• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Juli 5, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Sambut Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Sulteng Gelar Sunatan Massal Gratis di Palu

    Sambut Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Sulteng Gelar Sunatan Massal Gratis di Palu

    Pangkas Biaya Pasien Daerah, WIZ Bareng Paragon Hadirkan Rumah Singgah Gratis di Makassar

    Pangkas Biaya Pasien Daerah, WIZ Bareng Paragon Hadirkan Rumah Singgah Gratis di Makassar

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Sambut Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Sulteng Gelar Sunatan Massal Gratis di Palu

    Sambut Muktamar V di Jakarta, Wahdah Islamiyah Sulteng Gelar Sunatan Massal Gratis di Palu

    Pangkas Biaya Pasien Daerah, WIZ Bareng Paragon Hadirkan Rumah Singgah Gratis di Makassar

    Pangkas Biaya Pasien Daerah, WIZ Bareng Paragon Hadirkan Rumah Singgah Gratis di Makassar

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Islam & Indonesia, KHAZANAH

Kolonialisme dan Mundurnya Kewirausahaan Pribumi di Indonesia

Ibnu Yasirby Ibnu Yasir
Reading Time: 7 mins read
Maret 7, 2021
Kolonialisme dan Mundurnya Kewirausahaan Pribumi di Indonesia
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Islam telah masuk ke Nusantara sejak abad-abad pertama keberadaanya dan menyebar di sepanjang jalur perdagangan di Samudera Hindia. Kawasan pesisir Indonesia seperti Barus, Palembang, Gresik, dan Banten menjadi daerah-daerah awal di mana Islam tumbuh dengan subur.

Kalaupun dikatakan bahwa pada awalnya Islam tersebar di kawasan ini lewat para pedagang, maka perlu difahami bahwa karakteristik pedagang Muslim pada era itu tidak sama dengan yang ada pada hari ini. Pada masa lalu masyarakat Muslim dari berbagai latar belakang profesi, termasuk para pedagang, biasanya memiliki latar belakang keagamaan yang cukup baik.

Demikian pula banyak ulama pada masa lalu yang mencari nafkah antara lain lewat perdagangan, dan kemungkinan ada di antara mereka yang memiliki latar belakang semacam ini telah hadir di Nusantara sejak era-era yang awal. Selain terlibat dalam aktivitas perdagangan, mereka kemudian juga menyebarluaskan Islam kepada penduduk setempat.

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026

Penulis sendiri mendengar bahwa pada abad ke-20 beberapa ulama Hadrami yang ada di Indonesia mengisi sebagian waktunya dengan berniaga sebagai sumber penghasilan mereka. Habib Abdullah bin Muhsin al-Attas, kakek dari Prof. Muhammad Naquib al-Attas yang berkedudukan di Bogor, misalnya, dikatakan โ€œsering mengadakan perjalanan untuk berdagangโ€ sebelum beliau mencapai kedudukan sebagai seorang waliyullah (al-โ€˜Atthas, 2020: xi).

Terlepas dari hal di atas, dapat dikatakan bahwa perdagangan bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat pribumi di Nusantara pada masa lalu. Berkembangnya bandar besar seperti Melaka yang mendatangkan banyak pedagang asing sudah tentu juga melibatkan para pedagang setempat. Para pedagang Nusantara inilah yang memperdagangkan produk-produk lokal yang diminati oleh masyarakat internasional ketika itu.

Seorang pelaut Belanda yang datang ke Jawa Timur pada penghujung abad ke-16, Jacob van Heemskerk, menyebutkan bahwa perdagangan di bandar Tuban dikuasai oleh para bangsawan, sementara di Gresik dan Jaratan sebagian besar dikuasai oleh para saudagar dan ulama. Di Hitu, Maluku, disebutkan bahwa perdagangan antara lain dikuasai oleh orang kaya setempat dan sultan yang berkuasa di kawasan itu menolak untuk melakukan intervensi dalam proses tawar menawar dan jual beli (Iskandar, 1994: 8-9).

Para nahkoda di Nusantara biasanya bekerja sama dengan para pemilik modal dalam menjajakan barang dagangan. Kepemilikan modal dan kemampuan manajerial perdagangan, misalnya, termasuk dalam syarat bagi seorang nahkoda dalam hukum pelayaran Amanna Gappa di Sulawesi Selatan.

