• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, September 16, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Estafet Peradaban 100 Tahun Gontor, Menjaga Ruh Melintasi Zaman dan Berdiri di Atas Semua Golongan

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Estafet Peradaban 100 Tahun Gontor, Menjaga Ruh Melintasi Zaman dan Berdiri di Atas Semua Golongan

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    Hadiri Mudzakarah Ulama di Gedung DPR, Ustaz Zaitun Rasmin Tegaskan Peran Strategis Ulama bagi Umat dan Bangsa

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    MUI Sebut Karnaval Mirip Ritual Satanic di Pekalongan Bertentangan dengan Ajaran Islam

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Diserahkan Langsung Menteri Agama RI, Ketua Yayasan Amal Jariyah Indonesia Terima SK Pendirian Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an (STIQ)

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Islam & Indonesia, KHAZANAH

Kolonialisme dan Mundurnya Kewirausahaan Pribumi di Indonesia

Ibnu Yasirby Ibnu Yasir
Reading Time: 7 mins read
Maret 7, 2021
Kolonialisme dan Mundurnya Kewirausahaan Pribumi di Indonesia
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Islam telah masuk ke Nusantara sejak abad-abad pertama keberadaanya dan menyebar di sepanjang jalur perdagangan di Samudera Hindia. Kawasan pesisir Indonesia seperti Barus, Palembang, Gresik, dan Banten menjadi daerah-daerah awal di mana Islam tumbuh dengan subur.

Kalaupun dikatakan bahwa pada awalnya Islam tersebar di kawasan ini lewat para pedagang, maka perlu difahami bahwa karakteristik pedagang Muslim pada era itu tidak sama dengan yang ada pada hari ini. Pada masa lalu masyarakat Muslim dari berbagai latar belakang profesi, termasuk para pedagang, biasanya memiliki latar belakang keagamaan yang cukup baik.

Demikian pula banyak ulama pada masa lalu yang mencari nafkah antara lain lewat perdagangan, dan kemungkinan ada di antara mereka yang memiliki latar belakang semacam ini telah hadir di Nusantara sejak era-era yang awal. Selain terlibat dalam aktivitas perdagangan, mereka kemudian juga menyebarluaskan Islam kepada penduduk setempat.

You might also like

Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

September 4, 2026

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Penulis sendiri mendengar bahwa pada abad ke-20 beberapa ulama Hadrami yang ada di Indonesia mengisi sebagian waktunya dengan berniaga sebagai sumber penghasilan mereka. Habib Abdullah bin Muhsin al-Attas, kakek dari Prof. Muhammad Naquib al-Attas yang berkedudukan di Bogor, misalnya, dikatakan “sering mengadakan perjalanan untuk berdagang” sebelum beliau mencapai kedudukan sebagai seorang waliyullah (al-‘Atthas, 2020: xi).

Terlepas dari hal di atas, dapat dikatakan bahwa perdagangan bukanlah sesuatu yang asing bagi masyarakat pribumi di Nusantara pada masa lalu. Berkembangnya bandar besar seperti Melaka yang mendatangkan banyak pedagang asing sudah tentu juga melibatkan para pedagang setempat. Para pedagang Nusantara inilah yang memperdagangkan produk-produk lokal yang diminati oleh masyarakat internasional ketika itu.

Seorang pelaut Belanda yang datang ke Jawa Timur pada penghujung abad ke-16, Jacob van Heemskerk, menyebutkan bahwa perdagangan di bandar Tuban dikuasai oleh para bangsawan, sementara di Gresik dan Jaratan sebagian besar dikuasai oleh para saudagar dan ulama. Di Hitu, Maluku, disebutkan bahwa perdagangan antara lain dikuasai oleh orang kaya setempat dan sultan yang berkuasa di kawasan itu menolak untuk melakukan intervensi dalam proses tawar menawar dan jual beli (Iskandar, 1994: 8-9).

Para nahkoda di Nusantara biasanya bekerja sama dengan para pemilik modal dalam menjajakan barang dagangan. Kepemilikan modal dan kemampuan manajerial perdagangan, misalnya, termasuk dalam syarat bagi seorang nahkoda dalam hukum pelayaran Amanna Gappa di Sulawesi Selatan.

