• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Oktober 4, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Pengamat Geopolitik Pizaro Gozali Peringatkan Ancaman Eskalasi Global dan Urgensi Solidaritas Dunia

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Penjajah Israel Manfaatkan Hari Raya Yahudi untuk Rampok Al-Aqsa dari Umat Islam

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    Dari Scrolling Menuju Growing, Muslimah Rise Up 2026 FMDKI Pangkep Ajak Muslimah Bertumbuh dan Berkarya

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    MUSDA I PD LIDMI Kota Ambon Sukses Digelar, Teguhkan Komitmen Kaderisasi dan Membangun Dakwah Inklusif

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

    Jejak Alumni Gontor: Dari Pahlawan Nasional hingga Pimpinan PBNU dan Muhammadiyah

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in MUSLIMAH

Anjuran Wanita Menghadiri Shalat Id

Wahyuniby Wahyuni
Reading Time: 9 mins read
April 3, 2021
Anjuran Wanita Menghadiri Shalat Id
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Islam telah memuliakan wanita dengan menjadikannya sebagai orang yang mukallaf dalam beribadah kepada Allah, seperti halnya kaum laki-laki. menganjurkannya untuk menghadiri pertemuan umum dalam ldul-Fitri dan ldul-Adhha, ikut mengharapkan barakah kebaikan dan berdoa. Kita mendapatkan anjuran ini dalam berbagai hadits di dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim. Di dalam hadits-hadits ini Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar mengeluarkan para wanita seluruhnya untuk menghadiri pertemuan- pertemuan itu. Apakah itu anak-anak perempuan yang mendekati usia baligh, gadis-gadis yang dipingit, termasuk pula para wanita yang sedang haid, semua diperintahkan untuk ikut serta. Bahkan untuk menyangatkan anjuran agar mereka keluar dan mengikuti shalat Id, beliau memerintahkan wanita yang memiliki jilbab lebih dari satu untuk meminjamkannya kepada saudarinya yang tidak mempunyai jilbab. Hal ini merupakan anjuran yang sangat kuat bagi setiap wanita untuk ikut menghadiri shalat Id agar mereka bisa saling menyelaraskan kedudukan dan saling tolong-menolong dalam kebajikan serta takwa.

Dari Ummu Athiyyah, dia berkata, “Rasulullah Dari Ummu Athiyyah, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar kami mengeluarkan para anak perempuan yang mendekati baligh dan gadis-gadis yang sedang dipingit pada ldul Fitri dan ldul-Adhha. Beliau juga memerintahkan para wanita yang sedang haid untuk berada di pinggir tempat shalat orang-orang Muslim.” (HR. Muslim).

Juga dari Ummu Athiyyah, dia berkata, “Kami diperintahkan untuk keluar pada ldul-Fitri dan Idul-Adhha, begitu pula anak-anak perempuan yang mendekati usia baligh dan anak gadis.” Dia berkata, ” Para wanita haid juga ikut keluar dan mereka berada di belakang orang-orang, ikut mengumandangkan takbir bersama orang-orang.” (HR. Muslim).

You might also like

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Juni 16, 2026

Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

Juni 16, 2026
Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

Juni 16, 2026
Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

Juni 16, 2026

Juga dari Ummu Athiyyah, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memerintahkan agar kami mengeluarkan para wanita itu pada ldul-Fitri dan ldul-Adhha, yaitu anak-anak perempuan yang mendekati baligh, gadis-gadis yang dipingit dan wanita-wanita yang sedang haid. Mereka (yang haid) tidak ikut shalat d hanya ikut mengharap barakah kebaikan dan berdoa bersama orang-orang Muslim.”