Pada abad ke-16, ketika orang-orang Eropa mulai masuk ke Nusantara, keberadaan para pedagang pribumi masih sangat menonjol dan mampu bersaing dengan para pedagang Portugis dan Belanda. Namun pada abad-abad berikutnya, posisi mereka semakin terpinggirkan dari dunia perdagangan, antara lain disebabkan kurang berkembangnya sistem perdagangan dan teknologi kelautan di kalangan masyarakat pribumi dibandingkan dengan orang-orang Eropa (Iskandar, 1994: 6-7).

Kolonialisme dan Kemunduran Perdagangan Masyarakat Pribumi
Kemunduran perdagangan masyarakat setempat tentu bukan hanya disebabkan oleh kekalahan dalam persaingan ekonomi dengan orang-orang Eropa. Di Jawa, hal ini ikut dipengaruhi juga oleh pergeseran pusat kekuasaan dari pesisir utara ke pedalaman Jawa Tengah yang direpresentasikan oleh Mataram. Kerajaan Mataram yang berbasis ekonomi agraris berkepentingan agar daerah-daerah kekuasaannya di pesisir utara yang menonjol dalam aspek perdagangan tidak tumbuh terlalu kuat dan menjadi ancaman bagi pusat kekuasaan.

Bagaimanapun, faktor terbesar dari kemunduran perniagaan lokal sebenarnya adalah kolonialisme Eropa, dalam hal ini Belanda, yang melakukan monopoli perdagangan dan secara gradual telah meminggirkan masyarakat pribumi dari perdagangan internasional, bahkan perdagangan antar pulau. Dominasi Mataram di Jawa tidak berlangsung lama dan segera digantikan secara gradual oleh perusahaan dagang Belanda, VOC.

Kekuasaan kolonial Belanda melihat keberadaan para pedagang pribumi sebagai pesaing yang berpotensi merugikan kepentingan ekonomi mereka dan karenanya berusaha untuk memutus jaringan perdagangan antar pulau yang ada (Iskandar, 1994: 11).

Pada masa-masa berikutnya, terutama di Jawa, ekonomi masyarakat pribumi semakin melemah dan tereduksi ke bidang pertanian disebabkan eksploitasi yang dilakukan oleh penjajah. Kesulitan masyarakat di Jawa dapat dikatakan mencapai puncaknya di abad ke-19, selepas terjadinya Perang Jawa dan diterapkannya kebijakan Tanam Paksa yang sangat eksploitatif.

Sementara peranan ekonomi masyarakat pribumi di Jawa semakin tereduksi, posisi pedagang perantara dan beberapa peranan ekonomi lainnya diambil alih oleh komunitas Cina di Indonesia yang memang mendapatkan kesempatan lebih luas di dalam struktur ekonomi kolonial. Kebijakan ekonomi kolonial tersebut telah mengasingkan masyarakat pribumi dari proses dan perkembangan ekonomi yang wajar (Furnifall, 1944: 45; Kahin, 2003: 8-10).

Sekian lama hidup dalam penjajahan, sebagian besar masyarakat pribumi terjauhkan dari ekonomi pasar dan penggunaan mata uang, tereduksi ke dalam ekonomi yang subsisten, terputus dari jaringan sosial dan perekonomian yang melampaui level pedesaan, dan, tentu saja, semakin kehilangan kemampuan dalam perniagaan.

Gambaran semacam ini terutama berlaku di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keadaan di Jawa Barat relatif lebih baik, terlebih lagi di wilayah Sumatera dan Borneo. Penyebab utamanya menurut hemat penulis, bukanlah pada kesenjangan mentalitas Jawa dan non-Jawa, tetapi lebih kepada intensitas dan lamanya penjajahan yang berbeda antara yang dialami oleh penduduk Jawa dan selainnya.

Saat menerangkan tentang ekonomi masyarakat di Jawa, Donald W. Fryer dan James C. Jackson (1977: 118) menjelaskan bahwa masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur cenderung lebih tertutup dan membatasi diri dalam komersialisasi ekonomi, sementara masyarakat di Jawa Barat lebih terbuka dan lebih responsif terhadap ekonomi pasar. Sebenarnya, Jawa Barat tidak kurang lamanya dijajah Belanda dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Timur, kalau tidak dikatakan lebih lama. Namun, kebijakan ekonomi penjajah di kawasan ini secara umum tidak memberi dampak seburuk di provinsi-provinsi tetangganya itu, sehingga pada akhir abad ke-19 ekonomi penduduk di Jawa Barat relatif lebih baik dan memungkinkan munculnya sejumlah pengusaha lokal yang siap untuk mengalokasikan sebagian modal mereka dalam memulai beberapa bidang usaha yang baru di awal abad ke-20.