Pada abad ke-16, ketika orang-orang Eropa mulai masuk ke Nusantara, keberadaan para pedagang pribumi masih sangat menonjol dan mampu bersaing dengan para pedagang Portugis dan Belanda. Namun pada abad-abad berikutnya, posisi mereka semakin terpinggirkan dari dunia perdagangan, antara lain disebabkan kurang berkembangnya sistem perdagangan dan teknologi kelautan di kalangan masyarakat pribumi dibandingkan dengan orang-orang Eropa (Iskandar, 1994: 6-7).

Kolonialisme dan Kemunduran Perdagangan Masyarakat Pribumi
Kemunduran perdagangan masyarakat setempat tentu bukan hanya disebabkan oleh kekalahan dalam persaingan ekonomi dengan orang-orang Eropa. Di Jawa, hal ini ikut dipengaruhi juga oleh pergeseran pusat kekuasaan dari pesisir utara ke pedalaman Jawa Tengah yang direpresentasikan oleh Mataram. Kerajaan Mataram yang berbasis ekonomi agraris berkepentingan agar daerah-daerah kekuasaannya di pesisir utara yang menonjol dalam aspek perdagangan tidak tumbuh terlalu kuat dan menjadi ancaman bagi pusat kekuasaan.

Bagaimanapun, faktor terbesar dari kemunduran perniagaan lokal sebenarnya adalah kolonialisme Eropa, dalam hal ini Belanda, yang melakukan monopoli perdagangan dan secara gradual telah meminggirkan masyarakat pribumi dari perdagangan internasional, bahkan perdagangan antar pulau. Dominasi Mataram di Jawa tidak berlangsung lama dan segera digantikan secara gradual oleh perusahaan dagang Belanda, VOC.

Kekuasaan kolonial Belanda melihat keberadaan para pedagang pribumi sebagai pesaing yang berpotensi merugikan kepentingan ekonomi mereka dan karenanya berusaha untuk memutus jaringan perdagangan antar pulau yang ada (Iskandar, 1994: 11).

Pada masa-masa berikutnya, terutama di Jawa, ekonomi masyarakat pribumi semakin melemah dan tereduksi ke bidang pertanian disebabkan eksploitasi yang dilakukan oleh penjajah. Kesulitan masyarakat di Jawa dapat dikatakan mencapai puncaknya di abad ke-19, selepas terjadinya Perang Jawa dan diterapkannya kebijakan Tanam Paksa yang sangat eksploitatif.

Sementara peranan ekonomi masyarakat pribumi di Jawa semakin tereduksi, posisi pedagang perantara dan beberapa peranan ekonomi lainnya diambil alih oleh komunitas Cina di Indonesia yang memang mendapatkan kesempatan lebih luas di dalam struktur ekonomi kolonial. Kebijakan ekonomi kolonial tersebut telah mengasingkan masyarakat pribumi dari proses dan perkembangan ekonomi yang wajar (Furnifall, 1944: 45; Kahin, 2003: 8-10).

Sekian lama hidup dalam penjajahan, sebagian besar masyarakat pribumi terjauhkan dari ekonomi pasar dan penggunaan mata uang, tereduksi ke dalam ekonomi yang subsisten, terputus dari jaringan sosial dan perekonomian yang melampaui level pedesaan, dan, tentu saja, semakin kehilangan kemampuan dalam perniagaan.

Gambaran semacam ini terutama berlaku di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keadaan di Jawa Barat relatif lebih baik, terlebih lagi di wilayah Sumatera dan Borneo. Penyebab utamanya menurut hemat penulis, bukanlah pada kesenjangan mentalitas Jawa dan non-Jawa, tetapi lebih kepada intensitas dan lamanya penjajahan yang berbeda antara yang dialami oleh penduduk Jawa dan selainnya.

Saat menerangkan tentang ekonomi masyarakat di Jawa, Donald W. Fryer dan James C. Jackson (1977: 118) menjelaskan bahwa masyarakat di Jawa Tengah dan Jawa Timur cenderung lebih tertutup dan membatasi diri dalam komersialisasi ekonomi, sementara masyarakat di Jawa Barat lebih terbuka dan lebih responsif terhadap ekonomi pasar. Sebenarnya, Jawa Barat tidak kurang lamanya dijajah Belanda dibandingkan Jawa Tengah dan Jawa Timur, kalau tidak dikatakan lebih lama. Namun, kebijakan ekonomi penjajah di kawasan ini secara umum tidak memberi dampak seburuk di provinsi-provinsi tetangganya itu, sehingga pada akhir abad ke-19 ekonomi penduduk di Jawa Barat relatif lebih baik dan memungkinkan munculnya sejumlah pengusaha lokal yang siap untuk mengalokasikan sebagian modal mereka dalam memulai beberapa bidang usaha yang baru di awal abad ke-20.

