• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, September 16, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Estafet Peradaban 100 Tahun Gontor, Menjaga Ruh Melintasi Zaman dan Berdiri di Atas Semua Golongan

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Estafet Peradaban 100 Tahun Gontor, Menjaga Ruh Melintasi Zaman dan Berdiri di Atas Semua Golongan

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Kolom

Mengapa Perlu Ada Nabi dan Harus Dibela?

Amrul Hidayatby Amrul Hidayat
Reading Time: 9 mins read
Oktober 28, 2020
Mengapa Perlu Ada Nabi dan Harus Dibela?
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Kaum Liberal ekstrim, termasuk Presiden Emanuel Macron menafikan keberadaan Nabi. Terutama Nabi Muhammad. Selain Macron, banyak orientalis atau tokoh Barat yang tidak percaya pada Nabi.

Di Indonesia ada pula yang bersikap seperti itu. Pada sebuah perkuliahan di Universitas Indonesia tahun 2002, seorang lulusan IAIN Ciputat menyatakan:”Muhammad itu kan mengaku-aku aja sebagai Nabi.”

Bagaimana sebenarnya kita memahami keimanan Nabi Muhammad ini?

You might also like

Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

Agustus 26, 2026
Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

Agustus 26, 2026
Rasisme: Dosa Asal Amerika

Rasisme: Dosa Asal Amerika

Juni 28, 2026
Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

Juni 16, 2026

Seorang tokoh Islam besar dari Pakistan menjawabnya. Abul A’la Maududi dalam bukunya ‘Mabaadiul Islam” (Prinsip-Prinsip Islam) mengulas secara logis masalah keimanan kepada Nabi yang mendasar ini. Begitu pentingnya buku ini sehingga International Islamic Federation of Student Organization menerjemahkan dalam bahasa Indonesia dan menyebarkannya secara luas di Asia Tenggara dan negara-negara Islam lainnya.

Sebelum kita membahas tentang buku itu, mari kita bahas sedikit tentang tokoh yang menulis buku ini.

Abul A’la al Maududi lahir di Hyderabad, India Selatan, 25 September 1903. Wafat pada 22 September 1979. Ia mendapatkan pendidikan Islam sejak kecil di keluarga dan lingkungannya. Syekh Maududi adalah tokoh pendiri Jamaat Islami. Ia pemikir besar Islam dan peletak dasar negara Islam Pakistan.

Maulana Maududi mendapat pendidikan di Madrasah Furqaniyah , sebuah sekolah tinggi terkenal di Hyderabad yang dipanggil “Madrassah”, bukan sekolah Islam tradisional . Kemudian melanjutkan pelajaran di Darul Ulum di Hyderabad. Ia mahir berbahasa Arab, Parsi, Inggris, dan Urdu .

Tahun 1918, ketika usia 15 tahun, ia mulai bekerja sebagai wartawan dalam surat kabar berbahasa Urdu. Tahun 1920, menyandang jabatan sebagai editor surat kabar Taj, yang diterbitkan di bandar Jabalpore sekarang bernama Madhya Pradesh, India.

Tahun 1921, Maulana Maududi pindah ke Delhi bekerja sebagai editor surat kabar Muslim (1921-1923), dan kemudian editor al-Jam’iyat (1925-1928), yang diterbitkan oleh Jam’iyat-i ‘Ulama-i Hind, sebuah organisasi politik Deoband. Hasil kepemimpinannya sebagai editor, al-Jam’iyat menjadi surat kabar utama untuk orang Islam di Asia Selatan (India, Pakistan, Bangladesh , Sri Langka dan Maldive). Maulana Maududi juga terlibat membentuk Pergerakan Khilafah dan Tahrik-e Hijrat, yaitu Organisasi Asia Selatan yang menentang penjajahan kolonial Inggris.