Perkembangan yang lebih menarik terjadi di beberapa bagian wilayah Sumatera dan Borneo. Di kawasan yang lebih belakangan dicengkeram oleh penjajah ini, kewirausahaan pribumi relatif lebih menonjol dibandingkan rekan-rekan mereka di Jawa. Para petani karet di kedua daerah ini memiliki akses ke pasar internasional di Singapura dan secara aktif memanfaatkannya, antara lain melalui peranan kaum haji pribumi (Lindblad, 2002: 126-127).

Penduduk lokal di Palembang, Jambi. Lampung, maupun Banjarmasin mengikuti tren perkembangan pasar karet internasional dan tidak gagap dalam mendiskusikannya. Ekonomi masyarakat pribumi di daerah-daerah ini juga tumbuh pesat pada akhir era kolonial dan banyak keluarga yang mampu membeli barang-barang mahal seperti gramopon dan kendaraan bermotor (Hart, 1942, 93).

Para pengusaha pribumi di Sumatera tampaknya memiliki lebih banyak kebebasan ekonomi yang tidak dimiliki oleh rekan-rekan mereka di Jawa. Usaha di kawasan ini tidak hanya terbatas di bidang pertanian saja. Para pedagang kaya Aceh dan Melayu, misalnya, mengendalikan impor tekstil dari Penang, di mana mereka membelinya secara langsung dari para pedagang Inggris, Swiss, dan Jerman, dan kemudian mendistribusikannya di Aceh dan Sumatera Timur (Post, 612-613). Karena itu tidak mengherankan jika pada awal era kemerdekaan, dan juga mungkin hingga sekarang ini, pengusaha-pengusaha pribumi yang paling menonjol dan paling berhasil secara ekonomi adalah mereka yang berasal dari luar Jawa.

Pada awal abad ke-20, geliat ekonomi di kalangan masyarakat pribumi Muslim sebenarnya tidak hanya berlaku di luar Jawa. Beberapa organisasi Islam yang menonjol dan berpusat di Pulau Jawa telah mengawali pergerakan mereka di bidang ekonomi.

Pada tahun 1918, berdiri Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Para Pedagang), sebuah perkumpulan yang menjadi cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama delapan tahun kemudian. Perkumpulan ini didirikan oleh 45 saudagar santri dan dipimpin oleh KH Hasyim Asyโ€™ari dan KH Wahab Chasbullah. Dikatakan bahwa KH Hasyim Asyโ€™ari sendiri berharap agar badan-badan usaha yang otonom dapat didirikan di setiap kota (Mahzumi, 2017: 21-22). Sayangnya tidak banyak data atau penelitian yang membahas tentang kiprah Nahdlatut Tujjar dan tampaknya โ€˜kebangkitan para pedagangโ€™ ini hanya bersifat seketika, dan setelah itu kembali surut.

Sarekat Islam, sebagaimana diketahui, merupakan perkembangan dari Sarekat Dagang Islam. Organisasi ini merupakan perkumpulan para pedagang Muslim yang kemunculannya antara lain didorong oleh persaingan dengan para pedagang Cina (Sudjana, tt.: 4). Setelah berkembang menjadi Sarekat Islam, perkumpulan ini menjadi semakin condong ke politik dan berkurang perhatiannya terhadap perdagangan.

H.O.S. Tjokroaminoto pernah ditanya alasan perubahan tersebut, dan ia kurang lebih menjawab bahwa jika perjuangan politik berhasil, maka ekonomi akan dengan sendirinya ikut dikuasai. Pandangan ini masuk akal, karena mereka yang menguasai politik akan mampu membuat kebijakan ekonomi. Namun, jauh setelah Indonesia merdeka, masyarakat pribumi tak kunjung menjadi aktor utama di bidang ekonomi. Bahkan dapat dikatakan, mereka masih berada di strata ekonomi terendah sebagaimana yang berlaku di dalam struktur ekonomi kolonial di masa lalu.

Masyarakat Muslim di Indonesia pada hari ini masih terus sibuk dengan cita-cita politik yang tak kunjung usai, yang mungkin tetap dilandasi oleh asumsi yang sama seperti di atas. Sementara politik yang dihasratkan itu sendiri sudah mulai ditelikung oleh pihak lain, yang berhasil masuk justru dari jalur penguasaan ekonomi.