Aku (Ummu Athiyyah) berkata, “Wahal Rasulullah, salah seorang di antara kami ada yang tidak mempunyai jilbab.”
Beliau bersabda, “Hendaklah saudarinya meminjamkan jilbab kepadanya.”
(HR. Muslim)

Di dalam Shahih Al-Bukhari disebutkan sebagai berikut: Kami diberitahu Muhammad bin Sallam, dia berkata, “Kami diberitahu Abdul Wahhab dari Ayyub, dari Hafshah binti Sirrin, dia berkata, “Kami melarang anak-anak perempuan yang mendekati baligh untuk keluar pada ldul Fitri dan ldul-Adhha. Lalu ada seorang wanita yang datang dan singgah di rumah Banu Khalaf. Dia meriwayatkan hadits dari saudarinya yang suaminya pernah ikut berperang bersama Rasulullah dalam dua belas kali peperangan, Sementara saudarinya juga pernah bersama beliau dalam enam kali peperangan. Saudarinya itu menuturkan, “Kami bertugas mengobati orang-orang yang terluka dan mengurusi orang-orang yang sakit. Lalu saudariku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam , Apakah salah seorang di antara kami tidak apa-apa jika tidak keluar karena tidak mempunyai jilbab?”

Beliau menjawab. “Hendaklah rekannya meminjamkan jilbabnya, lalu hendaklah dia ikut mengharap barakah dan berdoa bersama orang-orang Muslim.”

Hafshah binti Sirrin berkata, “Setelah Ummu Athiyyah datang, aku mendatanginya dan bertanya kepadanya, “Apakah engkau pernah mendengar dari Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam yang demikian itu?”

Dia menjawab, “Demi ayahku, benar.” Atau dia hanya berkata, “benar ayahku.” Lalu dia berkata lagi, “Aku pernah mendengar beliau bersabda, “Hendaklah anak-anak perempuan yang mendekati baligh dan gadis-gadis yang dipingit benar-benar keluar. Wanita-wanita yang haid juga ikut mengharap barakah dan berdoa bersama orang-orang Muslim, tapi mereka harus berada di tepi tempat shalat orang-orang Muslim.”

Hafsah berkata, “Aku bertanya kepada Ummu Athiyyah, begitu pula para wanita yang sedang haid?”

Dia menjawab, “Benar. Bukankah wanita haid pun juga berada di Arafah, ikut ini dan ikut itu?”

Di dalam Shahih Al-Bukhari juga disebutkan riwayat lain dari Ummu Athiyyah, dia berkata, “Kami diperintahkan untuk mengeluarkan anak-anak gadis dari tempat pingitannya pada hari Id hingga kami juga mengeluarkan wanita-wanita haid yang berada di belakang orang-orang, ikut bertakbir bersama mereka, berdoa bersama mereka dan mengharapkan barakah hari itu serta kesuciannya.”

Hadits-hadits yang shahih ini merupakan dalil yang sangat jelas tentang perhatian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam untuk menggugah pemikiran dan perasaan wanita Muslimah. Karena itu beliau memerintahkan agar semua wanita keluar, termasuk pula para wanita haid, walaupun sebenarnya orang haid mendapat keringanan untuk tidak melaksanakan shalat dan tidak boleh berada di tempat shalat sebab beliau ingin memberakukan seruan ini kepada semua wanita, agar mereka bisa bergabung dalam dua hari raya ini, ikut mengharapkan barakah dan ikut berdoa bersama orang-orang Muslim, ikut mengumandangkan takbir bersama mereka, hidup bersama permasalahan-permasalahan umat Islam dan bisa mendengarkan apa yang disampaikan di atas mimbar seusai shalat Id.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam adalah orang yang selalu peduli untuk menggugah kaum wanita, membimbing dan melibatkannya dalam tanggung jawab membangun masyarakat Muslim. Untuk itu beliau meluangkan waktu “Barangsiapa hendak mendatangi shalat Jum’at dari kaum laki-laki dan perempuan, maka hendaklah dia mandi,” (HIR. Abu Awanah, Tbnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)

