MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Makassar sukses adakan Temu Aktivis Dakwah Kampus (TADK), Ahad (6/11/2022).
Kegiatan yang mengusung tema “Revitalisasi Peran ADK Menyongsong Kampus Berperadaban” berlangsung di Convention Hall Universitas Negeri Makassar dan hadirkan 430 peserta dari seluruh aktivis dakwah kampus se-kota Makassar.
Nurmawaddah Warahmah, selaku ketua FMDKI Makassar mengungkapkan rasa syukurnya karena dapat mewadahi kegiatan temu aktivis dakwah kampus se-kota Makassar.
“Dengan hadirnya seluruh ADK se-Makassar menjadi sebuah harapan bagi FMDKI Daerah Makassar untuk dapat melebarkan sayap-sayap dakwah di seluruh kampus yang ada di Kota Makassar khususnya,” ungkapnya.
TADK kali ini menghadirkan pemateri Ustazah Fauziah Hurun’in Bustimoriany yang mengatakan tantangan ADK tidak lebih parah dari tantangan manusia yang hidup sebelumnya, dibandingkan dengan manusia yang hidup di era 4.0.
“ADK adalah solution maker, bukan problem maker,” tegas alumni pengurus Lembaga Dakwah Kampus (LDK) MPM Universitas Hasanuddin Makassar.
Junindra Nakul, selaku pengurus LDK Universitas Megarezky yang turut hadir menyampaikan kesannya selama menjadi aktivis dakwah kampus jika tidak mudah menjadi aktivis dakwah apalagi di semester-semester akhir.
“Jangan pernah menyerah apapun keadaan kita. Masya Allah pertolongan Allah indah dan luar biasa karena keimanan,” ujar Ira sapaan akrabnya pada sesi Sharing Session.
Muslimah asli kota Ambon tersebut menambahkan banyak cacian dari teman-temannya karena seringnya berjualan untuk pencarian dana dakwah.
“Banyak cacian dari teman-teman kami. Kami dijuluki sebagai itu si Ira yang penjual,” ucapnya.
Diakhir acara, dilaksanakan Pengukuhan tiga LDK baru, diantanya LDK FKMI Universitas Handayani, LDK Al-Islah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, dan LDK Politeknik ATI Makassar.
Reporter: Sinta Kasim
Editor: Admin MDcom


















































