Perkembangan yang lebih menarik terjadi di beberapa bagian wilayah Sumatera dan Borneo. Di kawasan yang lebih belakangan dicengkeram oleh penjajah ini, kewirausahaan pribumi relatif lebih menonjol dibandingkan rekan-rekan mereka di Jawa. Para petani karet di kedua daerah ini memiliki akses ke pasar internasional di Singapura dan secara aktif memanfaatkannya, antara lain melalui peranan kaum haji pribumi (Lindblad, 2002: 126-127).

Penduduk lokal di Palembang, Jambi. Lampung, maupun Banjarmasin mengikuti tren perkembangan pasar karet internasional dan tidak gagap dalam mendiskusikannya. Ekonomi masyarakat pribumi di daerah-daerah ini juga tumbuh pesat pada akhir era kolonial dan banyak keluarga yang mampu membeli barang-barang mahal seperti gramopon dan kendaraan bermotor (Hart, 1942, 93).

Para pengusaha pribumi di Sumatera tampaknya memiliki lebih banyak kebebasan ekonomi yang tidak dimiliki oleh rekan-rekan mereka di Jawa. Usaha di kawasan ini tidak hanya terbatas di bidang pertanian saja. Para pedagang kaya Aceh dan Melayu, misalnya, mengendalikan impor tekstil dari Penang, di mana mereka membelinya secara langsung dari para pedagang Inggris, Swiss, dan Jerman, dan kemudian mendistribusikannya di Aceh dan Sumatera Timur (Post, 612-613). Karena itu tidak mengherankan jika pada awal era kemerdekaan, dan juga mungkin hingga sekarang ini, pengusaha-pengusaha pribumi yang paling menonjol dan paling berhasil secara ekonomi adalah mereka yang berasal dari luar Jawa.

Pada awal abad ke-20, geliat ekonomi di kalangan masyarakat pribumi Muslim sebenarnya tidak hanya berlaku di luar Jawa. Beberapa organisasi Islam yang menonjol dan berpusat di Pulau Jawa telah mengawali pergerakan mereka di bidang ekonomi.

Pada tahun 1918, berdiri Nahdlatut Tujjar (Kebangkitan Para Pedagang), sebuah perkumpulan yang menjadi cikal bakal berdirinya Nahdlatul Ulama delapan tahun kemudian. Perkumpulan ini didirikan oleh 45 saudagar santri dan dipimpin oleh KH Hasyim Asy’ari dan KH Wahab Chasbullah. Dikatakan bahwa KH Hasyim Asy’ari sendiri berharap agar badan-badan usaha yang otonom dapat didirikan di setiap kota (Mahzumi, 2017: 21-22). Sayangnya tidak banyak data atau penelitian yang membahas tentang kiprah Nahdlatut Tujjar dan tampaknya ‘kebangkitan para pedagang’ ini hanya bersifat seketika, dan setelah itu kembali surut.

Sarekat Islam, sebagaimana diketahui, merupakan perkembangan dari Sarekat Dagang Islam. Organisasi ini merupakan perkumpulan para pedagang Muslim yang kemunculannya antara lain didorong oleh persaingan dengan para pedagang Cina (Sudjana, tt.: 4). Setelah berkembang menjadi Sarekat Islam, perkumpulan ini menjadi semakin condong ke politik dan berkurang perhatiannya terhadap perdagangan.

H.O.S. Tjokroaminoto pernah ditanya alasan perubahan tersebut, dan ia kurang lebih menjawab bahwa jika perjuangan politik berhasil, maka ekonomi akan dengan sendirinya ikut dikuasai. Pandangan ini masuk akal, karena mereka yang menguasai politik akan mampu membuat kebijakan ekonomi. Namun, jauh setelah Indonesia merdeka, masyarakat pribumi tak kunjung menjadi aktor utama di bidang ekonomi. Bahkan dapat dikatakan, mereka masih berada di strata ekonomi terendah sebagaimana yang berlaku di dalam struktur ekonomi kolonial di masa lalu.