Di antara beberapa nash ini juga ada yang mengabarkan kepada kita bahwa Asma’ binti Abu Bakar pernah mengikuti shalat gerhana matahari bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Karena khutbah beliau kurang begituu jelas di telinganya, maka dia menanyakannya kepada seorang laki-laki yang ada di dekatnya. Hadits ini diriwayatkan Al-Bukhari darinya, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdiri untuk menyampaikan khutbah (setelah shalat gerhana), lalu beliau menyebutkan masalah ujian di kubur yang menimpa seseorang. Saat mendengar penyampaian itu, orang-orang Muslim menjadi gaduh, sehingga aku tidak bisa memahami bagian akhir perkataan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam. Setelah suara gaduh itu mereda, aku bertanya kepada seorang laki-laki di dekatku, “Semoga Allah memberkahimu. Apa yang disampaikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam di bagian akhir sabdanya?”

Orang itu menjawab, “Beliau bersabda, Telah diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan mendapat cobaan di dalam kubur, dekat dengan cobaan dajjal’.”

Ada riwayat lain bagi Asy-Syaikhani, dan Asma’, dia berkata masih tentang hal ini, “Muncul gerhana matahari pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam. Setelah membereskan keperluan, aku datang ke masjid dan masuk ke dalamnya. Kulihat Rasulullah Sja Alaihi Wasallam sedang berdiri shalat. Maka aku mengikuti beliau Ternyata beliau berdiri cukup lama, hingga aku berpikir untuk duduk saja. Kemudian aku rnenoleh, dan mataku terarah kepada seorang wanita yang kondisinya lemah. Aku berkata dalam hati, Dia lebih lemah daripada diriku’. Maka aku berdiri lagi. Lalu beliau ruku’ dan memanjangkan ruku’nya. Kemudian berdiri lagi (i’ tidal) dan memanjangkan berdirinya. Andaikan saja ada seseorang yang datang dan ikut shalat, tentu dia memilih untuk tidak usah ruku’. Rasulullah menyelesaikan shalatnya, sementara matahari sudah sempurna lagi. Lalu beliau berkhutbah di hadapan orang-orang, memuji Allah sebagaimana layaknya, kemudian bersabda, ..

Wanita Muslimah pada zaman Nabawi yang merupakan masa keemasan, benar-benar menyadari urusan agamanya, berambisi memahami berbagai peristiwa yang terjadi secara umum yang melibatkan orang-orang Muslim dalam urusan dunia dan akhiratnya. Jika dia mendengar seruan “Shalat jama’ah dimulai”, dia segera pergi ke masjid untuk mendengar apa yang berasal dari mimbar Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, berupa bimbingan dan petunjuk Dari Fathimah binti Qais, salah seorang wanita Muhajirat periode pertama, berkata, “Ada seruan bahwa shalat jama’ ah akan dimulai. Maka aku segera beranjak pergi bersama orang-orang yang hendak pergi ke masjid. Lalu aku shalat mengikuti Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam . Saat itu aku berada di shaff wanita yang terdepan, tepat di belakang shaff terakhir dari kaum laki-laki.” (Shahih Muslim, Kitab-Fitan Wa Asyrathus-Sa’ah)

Dan beberapa nash yang shahih ini jelas bahwa wanita Muslimah boleh pergi ke masjid dalam berbagai kesempatan. Hal ini telah ditetapkan dan termasuk masalah yang biasa terjadi pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam . Memang adakalanya terjadi tindakan yang tidak senonoh terhadap wanita dalam perjalanannya ke masjid. Tetapi tindakan ini pun tidak mendorong beliau untuk menghalangi wanita pergi ke masjid. Ketetapan yang berlaku memberikan peluang kepada wanita untuk pergi ke masjid dan melarang orang yang menghalang-halanginya. Sebab kedatangan wanita ke masjid dari waktu ke waktu bisa membawa faidah yang nyata, bisa mengasali ruh, akal dan kepribadiannya secara umum dengan hasil dan pengaruh yang mulia.