Maulana Maududi aktif menerjemahkan buku-buku berbahasa Arab dan Inggris ke bahasa Urdu. Ia juga menulis buku bertajuk al-Jihad fi al-Islam diterbitkan secara berseri di al-Jam’iyat tahun 1927 dan dibukukan tahun 1930. Tahun 1933, Maulana Maududi menjadi editor majalah bulanan Tarjuman al-Qur’an (“Tafsiran al Qur’an”). Bidang penulisannya ialah tentang Islam, konflik antara Islam dengan imperialisme dan modenisasi. Ia juga menjelaskan jawaban Islam bagi setiap permasalahan masyarakat Islam yang dijajah.

Bersama dengan filosof dan ulama Muhammad Iqbal, Maulana Maududi mendirikan pusat pendidikan Darul-Islam di bandar Pathankot di wilayah Punjab. Tujuan pusat pendidikan ini ialah melahirkan pelajar yang mempunyai falsafah politik Islam. Maulana Maududi mengkritik habis konsep-konsep Barat seperti nasionalisme, pluralisme and feminisme.

Tahun 1941, Maulana Maududi mendirikan organisasi Jamaat-e-Islami untuk mengembangkan Islam sebagai satu cara hidup di Asia Selatan. Ia terpilih sebagai pemimpin Jamaat Islami dan memegang jabatan itu sampai 1972.

Sebelumnya tahun 1953, Maududi pernah membuat tulisan yang mengkritik tajam Ahmadiyah. Tulisan ini kemudian menimbulkan demo dan rusuh di Pakistan. Mahkamah militer menjatuhi hukuman mati ke Maududi. Tapi kemudian militer membatalkan hukuman mati kepadanya.

Pada 22 September, 1979, Maududi meninggal dunia pada usia 76 tahun di Buffalo, New York. (Lihat http://en.wikipedia.org/wiki/Sayyid_Abul_Ala_Maududi)

Semasa hidupnya Maududi menulis puluhan buku dan ratusan makalah atau tulisan lepas. Ulama-ulama di dunia Islam, bahkan orientalis pun mengakui kecendekiawanannya. Ia dan ulama-ulama Pakistan pernah konflik dengan Fazlurrahman dan menjadikan Fazlurrahman tidak betah tinggal di Pakistan dan akhirnya pindah ke Amerika. Puluhan karyanya menjadi rujukan kaum cendekia Islam. Diantaranya adalah: Tafhim al-Qur’an, al Jihad fil Islam, Islamic Law and Constitution, Islamic Way of Life, Economic System of Islam, Social System of Islam, Human Rights in Islam, Qadiani Problem, dll.

Mengapa Perlu Ada Nabi?

Syekh Maududi membahas tentang kenabian ini dengan bagus sekali. Pertama-tama ia membahas tentang karunia Allah kepada manusia. “Allah SWT telah menganugerahkan kepada manusia segala sesuatu yang dibutuhkannya : bakat, kecakapan, dan kekuatan untuk bekerja di dunia. Tiap-tiap individu daripada masyarakat manusia memiliki sedikit atau banyak dari kekuatan jasmani dan akal, kekuatan faham, kecerdasan otak dan kepandaian berbicara. Allah mempunya tujuan-tujuan pada makhluknya yang hanya Ia sendiri yang mengetahuinya, karena Ia tidak menyamaratakan sekalian individu masyarakat manusia dalam pembagian bakat-bakat dan keahlian-keahlian ini diantara mereka. Jika kiranya disamaratakannya mereka dalam pembagiannya diantara mereka, niscaya masing-masing mereka tidak memerlukan yang lain dan tidak memperdulikannya sama sekali.

