Dunia sepertinya terus memasuki kemajuan-kemajuan teknologi. Namun, yang sangat menyayat hati, mengapa dalam peta bumi ini masih ada tindakan yang begitu menyayat hati. Kekejaman Isra*l kepada warga Gaza benar-benar membuat dunia tak akan pernah menutup mata.
Terbaru, sebagaimana rilis Republika.co.id, ada 15 kematian, empat di antaranya anak-anak. Mereka kelaparan dan kekurangan gizi dalam 24 jam terakhir.
Blokade Isra*l di Jalur Gaza telah menjadi penyebab 101 orang meninggal dunia, 80 dari mereka adalah anak-anak.
Bagaimana mungkin dunia yang paham tentang solidaritas, pembangunan berkelanjutan dan hak asasi manusia akan diam melihat fakta buruk semacam itu.
28 Negara Bela Gaza
Kondisi itu tak bisa masuk dalam akal sehat dan hati nurani manusia dari bangsa manapun.
Oleh karena itu mulai Jepang hingga Inggris, Kanada, Australia, Selandia Baru, dan lainnya mendesak Isra*l hentikan perang. Meski sebenarnya itu sudah bukan lagi perang, tapi pembantaian manusia.
Reaksi 28 negara itu bermula dari fakta meninggalnya 800 warga sipil saat mencari bantuan.
Sebagaimana detik.com kabarkan, para menteri luar negeri negara-negara itu mengatakan bahwa itu sangat berbahaya: “Merampas martabat manusia di Gaza”.
Semua Akan Berakhir
Kebrutalan Isra*l cepat atau lambat akan berakhir. Tidak ada kekuatan terus menerus ada dalam satu tangan, satu bangsa untuk selama-lamanya.
Tindakan-tindakan yang seperti itu akan membuat dunia semakin cinta kepada Gaza. Mungkin secara angka, mereka bisa menembaki banyak warga. Namun, tindakan semacam itu hanya akan menjadikan dunia semakin peduli kepada Gaza.
Akal sehat manusia tidak mungkin membiarkan ada orang menembak orang lain dengan cara yang sadis. Mungkin dunia hari ini tidak bisa membalas tindakan mengerikan itu. Tapi kelak tindakan itu pasti akan berhenti.
Saat itu terjadi, matahari kedamaian akan terbit. Meski demikian, kita mesti terus bersuara membela dan mencintai Gaza. Bukan karena Gaza itu tempat yang hebat secara ekonomi dan militer. Walakin karena Gaza warganya begitu tangguh dan teguh menjalani hidup penuh ketidakadilan dan penderitaan.
Gaza tetap yakin, akan datang malam yang menghapus kekuatan buruk itu. Akan tiba masa matahari menyaksikan kemerdekaan warga Gaza, Palestina. Kita tunggu, kita bela, kita wujudkan, momen bahagia itu pasti akan tiba, insya Allah.*
***********
Penulis: Ustadz Imam Nawawi, M.Pd.I
(Kepala Humas BMH Pusat, Eks Ketua Umum Pemuda Hidayatullah dan Pengasuh masimamnawawi.com)
Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…
Artikel: www.mujahiddakwah.com (Mengispirasi dan Menyuarakan Kebenaran)

















































