Masyarakat Muslim di Indonesia pada hari ini masih terus sibuk dengan cita-cita politik yang tak kunjung usai, yang mungkin tetap dilandasi oleh asumsi yang sama seperti di atas. Sementara politik yang dihasratkan itu sendiri sudah mulai ditelikung oleh pihak lain, yang berhasil masuk justru dari jalur penguasaan ekonomi.

Daftar Pustaka

Al-‘Atthas, as-Sayyid Ahmad Umar. 2020. Majmu’ Kalam al-Habib Abdullah bin Muhsin al-‘Atthas. Bantul: Layar.

Fryer, Donald W. dan James C. Jackson. 1977. Indonesia. London: Ernest Benn Limited.

Furnivall, J.S. 1944. Netherlands India: A Study of Plural Economy. Cambridge: Cambridge University Press.

Hart, G.H.C. 1942. “Recent development in the Netherlands-Indies.” The Geographical Journal, Vol. 99, No. 2, hlm. 81–102.

Iskandar. Mohammad. 1994. Pengusaha Pribumi: Fluktuasi Niaga dari Masa ke Masa (1500-1950-an). Laporan Penelitian. Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Kahin, George McTurnan. 2003. Nationalism and Revolution in Indonesia. New York: Southeast Asia Program Publication.

Lindblad, J.T. 2002. The late colonial state and economic expansion, 1900–1930s. Dalam The emergence of a national economy: An economic history of Indonesia, 1800–2000, eds. H. Dick, V.J.H. Houben, J.T. Lindblad and Thee K.W. Honolulu: Allen & Unwin and University of Hawai’i Press.

Mahzumi, Fikri. 2017. “Nahdlatut Tujjar Meneropong NU-Kapital.” Al-Fikrah, No. 101, April.

Post, Peter. 1996. “The formation of the pribumi business elite in Indonesia, 1930s-1940s.” Bijdragen tot de Taal-, Land- en Volkenkunde, Vol. 152, No: 4, hlm. 609-632.

Sudjana, Ohan. TT. Liku-liku Perjuangan Syarikat Islam. Jakarta: DPP Partai Syarikat Islam Indonesia 1905.

Kuala Lumpur
6 Rajab 1442/18 Februari 2021

Penulis: Dr. Alwi Alatas
(Penulis adalah staf pengajar di International Islamic University Malaysia (IIUM))

Tags: Dr. Alwi AlatasIslam dan IndonesiaKhazanah
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Orang-orang Tionghoa dan Islam di Indonesia

Next Post

Buya Anwar Abbas Tegaskan Aliran Hakekok Balakasuta Padenglang adalah Sesat

Ibnu Yasir

Ibnu Yasir

Ibnu Yasir adalah Jurnalis Fotografi mujahiddakwah.com, Ketua Komunitas Khidmah Pelosok, Aktivis DEMA dan UKM KALAM IAI STIBA Makassar.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa
    BAITUL MAQDIS

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua

    Agustus 19, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Agustus 19, 2026
    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1645 shares
      Share 658 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      903 shares
      Share 361 Tweet 226
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    Rencana Tersembunyi di Bab Al-Rahma, Ekstremis Yahudi Berusaha Mengubah Wajah Al-Aqsa

