MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Ustadzah Nour Abu Assab menyampaikan kondisi yang terjadi di Palestina selama agresi militer zionis Israel selama 11 hari yang mengakibatkan kerugian dan meninggalnya ratusan warga Palestina. Hal ini sampaikan pada kegiatan Webina Kemanusiaan untuk Palestina yang di adakan pada Ahad, (6/6/2021).

“Permasalahan atau sebab 11 hari agresi Israel kemarin di salah satu wilayah di syeh al jarrah. Dimana wilayah syeh al jarrah ini merupakan bagian utara dari palestina. Dimana permasalahan ini sudah terjadi ratusan tahun yang lalu bukan pertama kalinya,” ujarnya saat menyampaikan materi pada Ahad malam.

Hal ini yang membuat warga palestina tidak terima dengan datangnya orang-orang yahudi dan mereka berani menyentuh masjidil aqsa.

“Karena orang-orang yahudi itu menyebarkan pemahaman mereka, menyebarkan sifat dan gaya hidup mereka, perekonomian mereka di wilayah palestina. Dan taktik yang mereka gunakan dan utamakan pada dasarnya hanya satu yaitu membuat warga palestina takut dan melupakan sejarah negara mereka. Jadi mereka, orang-orang yahudi sengaja memisahkan anak-anak dengan orang tuanya dengan keluarganya, sengaja memblokade misalnya negara gaza yang merupakan penjara terbesar,” tegasnya.

Aktivis Al-Aqsha Palestina tersebut bersyukur atas kejadian beberapa tahun ini, karena seolah menampar kaum muslimin, membangunkan kaum muslimin diseluruh dunia untuk kembali melihat palestina, melirik kembali apa saja sejarah yang pernah terjadi di palestina.

“Ada salah satu kelemahan orang-orang Israel yaitu karena mereka terbiasa hidup dengan penuh kenyamanan, keamanan. Sehingga mereka sangat takut dengan kematian, sangat takut dengan penderitaan, sangat takut dengan kemiskinan dibandikan dengan orang-orang palestina mereka malah sebaliknya. Dimana orang-orang muslim palestina, dimana mereka terbiasa dengan suara tembakan, terbiasa dengan suara bom, terbiasa dengan kondidi peperangan yang membuat mental mereka akhirnya terbangun menjadi kuat yang utamanya bahwa itu berasal dari keiman-keimanan mereka,” lanjutnya.

Dalam kegiatan ini Ustadzah Nour Abu Assab menyampaikan dua poin, pertama bahwa pengorbanan yang dirasakan warga palestina tidak sia-sia karena hidupnya kesadaran dari umat manusia akan adanya pelanggaran-pelanggaran HAM di palestina dan kembalinya persatuan umat Islam.

“Saya berharap kesadaran ini bukan hanya untuk saat ini namun diharapkan desakan-desakan ini bisa berlanjut seterusnya,” pungkasnya.

Dan yang kedua, yaitu jatuhnya harga diri dan wajah para musuh-musuh Islam yaitu israel. Bayangkan sampai anak kecilpun tidak takut dengan tentara Israel, walaupun itu tentara Israel datang dengan senjata dan perlengkapan yang lengkap.

“Ini merupakan kejayaan yang sangat penting yang bisa memompa semangat warga palestina, bisa membangkitkan harga diri kaum muslimin di palestina dengan dukungan dan bantuan seluruh kaum muslimin di dunia,” tuturnya.

Reporter: Wahyuni
Editor: Muh Akbar

Tinggalkan Balasan