Dunia menawarkan gemerlapnya namun hanya segelintir manusia yang justru menjadikan dunia sebagai persinggahan untuk menapaki jalan keabadian menghadap ke Rabbnya.
Saat manusia dibuai dengan nikmat dunia tak sedikit pula yang terlena dan serakah untuk mengambil banyak dari manfaat dunia.
Tak salah memang jika dunia membuat manusia mengambil banyak manfaat untuk keuntungan pribadi namun apakah muaraanya mengantarkan diri kita kepada kehidupan yang sesungguhnya.
Ketahuilah jika kehidupan didunia ini tak abadi dan kematian adalah misteri Ilahi yang tak seorang pun dapat mengetahui.
Begitu banyak berita kematian yang berseliweran namun mari fokus dari kisah orang-orang beriman yang karena kebaikannya dunia mengetahui keberadaannya.
Ini adalah peringatan untuk senantiasa berbuat kebaikan dan meyakini jika jalan menuju surga tentu berat.
Seseorang yang fokus untuk menjadi saleh akan terlihat asing diantara orang lainnya. Ini telah di sebutkan dalam hadis Rasulullah.
ุจุฏุฃ ุงูุฅุณูุงู ุบุฑูุจุงู ูุณูุนูุฏ ุบุฑูุจุงู ูู ุง ุจุฏุฃ ูุทูุจู ููุบุฑุจุงุก
Artinya: โIslam muncul dalam keadaan asing dan akan kembali dalam keadaan asing, maka beruntunglah orang-orang yang asing,” (HR. Muslim).
Hadis ini mengajarkan kita bahwa di akhir zaman, Islam akan kembali asing sebagaimana saat Rasullulah memulai dakwahnya di Mekkah dan Madinah.
Keterasingan yang kita rasakan karena berusaha tegak dengan keimanan walau tak sedikit menganggapnya ekstrem merupakan sebuah tantangan.
Maka cukuplah pesan indah yang perlu direnungkan jika jalan yang kamu lalui kelak akan menjadi sebabmu meraih Jannah-Nya.
Salah satu hikmah dari kisah Rafika, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia yang meninggal karena kecelakaan, Rabu (20/11/2024) dapat menjadi renungan.
Saat banyaknya orang yang menyaksikan peristiwa tersebut, Allah masih menjaganya dengan hijab yang tertutup rapih tanpa celah aurat yang tersingkap.
Sebelum ajalnya, ia masih terus melakukan amal saleh dengan mengikuti malam tanfidz, mengajak para mahasiswa untuk ikut kegiatan keislaman, serta memberikan makanan tepat sehari sebelum kejadian kecelakaan tersebut.
Bukan hanya kisah Rafika yang bisa kita ambil pelajarannya, namun banyak kisah terbaik dari para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam serta orang-orang saleh yang telah mendahului.
Kisah Uwais Al-Qarni dari golongan tabi’in misalnya, dimana ia tak dikenal di bumi tapi terkenal di penghuni langit karena kesalehannya.
Kisah-kisah orang saleh yang masih kita dengarkan saat ini, semua karena kebaikan dan mereka senantiasa menjaga keimanannya selama hidup.
Sesungguhnya kisah mereka dapat menjadi motivasi untuk menjadikan dunia tempat mengumpulkan amal sebagai bekal akhirat.
Hikmah yang lain adalah kematian seorang pejuang diatas jalan perjuangannya adalah kebahagiaan yang mereka rasakan.
Sebagaimana cita-cita Syahid Yahya Sinwar ingin mati di atas pertempuran dan di tangan musuh. Yah, sejatinya setiap pejuang akan merindukan kematian diatasย jalan perjuangannya.
Maka semoga Allah senantiasa menjaga dalam kebaikan dan menuntun kita untuk terus melakukan ketaatan.
*********
Penulis: Dr. Sinta Kasim, S.E., M.E
(Jurnalis Mujahid Dakwah, Dosen Universitas Muslim Indonesia, Pimred FMDKI News dan Trainer Daar Al-Qalam)
Demikian Semoga Bermamfaatโฆ
@Wallahu โalam bishowabโฆ
Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qurโan dan Sunnah)















































