Oleh karena itu Allah SWT telah menentukan berbagai-bagai bakat dan kecakapan yang diperlukan oleh jenis manusia dalam keseluruhannya. Kemudian dibagikannya diantara berbagai-bagai individu, dimana Ia memberikan bagian yang ini dari salah satu kecakapan apa yang tidak diberikannya kepada yang lain. Dan memberikan bagian yang itu dari suatu kecakapan yang lain yang tidak diberikannya kepada yang ini. Oleh sebab itu anda lihat sebagian manusia melebihi yang lain, dalam kekuatan jasmani, sebagian mereka mempunyai kemahiran dalam salah satu vak atau profesi yang tidak ada pada yang lain. Sebagian mereka memiliki kecerdasan akal dan kekuatan faham yang tidak ada pada yang lain. Sebagian dari mereka condong secara naluri pada ketentaraan, sebagian dari mereka dilahirkan dalam satu kecakapan yang khas dalam bidang pemerintahan dan kekuasaan. Sebagian dari mereka dilahirkan dalam keahlian yang luar biasa dalam berpidato. Sebagian dari mereka mempunyai kecakapan dalam bidang karang mengarang. Sebagian dari mereka tajam fikirannya, cemerlang otaknya dalam ilmu pasti, hingga ia dapat memecahkan masalah-masalah yang pelik-pelik dengan mudah dan menggemparkan dunia dengan ciptaan-ciptaannya. Sebagian dari mereka cerdas dalam urusan perundang-undangan, hingga dengan cepat pandangannya dapat menyelami kemusykilan-kemusykilan yang tidak dapat diselami oleh pandangan orang yang lain sampai berpuluh-puluh tahun.”

Maulana Maududi melanjutkan: “Semua itu adalah anugerah Allah yang dilimpahkannya kepada hambanya yang dikehendakinya. Seseorang tidak dapat mengadakan kecakapan-kecakapan ini pada dirinya sendiri dan tidak dapat mewujudkannya pada dirinya dengan pengajaran dan pendidikan. Karena ia semata-mata adalah bakat-bakat alamiah yang dikhususkan Allah bagi hambanya yang dikehendakinya menurut kebijaksanaannya.”

Kemudian imam pendiri Jamaat Islami bertanya:”Tetapi apakah cukup bagi hajat manusia dan kebahagiaannya di dunia dengan adanya orang-orang yang mahir dalam ilmu-ilmu ukur, pasti, kimia, peundang-undangan, politik, ekonomi dan lain-lainnya?

Sekali-kali tidak! Bahkan yang lebih dihajatkannya dari ilmu-ilmu pengetahuan ini semua, ialah adanya orang-orang yang menuntun manusia dan memimpinnya ke jalan Allah yang lurus. Benar bahwa tiap-tiap sarjana ilmu pengetahuan ini memberi petunjuk untuk mengetahui apa yang menjadi haknya di dunia ini dan apakah jalan untuk mempergunakannya. Tapi hajatnya untuk mengetahui siapakah yang menjadi Pemiliknya, siapakah yang mengaruniainya apa yang ada di langit dan di bumi dan apakah keirdhaan itu, lebih besar dan lebih utama.”

Syeikh Maududi kemudian melanjutkan bahwa Nabi-Nabi dianugerahi Allah dengan watak atau keahlian yang khas.

“Pandangannya (Nabi) menembus kepada perkara yang pelik-pelik yang tidak dapat dicapai oleh pandangan orang-orang lain dan tidak dapat difahami mereka, meskipun mereka menumpahkan segenap tenaga mereka bertahun-tahun. Akal yang sehat dapat menerima semua apa yang dikatakannya dan semua hati menjadi saksi atas kebenaran apa yang diterangkannya.”

Ulama besar Pakistan ini melanjutkan: “Nabi itu adalah suci fitrahnya dan bersih perangainya. Ia tidak menempuh dalam tiap-tiap urusannya kecuali jalan kebenaran, kesucian dan keutamaan. Ia tidak mendatangkan dalam perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatannya sesuatu yang tidak sesuai dengan kebenaran. Ia memberi petunjuk kepada jalan yang benar dan mendahului orang lain dalam melaksanakan apa yang diperintahkannya kepada orang banyak.Sukar untuk mendapatkan satu contoh di dalam kehidupannya yang menunjukkan bahwa perbuatannya bertentangan dengan perkataannya. Ia tahan menderita kemudharatan demi untuk kemaslahatan orang lain, dan tidak memudharatkan mereka untuk kemaslahatan dirinya. Hidupnya seluruhnya merupakan kebenaran, kemuliaan, kejujuran, ketulusan niat, cita-cita yang luhur dan perikemanusiaan yang tinggi yang tidak ada cacatnya. Semua ini memberikan kesaksian yang berbicara, bahwa Nabi Allah yang benar ini diutus kepada manusia untuk member petunjuk kepada mereka.”

