MUJAHIDDAKWAH.COM, NEW YORK – Tikus menggigit anak-anak di malam hari di tenda mereka di Jalur Gaza, kata Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) pada hari Kamis, 7 Mei 2026.
“Tikus menggigit anak-anak di malam hari di tenda mereka saat mereka tidur,” tulis UNRWA di X.
Mereka menekankan perlunya segera mengizinkan masuknya lebih banyak tenda, insektisida, dan obat-obatan ke Jalur Gaza yang diblokade.
“Di Gaza, populasi yang sudah rentan berada pada risiko penyakit yang jauh lebih tinggi karena pengungsian, tenda yang terlalu padat, kurangnya air bersih, dan sistem sanitasi yang rusak,” tambahnya.
Mereka mencatat bahwa mereka bekerja sama erat dengan Organisasi Kesehatan Dunia dan mitra lokal untuk melacak peningkatan infeksi kulit dan risiko penyakit.
Jumlah korban tewas akibat serangan militer Israel di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah meningkat menjadi 72.628, sementara 172.520 orang terluka, kata otoritas kesehatan Palestina pada hari Kamis.
Kementerian Kesehatan Palestina, yang dikutip oleh kantor berita WAFA, mengatakan rumah sakit di Gaza menerima sembilan jenazah dan 39 orang terluka selama 24 jam terakhir. Kementerian menambahkan bahwa 846 orang telah tewas dan 2.418 orang terluka sejak runtuhnya gencatan senjata 10 Oktober.
Petugas penyelamat mengatakan banyak korban masih terjebak di bawah reruntuhan dan di daerah yang tidak dapat diakses oleh kru ambulans.
Secara terpisah, dua warga Palestina meninggal pada hari Rabu akibat luka yang diderita dalam serangan Israel sebelumnya di Gaza utara dan tengah.
Sumber: Wafa/Sana












































