Dari Wa’il AI-Kindi, bahwa ada seorang wanita yang diperkosa seorang laki-laki di kegelapan subuh, saat dia hendak pergi ke masjid. Lalu wanita itu berteriak meminta tolong kepada seorang laki-laki yang kebetulan lewat di tempat itu. Sementara laki-laki yang memperkosanya bisa melarikan diri. Saat itu pula ada beberapa orang laki-laki yang juga lewat di tempat itu, lalu wanita tersebut berteriak meminta tolong lagi kepada mereka. Maka mereka memegang laki-laki yang dimintai tolong oleh wanita itu dan menggelandangnya dalam keadaan terikat, lalu dikonfirmasikan dengan wanita itu. Laki-laki yang digelandang tersebut berkata kepada perempuan itu, Akulah yang justru telah menolongmu. Sementara orang yang memperkosamu bisa melarikan diri.” Mereka membawa laki-laki itu ke hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam melaporkan bahwa dia telah memperkosa wanita itu. Mereka juga melaporkan bahwa saat laki-laki tersebut dipegang, dia berusaha untuk berkilah. Maka laki-laki tersebut berkata, “Akulah yang justru telah menolong wanita itu dan orang yang memperkosanya, lalu tiba-tiba saja mereka ini memergokiku dan memegangku.”

Wanita itu berkata, “Dusta. Dialah yang memang telah memperkosaku.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Kalau begitu pergilah dan rajamlah laki-laki ini

Tiba-tiba dari kerumunan orang-orang muncul seorang laki-laki yang berkata, “Kalian jangan merajamnya, rajamlah aku, karena akulah pelakunya.” Setelah ada pengakuan seperti ini, maka mereka bertiga dikonfirmasikan di hadapan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, yaitu laki-laki yang dituduh telah memperkosa, laki-laki yang mengaku memperkosa, dan wanita yang diperkosa. Lalu beliau bersabda kepada orang yang dituduh memperkosa, “Dosa-dOsamu telah diampuni.” Lalu beliau bersabda kepada orang yang mengaku telah memperkosa, “Suatu pengakuan yang baik.”
Umar menyahut, “Rajamlah orang yang telah mengaku berbuat zina!
Beliau bersabda, “Tidak, karena dia telah bertaubat kepada Allah dengan suatu taubat, yang andaikan taubat serupa dilakukan penduduk Madinah, tentu taubatnya itu akan diterima.” (HR. Ahmad).

Rasulullah selalu memperhatikan keadaan para wanita yang mengikuti shalat jama’ah. Karena itu beliau memendekkan shalatnya jika mendengar ada suara tangis bayi, agar perasaan ibunya tidak gundah, seperti yang sudah kita lihat dalam hadits di atas. Suatu kali beliau pernah menangguhkan shalat isya’. Lalu Umar berseru kepada beliau, “Para wanita dan anak-anak sudah tertidur.” Lalu beliau keluar rumah dan bersabda, Tak seorang selain kalian dan penduduk bumi ini yang sedang menunggu shalat ini. ” (Shahih Al-Bukhari, Kitabu Abwabi Shifatish-shalat, Bab Khurujun-Msa’ llal-Masajid Bil- lai wal-Ghuls; Shahih Muslim, Kitabul-Masajid wa Mawadhi ‘ush-Shalat, Bab Waktillsya Wa Ta ‘khiriha.)

Cukup banyak nash shahih yang menjelaskan bagaimana Rasulullah mengatur keadaan para wanita dalam shalat jama’ ah. Di antaranya sabda beliau yang diriwayatkan Muslim,

“Sebaik-baik shaff laki-laki adalah yang pertama dan seburuk-buruk shaffnya adalah yang paling belakang. Dan, sebaik-baik shaff wanita adalah yang paling akhir dan seburuk-buruk shaffnya adalah yang pertama.

Yang lain lagi diriwayatkan AI-Bukhari dalam masalah terbukanya kesempatan bagi para wanita untuk keluar dari masjid sebelum kaum laki. laki keluar, seusai shalat. Dan Hindun binti Al-Harits, bahwa Ummu Salamah istri Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mengabarkan kepadanya bahwa para wanita pada zaman Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam langsung berdiri setelah mengucapkan salam dalam shalat wajib secara berjama’ah. Sedangkan kaum laki-laki boleh berdiri kapan pun yang dia kehendaki. Namun mereka baru berdiri setelah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam berdiri.