Maududi kemudian menjelaskan tentang asal manusia dari Adam. Adam diangkat oleh Allah saat itu menjadi Nabi membimbing manusia yang belum banyak jumlahnya. Mereka diseru Nabi Adam untuk menyembah Allah yang satu. Keturunan Nabi Adam ini terus berkembang dan anak cucunya akhirnya ada yang menuruti nafsu atau syetan dalam melakukan penyembahan. Sehingga mereka akhirnya ada yang menyembah pohon, patung, matahari dan lain-lain. Masing-masing umat itu akhirnya mempunyai faham sendiri-sendiri. Allah Suhbhanahu Wata’ala kemudian mengirimkan Nabi/Rasul yang berganti-ganti kepada mereka. Di antara mereka ada yang taat ada yang maksiyat.

Menurutnya, sepeninggal Nabi, mereka seringkali mengadakan penyembahan yang berbeda dengan yang diserukan Nabi. Ada yang menyembah patung yang diserupakan Nabi, menyembah Nabi sebagai anak Allah dan seterusnya.

Manusia kemudian membutuhkan agama yang lengkap yang bisa menjadi panduan bagi seluruh umat manusia di dunia. Agama Budha bukanlah suatu agama yang lengkap. Ia hanya mengandung prinsip-prinsip akhlak.

Tetapi meskipun demikian, ia telah tersebar di negeri-negeri China, Jepang dan Mongolia di satu pihak, di Afghanistan dan Bukhara di pihak yang lain. Kemudian datang agama Masehi beberapa abad kemudian. Tidak diragukan bahwa Al Masih (Messiah) telah membawa ajaran Islam yang murni. Tetapi orang-orang yang datang sesudahnya telah mencampur agama ini dengan apa yang dikehendaki mereka dari mereka sendiri, hingga ia menjadi suatu agama yang kurang, yang dinamai mereka agama Masehi.

Meskipun demikian agama Masehi itu telah tersiar di Persia, Afrika dan Eropa, satu hal yang menunjukkan bahwa dunia pada masa itu sedang haus kepada suatu agama sedunia yang lengkap,”jelas ulama besar ini dalam bukunya Mabaadi’ul Islam (Prinsip-Prinsip Islam).

Akhirnya Allah menurunkan Nabi Muhammad kepada bangsa Arab. Arab yang letaknya di antara benua Asia dan Afrika dan dekat dengan Eropa.

Penduduknya juga mempunyai sifat-sifat yang ‘bagus’. “Adalah orang-orang Arab itu gagah-gagah dan berani-berani, tidak mengenal takut dan gentar, terbuka tangannya, menepati janji, merdeka berfikir dan menentukan pendapat, cinta kepada kemerdekaan dan kebebasan dan mengutamakan keduanya dari segala sesuatu yang lain. Semangat berani mati untuk membela kehormatan mengalir dalam urat nadi mereka. Mereka hidup dengan cara yang sederhana, tidak mengenal kemewahan dan kenikmatan. Tidak diragukan bahwa pada mereka terdapat banyak keburukan dan perbuatan mungkar. Tetapi pada hakikatnya sebab dari timbulnya keburukan-keburukan ini , tidak lain karena tidak adanya seorang Rasul dari Allah kepada mereka …”

Maududi melanjutkan: “Kemudian perhatikanlah bahasa Arab! Jika Anda baca bahasa ini dan Anda pelajari kesusastraannya, niscaya ternyata bagi Anda dan tidak ada keraguan sedikitpun, bahwa tidak mungkin ada sesuatu bahasa di dunia yang lebih pantas dari bahasa ini untuk melahirkan pemikiran-pemikiran yang luhur dan menjelaskan makna-makna ilmu ketuhanan yang halus dan memberi pengaruh kepada segala hati.

