MUJAHIDDAKWAH.COM, SUMATERA UTARA – Hadir berikhtiar untuk berkomitmen menggerakkan, mendukung dan menguatkan program dakwah dan pembinaan ummat adalah menjadi bagian dari misi BMH. Dakwah tidak hanya sebatas membekali ummat dengan berbagai macam teori keilmuan namun hadir di tengah masyarakat membawa solusi dan pencerahan atas berbagai problem ummat.
Hal itu setidaknya terlihat dengan penugasan dan kiprah Di Tangguh diberbagai daerah yang membutuhkan. Sejalan dengan hal tersebut, BMH bersama DPW Hidayatullah Sumatera Utara kembali menugaskan Dai Tangguh ke Tebing Tinggi Sumatera Utara.
Seremoni penugasan ditandai dengan berjabat tangan antara Isa A. Barri dan Ust Afrizal Sembiring yang didampingi oleh Lukman BAMS sebagai GM BMH Sumatera Utara di halaman rumah warga di Tebing Tinggi. (3/8/2021)
“Penugasan ini sangat penting mengingat Kota Tebing Tinggi yang relative dekat dengan Kota Medan, hanya bisa di tempuh 3 jam dengan perjalanan darat, dakwah yang dilakukan oleh Hidayatullah belum hadir disini. Ini juga sebagai jawaban atas keinginan masyarakat di Tebing Tinggi. Melalui BMH, Pos Dai dan SYP kami bertekad untuk menyiapkan sarana pendukung dan santunan lainnya,” jelas Isa A Barri, sekretaris DPW HIdayatullah Sumut.
Ditambahkan oleh Lukman, GM BMH Sumut, Dai Tangguh yang telah menetapkan dirinya berfikir dan bertindak untuk dakwah adalah profesi mulia yang hadir untuk memuliakan masyarakat.
“Hal tersebut menjadi sangat esensial untuk terus mendapat dukungan, sehingga BMH hadir memberi peran sebagai perpanjangan tangan dari ummat khususnya para donator dan muhsinin yang telah menitipkan sebagian rezekinya,” ujarnya.
Ustadz Afrizal, yang sebelumnya tugas dakwah di Lumajang membina warga muallaf Tengger, berpindah ke Bandung, kemudian ke Bangkalan, lalu dipindah lagi ke Nias ini, akan mengawali tugas dakwahnya di kelurahan Rantau Laban kecamatan Rambutan Kota Tebing Tinggi.
“Alhamdulillah, di tempat ini warga sangat mendukung kehadiran kami, terbukti beberapa warga antusias menyambut dan menyediakan tempat tinggal sementara memberikan peralatan rumatangga,” ujar Dai Tanguh putra asli Karo tersebut.
“Insya Allah dengan dukungan doa, kami akan berusaha menjalankan tugas di tempat ini, pengalaman dakwah di berbagai daerah menjadi salah satu bekal berharga kami dalam bertugas. Terlebih beberapa kali tugas di darah minoritas yang banyak membina para Muallaf,” tambahnya.
Zakat dan sedekah yang umat titipkan melalui BMH menjadi penting karna sebagai penggerak kegiatan dakwah pembinaan ummat di berbagai daerah melalui prohram penugasan Dai Tangguh.
Laporan: Lukman
Editor: Muh Akbar


















































