Asy-Syaikhani meriwayatan tentang peringatan yang bisa diberikan para wanita kepada imam dengan cara tepuk tangan. Dari Sahl bin Sa’d As-Sa’idy, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,

“Mengapa tidak kulihat kalian memperbanyak tepuk tangan? Barangsiapa mendapatkan suatu yang tidak benar dalam shalatnya, maka hendaklah dia bertasbih. Sesungguhnya siapa yang bertasbih, maka aku akan menoleh ke arahnya. Tepuk tangan itu hanya bagi wanita. “

Jumlah para wanita yang aktif datang ke masjid, dan hari ke hari semakin bertambah banyak. Bahkan mereka pernah memenuhi serambi masjid pada zaman Abbasiyah hingga memaksa orang laki-laki yang datang belakangan harus shalat di belakang para wanita. Peristiwa seperti ini pula yang kemudian difatwakan Imam Malik. Seperti yang disebutkan di dalam Al-Mudawuanatul-Kubra. Ibnul-Qasim berkata. “Aku bertanya kepada Malik tentang kaum laki-laki yang datang ke masjid. Lalu mendapatkan serambi masjid sudah dipenuhi para wanita. Sementara masjid pun juga sudah dipenuhi kaum laki-laki, lalu akhirmya orang-orang itu shalat di belakang shaff wanita dan ikut shalat bersama imam. Bagaimana hukumnya?” Imam Malik menjawab, “Shalat mereka sah dan tidak perlu diulangi lagi.

Tapi harus dicatat, kepergian wanita Muslimah ke masjid utuk mengikuti shalat jama’ah tidak boleh membangkitkan cobaan, harus sejalan dengan petunjuk Islam yang agung dalam membersihkan perasaan dan tingkah laku di tengah masyarakat Muslim. Jika kepergian wanita Muslimah ke masjid dikhawatirkan akan menimbulkan cobaan karena sebab-sebab tertentu, maka dalam keadaan seperti ini shalatnya di dalam rumah lebih baik dan harus begitu, Inilah yang ditegaskan hadis di atas yang diriwayatkaln lbnu Umar dan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam , beliau bersabda.

Dalam kaitannya dengan hal ini, beliau juga menjelaskan bahwa jika Aisyah mengerjakan suatu amal maka dia mengerjakannya secara kontinu

Keajegan dan kontinuitas dalam mengerjakan amal shaleh ini bukan saja merupakan karakter Aisyah saja, tapi memang begitulah keadaan seluruh anggota keluarga Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam , terutama istri-istri, kerabat dan keluarga beliau. Buktinya sebagaimana riwayat Muslim dari Aisyah, dia berkata, “Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mempunyai selembar tikar. Beliau pernah menggelarnya dari sebagian waktu malam, lalu shalat diatas tikar itu. Orang-orang ikut shalat seperti yang beliau lakukan, sehingga melemahkan semangat mereka pada siang harinya. Suatu malam mereka kembali lagi, lalu beliau bersabda kepada mereka,

“Wahai semua orang, hendaklah kalian melaksanakan amalan menurut kesanggupan kalian karena Alah tidak merasa bosan hingga kalianlah yang merasa bosan sendiri. Sesungguhnya amalan yang paling dicintai Allah adalah yang dilaksanakan secara terus menerus sekalipun sedikit Jika keluarga Muhammad mengerjakan suatu amalan maka mereka mengerjakannya secara terus-menerus.”

Saudariku, salah satu anjuran dalam islam bagi kaum wanita tanpa terkecuali yaitu menghadiri shalat id. Hal ini merupakan anjuran yang sangat kuat karena ada banyak sekali di berbagai hadist shahih terkait anjuran ini, agar para kaum wanita bisa ikut mengharapkan barakah dan ikut berdoa bersama orang-orang Muslim.