Dengan kalimat-kalimat yang pendek dari bahasa ini, Anda dapat menjelaskan berbagai masalah yang penting. Ini adalah mempunyai pengaruh yang kuat pada hati manusia. Makna-makna Al-Quranul Karim sangat berhajat kepada bahasa seperti ini. Jika demikian karena kebijaksanaan Allah Yang Maha Sempurna dan rahmatNya yang meliputi sekalian hambanya, dipilihnyalah tanah Arab untuk kenabian sedunia.”

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi Wassalam turun di tengah-tengah bangsa Arab yang saat itu pembunuhan, perampokan, minuman keras, perjudian marak di sana.

Kehidupan telanjang laki-laki dan perempuan adalah hal biasa. Mereka pun tunduk dan menyembah kepada patung atau batu-batu yang mereka kira sebagai Tuhan atau jalan menuju Tuhan. Saat itu disana tidak ada budaya tulis menulis. Perpustakaan sama sekali tidak ada di sana.

Rasulullah turun di tengah-tengah bangsa yang tidak ada budaya tulis baca. Rasulullah pun tidak bisa tulis dan baca (ummi). “Tetapi adatnya, akhlaknya, tingkah lakunya dan pemikiran-pemikirannya adalah berbeda sama sekali dengan adat, akhlak, tingkah laku dan pemikiran-pemikiran kaumnya. Ia tidak pernah berdusta dalam perkataannya dan tidak pernah mengganggu seseroang dengan lidah dan tangannya. Adalah ia seorang yang lemah lembut perangainya, pandai membawa diri dalam pergaulannya dan manis tutur sapanya. Tiap-tiap orang yang satu kali pernah duduk bersama dia, pasti mencintainya dan terikat kasih tersangkut sayang kepadanya. Ia tidak pernah mengambil sesuatu dari seseorang meskipun barang itu remeh dengan jalan yang tidak baik.Ia memiliki bagian yang besar dari kejujuran, kebenaran dalam berkata-kata dan kesucian, yang menyebabkan banyak di antara putera-putera kaumnya yang mengamanatkan harta benda mereka yang berharga kepadanya. Ia memeliharanya sebagaimana ia memelihara dirinya dan hartanya. Orang banyak bersandar kepadanya dan kepada keamanatannya, hingga ia digelari mereka dengan al amin…”

Selain itu Rasulullah adalah orang yang suci hatinya, cerdik dan cerdas otaknya. Ia benci kepada penyembahan berhala dan patung, padahal ia hidup turun temurun di kalangan mereka. Ia tidak pernah bertunduk kepada makhluk. Ia menyaksikan masyarakatnya dalam kejahilan, sehingga ketika ia berusia 40 tahun ia mulai keluar dari Makkah untuk mensucikan dirinya, mengasingkan dirinya dari kegelapan yang telah menyelubungi masyarakatnya. Hingga akhirnya wahyu turun
kepadanya di Gua Hira’.

Dan kemudian ia mengajak bangsanya untuk menyembah Tuhan yang satu, yaitu Allah. Mengajak mereka melakukan amal shaleh, menghindari pembunuhan sesama, menjauhi pelacuran-minuman keras-perjudian dan hal-hal yang diharamkan Allah Subhanahu Wata’ala. Perkataannya pun cerdas dan mengagumkan luar biasa. Lafazh-lafazh Al-Qur’an yang diucapkannya adalah puncak kefasihan bahasa.”

Itulah Nabi Muhammad. Yang mengubah masyarakat yang bodoh, menjadi masyarakat yang cerdas. Masyarakat yang menghinakan perempuan, menjadi masyarakat yang memuliakan perempuan. Mengubah masyarakat yang berakhlak buruk menjadi masyarakat yang berakhlak mulia. Masyarakat yang menyembah berhala, menjadi masyarakat yang menyembah Tuhan yang sebenarnya, Allah SWT.

