MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Ada yang terkejut dari masuk Islam-nya Freddy Siauw, kakak kandung Ustaz Felix Siauw. Mereka terbukti bermusuhan dibatalkan tahun.
Bukan hanya tidak saling tegur sapa. Beberapa kali Ustaz Felix terlibat perkelahian dengan Freddy. Bahkan, sampai menghilangkan untuk menghilangkan nyawanya.
Ustaz Felix menyebut kakaknya itu “musuh utama”. Asli jahat. Itu sebabnya, dia mengaku tidak pernah mendoakannya sekali pun.Juga tidak pernah mendoakannya agar diberi hidayah oleh Allah subhanahu wata’ala.
Kisah itu menerbitkan Ustaz Felix Siauw di akun Facebook-nya.Berikut kisah selengkapnya:
Pelukan Pertama
Ini adalah orang yang paling saya benci dalam hidup. Sebab trauma masa lalu, aku tak pernah bisa memaafkan dia, kecuali dalam mimpi yang ada di situ aku sekarang sekarat.
Saya tahu kakak adik biasa bertengkar, tetapi kami lebih dari biasa. Sedari kecil, intimidasi, hinaan, bahkan pukulan sudah saya terima, musuh rasa musuh besar.
Sampai 2 tahun yang lalu, di WA masih ada saling melengkapi antara kita, tak perlu hitung maki dan caci, terlalu banyak.Sudahlah berbeda keyakinan, kita ibarat langit bumi.
Karenanya, tak pernah terucap, doa saya tetap. Bagi saya dia berubah itu perkarajah. Lebih beres, aku tak rela dia berubah, dia memperbaiki jahat.
Itu cara Allah menegur hamba-Nya. Yang paling banyak berjasa dalam hidup adalah ayah saya. Rumah, mobil, modal usaha, listrik, hingga umrah digratiskan ayah saya.
Semua doa untuk ayah dan ibu, agar mereka beroleh hidayah, agar mereka dimudahkan dalam memeluk Islam. Tak pernah untuknya, tak ada doa yang harus diambil, bahkan sekalipun.
Tapi memang, “Allah memberi hidayah pada yang dikehendaki-Nya, dan Dia tahu siapa yang lebih layak mendapatkan itu”, orang yang paling aku benci itu bersyahadat.
Ini adalah pelukan pertama dalam 35 tahun hidup saya, doa pertama yang saya setujui, air mata pertama saya setuju.Sekarang, ia salah satu yang paling aku cintai.
Doakan dia, namanya Freddy Siauw, semoga tetap istiqamah di gelombang ujian barunya. Tak ada kekuatan selain Allah, semoga Allah bimbing dia senantiasa.
Makasih pada temen-temen @kajianmusawarah, dan semua yang mendoakan. Terkhusus gurunda @adihidayatofficial, terimakasih atas bimbingannya tadi.











































