**********

Sumber: Jati Diri Wanita Muslimah, Dr. Muhammad Ali Al-Hasyimi, hal 22-29

Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Anjuran wanita menghadiri shalat idDR. Muhammad Ali Al-HasyimiJati diri wanita muslimahLifestyleMuslimahMuslimah dengan Rabbnya
585
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Penting dan Prioritasnya Dakwah Pemikiran

Next Post

Kekuasaan Itu Tak Kenal Agama

Wahyuni

Wahyuni

Wahyuni Subhan adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam, Team FMDKI News dan Guru SD IT Wahdah Islamiyah Gowa.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot
    BAITUL MAQDIS

    Sekitar 1.500 Pemukim Yahudi Serbu Kompleks Masjidil Aqsa pada Hari Kedua Sukkot

    September 30, 2026
    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron
    BAITUL MAQDIS

    Penjajah Israel Tutup Masjid Ibrahimi Selama Tiga Hari, Perketat Pengamanan di Hebron

    September 29, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan
    PILIHAN EDITOR

    Hadirkan Spirit Kiai Imam Zarkasyi di 100 Tahun Gontor, Membangun Peradaban Melalui Pendidikan

    by Muh Akbar
    September 28, 2026
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1646 shares
      Share 658 Tweet 412
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      906 shares
      Share 362 Tweet 227
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      813 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Korban Gaza Tembus 74 Ribu, Serangan Penjajah Israel Berlanjut di Tengah Gencatan Senjata

    Oktober 2, 2026
    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    Wahdah Islamiyah Dorong Penguatan Diplomasi Bebas-Aktif Indonesia untuk Palestina

    September 28, 2026
    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    Makin Provokatif, Ben-Gvir dan Ribuan Pemukim Yahudi Gelar Ritual di Komplek Masjidil Aqsa