************

Penulis: Nuim Hidayat
(Ketua Dewan Dakwah Islamiyah Depok dan Alumni IPB-UI)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Abul A’la MaududiKolom MujahidUstadz Nuim Hidayat
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Wahdah Islamiyah Serukan Pemboikotan Terhadap Produk-Produk Prancis

Next Post

Erdogan: Permusuhan Terhadap Islam Menyebar Seperti Kanker

Amrul Hidayat

Amrul Hidayat

Amrul Hidayat adalah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Bulukumba dan Wartawan Mujahid Dakwah Biro Bulukumba

    LIBERATION OF AL AQSA

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua

    Agustus 19, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Agustus 19, 2026
    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1645 shares
      Share 658 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      903 shares
      Share 361 Tweet 226
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026
    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Agustus 27, 2026
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Peringatan keras ditiupkan otoritas Pemerintah Provinsi Al-Quds. Rencana sistematis dilaporkan tengah berjalan untuk merebut dan mentransformasi Bab Al-Rahma (pintu gerbang di sepanjang Tembok Timur Masjid Al-Aqsa) menjadi lokasi ritual Yahudi baru, persis seperti penyerobotan Halaman Buraq (Tembok Ratapan) puluhan tahun silam.  Otoritas Al-Quds menegaskan bahwa kelompok-kelompok pendukung “Bait Salomo” (Temple Mount Movement) kini mengincar Bab Al-Rahma untuk dijadikan titik sembahyang tetap.  Rangkaian ritual yang digelari para pemukim ekstremis di Pemakaman Bab Al-Rahma (yang menempel pada dinding luar sisi timur Al-Aqsa) dalam beberapa pekan terakhir bukanlah sekadar perayaan keagamaan musiman biasa. Aksi ini dirancang sebagai langkah terukur untuk membiasakan kehadiran mereka di lokasi tersebut.  “Mereka sedang menyiapkan landasan untuk menyulap Bab Al-Rahma menjadi tempat ibadah Yahudi permanen, persis seperti yang terjadi pada Tembok Buraq,” tulis Otoritas Al-Quds dalam pernyataan resminya.  Pemerintah Provinsi Al-Quds mengingatkan bahwa pembiaran atas aksi-aksi provokatif ini (atau menganggapnya sekadar ritual biasa) bakal berakibat fatal. Langkah ini akan memberi angin segar bagi kelompok ekstremis untuk memperluas ekspansi mereka dan mengklaim titik-titik baru di sekeliling Kompleks Masjid Al-Aqsa.  “Apa yang terjadi di Bab Al-Rahma adalah skenario terstruktur untuk memaksakan realitas keagamaan baru di Al-Aqsa. Polanya selalu sama: dimulai dengan merutinkan ritual, menjadikannya kebiasaan, lalu mengklaim kepemilikan permanen demi mengubah identitas sejarah dan hukum kawasan ini,” tegas pernyataan tersebut.  Otoritas menegaskan kembali bahwa Kompleks Masjid Al-Aqsa secara keseluruhan, termasuk area seluas 144 dunam (14,4 hektare), merupakan situs suci milik umat Islam sepenuhnya. Hak kehalalan ibadah ini mencakup seluruh pelataran, bangunan tempat salat, dinding luar, hingga pintu-pintu gerbangnya.  Otoritas Penjajah Israel dinilai sama sekali tidak memiliki kedaulatan atas Al-Quds yang diduduki maupun tempat-tempat sucinya.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #gaza #palestine #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Pekalongan, Jawa Tengah, yang menuai kontroversi karena menampilkan atraksi bernuansa mistik dan simbol-simbol yang dinilai menyerupai ritual satanic.  Wakil Ketua Umum MUI, Kiai Cholil Nafis, menilai pertunjukan semacam itu tidak sejalan dengan esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  "Karnaval yang sifatnya mendidik tentu boleh, tetapi ketika itu menjadi animisme atau sesuatu yang menakutkan, tentu sangat bertentangan dengan haflah Maulid Nabi. Ini jelas berlawanan dengan semangat memperingati atau merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.  Menurutnya, kegembiraan memperingati kelahiran Rasulullah SAW semestinya diwujudkan melalui kegiatan yang mendidik, membawa kedamaian, memperkuat keimanan, serta mencerminkan akhlak mulia Nabi.  Kiai Cholil memperingatkan bahwa penyembelihan hewan dengan cara yang tampak tidak beradab dan dijadikan tontonan horor sangat menyimpang dan bertentangan dengan syariat.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #islam #nasional #mui #indonesia #maulidnabi