Daftar Pustaka

Al-โ€˜Atthas, as-Sayyid Ahmad Umar. 2020. Majmuโ€™ Kalam al-Habib Abdullah bin Muhsin al-โ€˜Atthas. Bantul: Layar.

Fryer, Donald W. dan James C. Jackson. 1977. Indonesia. London: Ernest Benn Limited.

Furnivall, J.S. 1944. Netherlands India: A Study of Plural Economy. Cambridge: Cambridge University Press.

Hart, G.H.C. 1942. โ€œRecent development in the Netherlands-Indies.โ€ The Geographical Journal, Vol. 99, No. 2, hlm. 81โ€“102.

Iskandar. Mohammad. 1994. Pengusaha Pribumi: Fluktuasi Niaga dari Masa ke Masa (1500-1950-an). Laporan Penelitian. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Kahin, George McTurnan. 2003. Nationalism and Revolution in Indonesia. New York: Southeast Asia Program Publication.

Lindblad, J.T. 2002. The late colonial state and economic expansion, 1900โ€“1930s. Dalam The emergence of a national economy: An economic history of Indonesia, 1800โ€“2000, eds. H. Dick, V.J.H. Houben, J.T. Lindblad and Thee K.W. Honolulu: Allen & Unwin and University of Hawaiโ€™i Press.

Mahzumi, Fikri. 2017. โ€œNahdlatut Tujjar Meneropong NU-Kapital.โ€ Al-Fikrah, No. 101, April.

Post, Peter. 1996. โ€œThe formation of the pribumi business elite in Indonesia, 1930s-1940s.โ€ Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, Vol. 152, No: 4, hlm. 609-632.

Sudjana, Ohan. TT. Liku-liku Perjuangan Syarikat Islam. Jakarta: DPP Partai Syarikat Islam Indonesia 1905.

Kuala Lumpur
6 Rajab 1442/18 Februari 2021

Penulis: Dr. Alwi Alatas
(Penulis adalah staf pengajar di International Islamic University Malaysia (IIUM))

Tags: Dr. Alwi AlatasIslam dan IndonesiaKhazanah
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Orang-orang Tionghoa dan Islam di Indonesia

Next Post

Buya Anwar Abbas Tegaskan Aliran Hakekok Balakasuta Padenglang adalah Sesat

Ibnu Yasir

Ibnu Yasir

Ibnu Yasir adalah Jurnalis Fotografi mujahiddakwah.com, Ketua Komunitas Khidmah Pelosok, Aktivis DEMA dan UKM KALAM IAI STIBA Makassar.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Rampok Tempat Bersejarah, Penjajah Israel Mulai Pasang Atap Besi di Pelataran Masjid Ibrahimi
    BAITUL MAQDIS

    Rampok Tempat Bersejarah, Penjajah Israel Mulai Pasang Atap Besi di Pelataran Masjid Ibrahimi

    Juli 4, 2026
    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel
    BAITUL MAQDIS

    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel

    Juni 28, 2026
    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman
    BAITUL MAQDIS

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

    Juni 23, 2026
    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan
    BAITUL MAQDIS

    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

    Juni 17, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026
    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla

    by Muh Akbar
    April 22, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1639 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      899 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qurโ€™an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    PALESTINA TERKINI

