Pertanyaan, apakah saya orang yang disiplin, sepertinya jarang dapat perhatian. Kalaupun ada kadang itu muncul saat seseorang ikut pelatihan 3-5 hari. Lepas hari pertama, ia terbakar semangatnya. Ingin berubah menjadi lebih disiplin. Tapi setelah usai pelatihan, benarkah dia berhasil?
Menjadi disiplin artinya belajar ilmu matahari. Mentari tak pernah terlambat saat terbit pun saat terbenam. Disiplin identik dengan tepat waktu dan ajeg, terus-menerus.
Nah, dalam situasi ini, orang bisa disiplin kalau mampu menjadikan pengetahuan dan keyakinan berpadu dalam satu bentuk pola pikir yang mendorong tindakan. Saat pengetahuan tidak bisa orang konversi jadi energi gerak, maka itulah teori dalam kepala. Tetapi begitu menjelma dalam gerak nyata, itulah kekuatan.
Dalam kata yang lain, orang yang disiplin adalah yang sebenar-benarnya punya kekuatan sekaligus tujuan dalam kehidupan ini.
komitmen dalam ketekunan, ambil langkah kecil. Tapi pastikan benar-benar akan dijalankan setiap hari. Jadi, bangun rutinitas sederhana seperti bangun pagi, merapikan tempat tidur, atau membuat to-do list harian.
Kemudian, mulailah membuat jadwal lalu patuhi. Bahkan kalau perlu tulis rencana harian/mingguan dan latih diri untuk menepatinya, termasuk waktu istirahat. Serta ada lagi langkah-langkah praktis lainnya. Prinsipnya jangan hidup tanpa tujuan, sehingga 24 jam terus berlalu tanpa ada karakter ketekunan tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari.
Pepatah mengatakan, orang pintar senang motivasi. Orang beruntung akan gemar menjadi pribadi disiplin, setiap hari.
***********
Penulis: Ustadz Imam Nawawi, M.Pd.I
(Kepala Humas BMH Pusat, Eks Ketua Umum Pemuda Hidayatullah dan Pengasuh masimamnawawi.com)
Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…
Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)













































