    • Menteri Keamanan Nasional Isr4el Itamar Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa untuk ke-19 kalinya sejak menjabat, dengan perlindungan keamanan ketat, dan melakukan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu (Dome of the Rock).  Peneliti urusan Yerusalem Ziad Ibhais mengatakan bahwa Ben Gvir sedang melangkah maju dengan apa yang dia sebut sebagai “meletakkan landasan simbolis untuk kuil” dengan secara bertahap memaksakan ritual Alkitab di dalam Masjid Al-Aqsa, membuka jalan bagi pendirian fisik kuil yang diklaim.  Ibhais memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa berada di “persimpangan sejarah,” mengatakan bahwa paparan rencana seperti itu pada tahap sebelumnya telah memicu respons yang memperlambat atau memaksa mereka mundur.  Laporan lokal mengatakan Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa dengan perlindungan keamanan ketat, sementara 178 pemukim memasuki halamannya selama periode pagi.  H4m4s mengutuk serbuan Ben Gvir ke halaman Masjid Al-Aqsa dan pelaksanaan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu, menggambarkannya sebagai bagian dari kebijakan pemerintah Israel yang melanggar dan meng-Yahudikan Masjid.  H4m4s juga menyerukan kepada negara-negara Arab dan Muslim serta komunitas internasional untuk mengambil tindakan mendesak untuk menghentikan pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap Masjid Al-Aqsa dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin Isr4el.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestine #gazaunderattack #islam
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar shalat Istisqa’ guna memohon diturunkannya hujan.  Hal ini diharapkan dapat menyudahi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia.  “Kemarau dan Kekeringan melanda kita bahkan kebakaran Karhutla masih terus terjadi, mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untukk shalat Istisqa’ (minta hujan),” ujar Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis.  Menurutnya, shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.  Selain usaha teknis dan fisik yang dilakukan oleh pemerintah serta petugas pemadam kebakaran di lapangan, doa bersama dinilai menjadi dorongan moral dan spiritual yang sangat penting.  Kiai Cholil berharap pengurus masjid, lembaga keagamaan, serta masyarakat luas di wilayah yang terdampak dapat segera mengoordinasikan pelaksanaan shalat Istisqa’ secara berjamaah.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #nasional #bencanaalam #indonesia #kebakaran #beritaindonesia
    • 🌋 Empat Gunung Api, Satu Pengingat untuk Kita Semua Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Ili Lewotolok di NTT, dan Gunung Ibu di Halmahera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik di wilayahnya masing-masing. Buat kita yang tinggal di Indonesia, pemandangan seperti ini sebenarnya bukan hal yang asing. Tapi keakraban kita dengan situasi seperti ini jangan sampai membuat kita lengah. Kepulan asap hari ini mungkin hanya terlihat dari kejauhan. Namun, kesiapsiagaan harus dimulai sebelum keadaan semakin berubah. Mari tetap tenang, pantau informasi resmi, kenali potensi bahaya di sekitar kita, dan pastikan keluarga tahu apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. Gunung api mungkin terlihat tenang, tapi alam tidak pernah benar-benar bisa kita tebak. Alam sudah memberi tanda yang mengharuskan kita mulai bersiap siaga sejak sekarang. Mari perbanyak doa, semoga Allah senantiasa menjaga serta memberi keselamatan kepada kita semua dari berbagai musibah yang menimpa. Aamiin Allahumma Aamiin... #indonesia #gempa #gunung #nasional #bencanaalam
    Next Post
    Erdogan: Permusuhan Terhadap Islam Menyebar Seperti Kanker

    Erdogan: Permusuhan Terhadap Islam Menyebar Seperti Kanker

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media