    September 23, 2026
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026
    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Agustus 27, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Jumlah warga Palestina yang tewas sejak Genosida Penjajah Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023 telah melampaui 74 ribu orang. Angka tersebut tercatat ketika serangan Israel masih berlangsung di sejumlah wilayah Gaza, meskipun gencatan senjata yang didukung Amerika Serikat telah berlaku sejak 10 Oktober 2025.  Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan jumlah korban meninggal mencapai 74.016 orang, sementara 175.068 lainnya terluka.  Hampir setahun setelah kesepakatan gencatan senjata, rekonstruksi Gaza belum berjalan dalam skala yang dibutuhkan. Reuters pada 23 September 2026 melaporkan bahwa lebih dari dua juta penduduk masih tinggal di bangunan rusak atau tempat penampungan sementara.  Rangkaian kejadian tersebut memperlihatkan bahwa berlakunya gencatan senjata belum sepenuhnya menghilangkan ancaman kematian bagi penduduk Gaza.  Tragedi kemanusiaan di Gaza menegaskan bahwa perlindungan terhadap nyawa manusia merupakan prinsip mendasar dalam Islam. Di tengah konflik bersenjata, keselamatan warga sipil, penghormatan terhadap hak-hak kemanusiaan, dan penghentian kezaliman harus menjadi perhatian utama.  Gencatan senjata juga harus dimaknai sebagai jalan menuju penghentian kekerasan yang nyata, bukan sekadar kesepakatan di atas kertas. Perlindungan warga sipil, kelancaran bantuan kemanusiaan, pembebasan sandera sesuai ketentuan yang berlaku, serta penghormatan terhadap hukum humaniter internasional merupakan bagian penting dari upaya membangun perdamaian.  Membela kemanusiaan berarti menjaga nyawa, menolak kezaliman, dan memastikan bahwa setiap manusia memperoleh haknya atas keselamatan, martabat, serta kehidupan yang layak.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    • Gontor, di negeri ini, adalah salah satu lembaga pendidikan yang terbaik. Berdiri pada 1926 dan “disegarkan” pada 1936, pesantren ini telah melahirkan banyak lulusan yang bermanfaat.  Tentu akan sangat banyak pelajaran jika kita mengikuti, setidaknya sebagian, alam pikiran dari pendirinya, yaitu dari KH Imam Zarkasyi (1910–1985). Beliau salah satu dari tiga bersaudara pendiri Gontor dan yang termuda. Adapun dua kakaknya adalah KH Ahmad Sahal (1901–1977) dan KH Zainuddin Fanani (1908–1967).  Karya, dalam pandangan Pak Zar (sapaan akrab dari KH Imam Zarkasyi), dihubungkan dengan prinsip amal jariyah yang membawa manfaat kepada orang lain.  Bahwa, semakin besar manfaat karya seseorang bagi sekitarnya, maka semakin besar nilai amal jariyah dari karya itu. Pada saat yang sama, karya yang bermanfaat itu merupakan salah satu bentuk ibadah dan realisasi ketakwaan serta menjadi ukuran kebesaran seseorang.  Seperti yang selalu menjadi tekad Pak Zar ketika mulai merintis sistem pesantren modern, dia mengatakan, “Apabila saya tidak berhasil mengajar melalui pesantren, maka saya akan mengajar dengan pena.”  Kembali ke soal karya. Bahwa, karya dalam pandangan Pak Zar merupakan amal yang bermanfaat bagi orang lain. Bentuknya, antara lain, bisa berupa karya tulis.  Pak Zar telah mendirikan Pesantren Gontor, itu karya. Pak Zar sudah mengajar banyak murid, itu juga karya. Tak ketinggalan, ada belasan karya tulis Pak Zar yang berupa buku.  Kini, ketika kita memperingati 100 tahun Gontor dengan sepenuh rasa syukur, maka sangat relevan untuk menghidup-hidupkan temanya. Tema itu, sekali lagi, yaitu: Gontor Menghadirkan Nilai-Nilai Islam, Membangun Peradaban Utama.  Sungguh, adapun di antara cara menghidup-hidupkannya adalah dengan terus menghadirkan pesan-pesan dari KH Imam Zarkasyi, terutama: Perbanyak karya yang membawa manfaat kepada orang lain dan hubungkan dengan prinsip amal jariyah. Semoga Allah mudahkan kita, aamiin!...  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #gontor #pesantren #islam #100tahungontor
