MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Media Informasi dan Komunikasi DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba sukses menggelar Workshop Dakwah Kreatif Jurnalistik yang di ikuti oleh para pengurus Yayasan, Guru-Guru dan perwakilan DPC, bertempat di SDIT Wahdah Islamiyah Bulukumba, Sabtu-Ahad (11-12/5/2024).
Kegiatan ini menghadirkan pemateri Muhammad Akbar, S.Pd., M.Pd selaku Founder Mujahid Dakwah Media dan Pembina Daar Al-Qalam, yang menyampaikan tiga materi utama yakni edukasi menulis beserta tekniknya, edukasi membaca dan edukasi dunia digital.
“Kegiatan workshop ini kita adakan untuk mendapatkan wawasan baru terkait literasi, dan alhamdulillah materinya sangat bermanfaat dan dapat mengedukasi kita semua dalam menulis, membaca dan termasuk persoalan dunia digital,” ujar Ustaz Akbar selaku Ketua Medikom DPD WI Bulukumba.
Berbicara tentang literasi, maka kita akan diperkenalkan dengan dua istilah yakni membaca dan menulis. Faktanya masih banyak generasi muslim yang lalai dan tidak memperhatikan budaya literasi.
“Dalam peradaban Islam, budaya literasi memiliki kedudukan yang sangat penting. Maka wajar jikalau kita melihat para ulama memiiliki karya-karya buku yang luar biasa seperti Imam Malik yang menulis Kitab Al-Muwattha, Imam Bukhari, Imam Al-Ghazali dan ulama-ulama yang lainnya,” tegas Founder Mujahid Dakwah tersebut.
Menurut data UNESCO, minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%. Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!
“Kondisi generasi muslim hari ini tentu sangat memprihatingkan, karena tidak lagi memperhatikan budaya literasi dengan baik. Padahal, kita yakini bahwa yang akan menambah wawasan keilmuan adalah dengan membaca. Lantas bagaimana generasi hari ini memiliki ilmu yang luas dan mendalam, jikalau mereka tidak membaca?,” pungkasnya.
Pembina Daar Al-Qalam tersebut juga menjelaskan bahwa salah satu yang membuat generasi muda hari ini lalai dari budaya literasi adalah dengan perkembangan dunia digitalisasi yang sangat massif, salah satunya adalah social media.
“Perkembangan tekhnologi yang semakin pesat dengan banyaknya aplikasi-aplikasi yang ada baik itu social media, game dll. Ternyata memberikan dampak yang buruk bagi generasi muda, karena waktu mereka lebih banyak berhadapan dengan gadget dibandingkan dengan buku,” tungkasnya.
Ia juga berpesan agar para orang tua dan guru serius memperhatikan budaya literasi bagi anak-anak dan siswa mereka, serta membatasi dunia digital kepada mereka.
“Mari budayakan literasi membaca dan menulis dari keluarga dan sekolah. Buatkan mereka target buku-buku yang harus dibaca setiap bulannya, termasuk keterampilan mereka dalam menulis terus di asa. Karena dengan itulah akan memancing mereka menjadi anak yang cerdas dan berwawasan yang luas. Selain itu buat aturan yang ketat dalam penggunaan dunia digital demi Kesehatan mental, fisik dan produktifitas mereka,” harapnya.
Di akhir pertemuan ini, pemateri memberikan kesempatan kepada peserta untuk memberikan tanggapan atas materi yang telah disampaikan.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah subhanahu wata’ala yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk bisa hadir dalam kegiatan Workshop ini yang materinya begitu sangat bermanfaat bagi kami pribadi, terkhusus bagaimana memahami pentingnya literasi membaca dan langkah-langkah kongkrit yang dapat ditempuh dalam penggunaan Gadget yang berlebihan, dan yang tidak kalah hebatnya narasumbernya yang mampu membawakan materi dengan baik dan mudah dipahami. Terakhir kami ucapan syukron Wa Jazaakallaahu khairan,” ucap Arifal Makmur selaku Guru di SDIT Wahdah Islamiyah Bulukumba.
Setiap peserta dalam workshop jurnalistik ini telah dibekali secara tekhnis cara menulis artikel, opini, feature, review buku dan berita. Lengkap dengan kerangka dan konsepnya, dan mereka akan diberikan waktu untuk menyetor dua jenis tulisan yang telah di ajarkan. Selain itu, juga akan diwadahi komunitas literasi bagi peserta untuk menjaga semangat literasinya dan memperdalam keterampilannya.
Laporan: Medikom DPD WI Bulukumba
Editor: Admin MDcom

















































































