya keagamaan untuk mengukuhkan kedaulatan atas tanah situs suci umat Islam Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.  Saksi mata mencatat Netanyahu memboyong istrinya, Sara, ke terowongan di bawah Tembok Buraq saat umat Yahudi melantunkan doa Selichot. Di hadapan kamera, Netanyahu melontarkan klaimnya:  “Kami berada di terowongan Tembok Ratapan. Begitu menyentuh hati saat memegang batu yang menjadi fondasi keberadaan kami. Kami berada sangat dekat dengan tempat mahakudus. Kami ada di sini dan akan bertahan selamanya.”  bahaya utama dari aksi-aksi ini terletak pada upaya kelompok ekstremis “Temple Mount” dan arus Zionisme Religius untuk memaksakan fakta baru di Al-Aqsa.  Ambisi mereka adalah menjadikan kompleks masjid tersebut sebagai pusat utama seluruh perayaan keagamaan sekaligus “jantung kehidupan beragama di negara Israel.”  Data resmi Pemerintah Daerah Al-Quds mencatat sedikitnya 1.678 pemukim Israel telah menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Mereka menggelar ritual dan doa Taurat secara terbuka dan berombongan, sembari membawa masuk perlengkapan ibadah, buku-buku agama, hingga mengenakan pakaian keagamaan khusus.  Bagi Marouf, seluruh rincian aksi tersebut bukanlah ritual ibadah biasa, melainkan strategi terencana untuk melegitimasi fakta-fakta baru di atas tanah Al-Aqsa.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #freepalestine🇵🇸 #islam #gazaunderattack
    Next Post

    Berhentilah Melecehkan Tuhan Yang Maha Esa - Dr. Adian Husaini

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media