    • Para pemukim kini secara sistematis menunggangi momentum hari raya keagamaan untuk mengukuhkan kedaulatan atas tanah situs suci umat Islam Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.  Saksi mata mencatat Netanyahu memboyong istrinya, Sara, ke terowongan di bawah Tembok Buraq saat umat Yahudi melantunkan doa Selichot. Di hadapan kamera, Netanyahu melontarkan klaimnya:  “Kami berada di terowongan Tembok Ratapan. Begitu menyentuh hati saat memegang batu yang menjadi fondasi keberadaan kami. Kami berada sangat dekat dengan tempat mahakudus. Kami ada di sini dan akan bertahan selamanya.”  bahaya utama dari aksi-aksi ini terletak pada upaya kelompok ekstremis “Temple Mount” dan arus Zionisme Religius untuk memaksakan fakta baru di Al-Aqsa.  Ambisi mereka adalah menjadikan kompleks masjid tersebut sebagai pusat utama seluruh perayaan keagamaan sekaligus “jantung kehidupan beragama di negara Israel.”  Data resmi Pemerintah Daerah Al-Quds mencatat sedikitnya 1.678 pemukim Israel telah menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa. Mereka menggelar ritual dan doa Taurat secara terbuka dan berombongan, sembari membawa masuk perlengkapan ibadah, buku-buku agama, hingga mengenakan pakaian keagamaan khusus.  Bagi Marouf, seluruh rincian aksi tersebut bukanlah ritual ibadah biasa, melainkan strategi terencana untuk melegitimasi fakta-fakta baru di atas tanah Al-Aqsa.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #freepalestine🇵🇸 #islam #gazaunderattack
    • KE MANA UMAT ISLAM YANG LEBIH DARI DUA MILIAR? Adegan yang dahulu sulit dibayangkan, kini kembali menjadi kenyataan yang menyedihkan. Puluhan ribu penduduk Israel dilaporkan mendatangi Dinding Barat (Dinding al-Burāq) di kawasan Masjid al-Aqsā dan melakukan ritual Talmudik. Di antara yang hadir disebut terdapat Benjamin Netanyahu, Itamar Ben-Gvir, dan sejumlah menteri Israel lainnya. Usai ritual, Netanyahu memasuki terowongan di kawasan Dinding al-Burāq. Ia menggambarkan batu-batu di lokasi tersebut sebagai “batu keberadaan kita” dan menyatakan, “Kami kembali, kami ada di sini, dan kami akan selalu ada di sini.” Pagi harinya, penduduk Israel kembali memasuki halaman-halaman al-Masjid al-Aqsā. Lantas, ke mana umat Islam yang jumlahnya lebih dari dua miliar? Jangan biarkan hati kita menjadi mati rasa terhadap apa yang terjadi. 🤲 Ya Allah, lindungilah Masjidil Aqsā yang diberkahi. Jagalah kesucian dan kemuliaannya. Dan bebaskanlah Masjidil Aqsā dari pendudukan dan penindasan. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #gazaunderattack #islam
    • Kiprah alumni Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG), tidak hanya berlangsung di lingkungan pesantren. Sejumlah alumni tercatat mengambil peran dalam pemerintahan dan organisasi kemasyarakatan.  Peran tersebut menjadi bagian dari perjalanan Gontor dalam mengawal umat dan peradaban. Keterlibatan alumni Gontor dalam perjalanan bangsa telah berlangsung sejak masa sebelum kemerdekaan. Mereka mengambil peran dalam berbagai bidang sesuai dengan pengabdian masing-masing.  Ada yang terlibat dalam perjuangan kemerdekaan, pemerintahan, hingga dakwah. Kiprah tersebut menunjukkan luasnya kontribusi alumni Gontor di tengah masyarakat.  Salah satu tokoh yang disebut adalah Jenderal Hasan Basry. Alumni tersebut dikenal memiliki peran dalam perjuangan memerdekakan Kalimantan. Atas kiprahnya, Jenderal Hasan Basry kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional.  “Pra-kemerdekaan, alumni banyak sekali berperan, salah satunya tentu yang sangat kita kenal adalah Jenderal Hasan Basry. Beliau menjadi Pahlawan Nasional karena memerdekakan Kalimantan,” kata Khoirul Umam, ditulis Rabu (20/9/2026).  Di bumi Kabupaten Ponorogo itulah, mentalitas, intelektualitas dan keahlian diplomasi Kiai Idham Chalid digembleng hingga kelak mengantarkannya menjadi salah satu pilar utama perjalanan politik serta keagamaan di Indonesia.  Kedekatannya dengan Trimurti berkembang bukan sekadar relasi antara kyai dan santri, melainkan hubungan bimbingan spiritual dan kepemimpinan yang mendalam. Trimurti melihat potensi kepemimpinan besar pada diri Kiai Idham Chalid hingga dipercaya memimpin di usia 34 tahun PBNU 1956 hingga dekade 1980-an. Puncak khidmatnya pada bangsa semakin kokoh kala beliau dilantik menjadi Ketua MPR RI merangkap Ketua DPR RI periode 1971–1977.  Kiprah alumni Gontor juga terlihat dalam organisasi kemasyarakatan. Seperti K.H. Hasyim Muzadi yang pernah memimpin Nahdlatul Ulama selama 2 periode dan juga K.H. Din Syamsuddin yang pernah memimpin Muhammadiyah. Selain itu, alumni Gontor turut berperan di Jam’iyat Al-Irsyad, dan Mathla’ul Anwar.  Melalui kiprah para alumni, nilai pendidikan dan pengabdian Gontor terus dibawa ke tengah masyarakat.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com
    Next Post

    Kekuasaan Itu Tak Kenal Agama

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media