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Juli 3, 2026
    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Juli 1, 2026
    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Juni 28, 2026
    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Juni 23, 2026
    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Juni 21, 2026
    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Juni 18, 2026
    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Juni 16, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Juni 16, 2026
    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Juni 16, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • ๐Ÿ›‘ *1.000 Hari Gen0sid4 G4z4: Masjid Al-Aqsa Kembali Diterobos Pemukim Ilegal Isr4el* โš ๏ธ Puluhan pemukim ilegal Isr4el sengaja menerobos masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa dan melakukan ritual berjamaah di pelataran. Sementara warga G4z4 P4lestin4 terus menghadapi pengeb0man, pengungsian, kelaparan, dan blokade yang berkepanjangan, kekejian terhadap salah satu tempat suci bagi umat Islam pun terus berulang. โš ๏ธ Seribu hari telah berlalu. Jangan biarkan P4lestin4 hilang dari doa dan kepedulian kita. Semoga Allah menjaga Masjid Al-Aqsa, melindungi rakyat Palestina, menguatkan mereka yang bertahan, serta menghadirkan keadilan dan kemenangan yang telah lama dinantikan. Aamiin. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #israel #palestina #gaza
    • *1000 Hari G4z4: Stop Gen0sida* ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ  ๐Ÿ“Œ ๐Ÿญ.๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ฎ๐—น๐˜‚, ๐—ป๐—ฎ๐—บ๐˜‚๐—ป ๐—น๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—บ ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ถ. ๐—๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ถ๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ.  1.000 hari telah berlalu, tetapi penderitaan Gaza belum berakhir. Di balik setiap angka ada manusia: anak-anak yang kehilangan orang tua, keluarga yang kehilangan rumah, pasien yang tak bisa berobat, dan jutaan jiwa yang berjuang melawan lapar di tengah kehancuran.  Ini bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata dari salah satu krisis kemanusiaan terbesar di zaman kita.  Terus suarakan kebenaran, doakan saudara-saudara kita di Gaza, dan ambil bagian sesuai kemampuan agar harapan mereka tetap hidup.  ๐—ฌ๐—ฎ ๐—”๐—น๐—น๐—ผ๐—ต, ๐˜๐—ผ๐—น๐—ผ๐—ป๐—ด๐—น๐—ฎ๐—ต ๐˜€๐—ฎ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ-๐˜€๐—ฎ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฎ๐—บ๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—š๐—ฎ๐˜‡๐—ฎ.
๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—ธ๐˜‚๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป, ๐—ธ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป-๐— ๐˜‚. ๐—”๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ถ๐—ป ๐—ฌ๐—ฎ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฏ๐—ฎ๐—น โ€˜๐—”๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ถ๐—ป ๐Ÿคฒ๐Ÿป  #palestine #gaza #genosida #gazaunderattack #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ
    • Guna mengatasi kekosongan hukum positif di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengambil langkah strategis dengan menyusun Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana L9BT.  Langkah komprehensif ini dipersiapkan untuk mendorong regulasi tersebut masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI, sehingga Indonesia memiliki payung hukum yang kuat dan sanksi riil yang pasti nasional bagi para pelaku serta pengkampanyenya.  Tulis DUKUNG MUI di kolom komentar sebagai bentuk dukunganmu memberantas perilaku L9BT!!!  #tolaklgbt #lgbtq #mui #nasional
    • Seorang tentera Isr4el dilihat melemparkan bom ke dalam sebuah masjid ketika jemaah sedang menunaikan solat di Tepi Barat yang diduduki. Insiden ini menimbulkan kebimbangan terhadap keselamatan orang awam serta penghormatan terhadap rumah ibadah di tengah serang penjajah Zi0nis yang terus berlanjut. Lihatlah betapa biadabnya mereka, masih persis dengan watak mereka sejak dahulu yang hobi membunuh para Nabi dan merusak tempat ibadah umat manusia. #palestina #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ #masjidalaqsa #gaza #tepibarat
    • Serangan Isr4el tidak hanya merobek-robek tenda-tenda, serangan itu juga memaksa sekitar 200 keluarga pengungsi Palestina di kawasan Al-Mawasi, Khan Younis, untuk mengungsi. Akibatnya, telah menghancurkan satu-satunya tempat berlindung mereka serta sedikit barang-barang yang tersisa. Inilah tujuan pendudukan Israel di Jalur Gaza hari ini: membunuh anak-anak dan menargetkan warga sipil yang tidak bersalah. Di tengah puing-puing dan kehancuran, rakyat Gaza terus bertanya: Di mana para mediator yang dahulu menjanjikan gencatan senjata? Sampai kapan dunia akan tetap diam menyaksikan pembantaian ini? Sejak kemarin hingga saat ini, jumlah korban tewas telah melampaui sepuluh orang, sementara serangan dan pemboman Israel di Jalur Gaza terus berlanjut. Menurut sumber kesehatan, jumlah korban tewas sejak pelanggaran gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025 telah meningkat menjadi 1.045 orang, ditambah 3.380 orang terluka. Jangan pelit do'akan yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Semoga Allah berikan ketabahan dan kemenangan serta kesyahidan bagi yang telah meninggal. Allahumma Aamiin... ๐Ÿ™Œ๐Ÿ™Œ #gaza #palestina #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ #genosida #gazaunderattack
    Next Post
    Habib Rizieq Jadi Tersangka, MUI: Pelanggaran Serupa Banyak! Polisi Harus Adil

    Buya Anwar Abbas Tegaskan Aliran Hakekok Balakasuta Padenglang adalah Sesat

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ยฉ2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    ยฉ Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media