    September 15, 2026
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026
    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Agustus 27, 2026
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Peringatan keras ditiupkan otoritas Pemerintah Provinsi Al-Quds. Rencana sistematis dilaporkan tengah berjalan untuk merebut dan mentransformasi Bab Al-Rahma (pintu gerbang di sepanjang Tembok Timur Masjid Al-Aqsa) menjadi lokasi ritual Yahudi baru, persis seperti penyerobotan Halaman Buraq (Tembok Ratapan) puluhan tahun silam.  Otoritas Al-Quds menegaskan bahwa kelompok-kelompok pendukung “Bait Salomo” (Temple Mount Movement) kini mengincar Bab Al-Rahma untuk dijadikan titik sembahyang tetap.  Rangkaian ritual yang digelari para pemukim ekstremis di Pemakaman Bab Al-Rahma (yang menempel pada dinding luar sisi timur Al-Aqsa) dalam beberapa pekan terakhir bukanlah sekadar perayaan keagamaan musiman biasa. Aksi ini dirancang sebagai langkah terukur untuk membiasakan kehadiran mereka di lokasi tersebut.  “Mereka sedang menyiapkan landasan untuk menyulap Bab Al-Rahma menjadi tempat ibadah Yahudi permanen, persis seperti yang terjadi pada Tembok Buraq,” tulis Otoritas Al-Quds dalam pernyataan resminya.  Pemerintah Provinsi Al-Quds mengingatkan bahwa pembiaran atas aksi-aksi provokatif ini (atau menganggapnya sekadar ritual biasa) bakal berakibat fatal. Langkah ini akan memberi angin segar bagi kelompok ekstremis untuk memperluas ekspansi mereka dan mengklaim titik-titik baru di sekeliling Kompleks Masjid Al-Aqsa.  “Apa yang terjadi di Bab Al-Rahma adalah skenario terstruktur untuk memaksakan realitas keagamaan baru di Al-Aqsa. Polanya selalu sama: dimulai dengan merutinkan ritual, menjadikannya kebiasaan, lalu mengklaim kepemilikan permanen demi mengubah identitas sejarah dan hukum kawasan ini,” tegas pernyataan tersebut.  Otoritas menegaskan kembali bahwa Kompleks Masjid Al-Aqsa secara keseluruhan, termasuk area seluas 144 dunam (14,4 hektare), merupakan situs suci milik umat Islam sepenuhnya. Hak kehalalan ibadah ini mencakup seluruh pelataran, bangunan tempat salat, dinding luar, hingga pintu-pintu gerbangnya.  Otoritas Penjajah Israel dinilai sama sekali tidak memiliki kedaulatan atas Al-Quds yang diduduki maupun tempat-tempat sucinya.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #gaza #palestine #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyoroti gelaran Simbang Kulon Night Carnival (SKNC) 2026 di Pekalongan, Jawa Tengah, yang menuai kontroversi karena menampilkan atraksi bernuansa mistik dan simbol-simbol yang dinilai menyerupai ritual satanic.  Wakil Ketua Umum MUI, Kiai Cholil Nafis, menilai pertunjukan semacam itu tidak sejalan dengan esensi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.  "Karnaval yang sifatnya mendidik tentu boleh, tetapi ketika itu menjadi animisme atau sesuatu yang menakutkan, tentu sangat bertentangan dengan haflah Maulid Nabi. Ini jelas berlawanan dengan semangat memperingati atau merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW,” tegasnya.  Menurutnya, kegembiraan memperingati kelahiran Rasulullah SAW semestinya diwujudkan melalui kegiatan yang mendidik, membawa kedamaian, memperkuat keimanan, serta mencerminkan akhlak mulia Nabi.  Kiai Cholil memperingatkan bahwa penyembelihan hewan dengan cara yang tampak tidak beradab dan dijadikan tontonan horor sangat menyimpang dan bertentangan dengan syariat.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #islam #nasional #mui #indonesia #maulidnabi
    • Menteri Keamanan Nasional Isr4el Itamar Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa untuk ke-19 kalinya sejak menjabat, dengan perlindungan keamanan ketat, dan melakukan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu (Dome of the Rock).  Peneliti urusan Yerusalem Ziad Ibhais mengatakan bahwa Ben Gvir sedang melangkah maju dengan apa yang dia sebut sebagai “meletakkan landasan simbolis untuk kuil” dengan secara bertahap memaksakan ritual Alkitab di dalam Masjid Al-Aqsa, membuka jalan bagi pendirian fisik kuil yang diklaim.  Ibhais memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa berada di “persimpangan sejarah,” mengatakan bahwa paparan rencana seperti itu pada tahap sebelumnya telah memicu respons yang memperlambat atau memaksa mereka mundur.  Laporan lokal mengatakan Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa dengan perlindungan keamanan ketat, sementara 178 pemukim memasuki halamannya selama periode pagi.  H4m4s mengutuk serbuan Ben Gvir ke halaman Masjid Al-Aqsa dan pelaksanaan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu, menggambarkannya sebagai bagian dari kebijakan pemerintah Israel yang melanggar dan meng-Yahudikan Masjid.  H4m4s juga menyerukan kepada negara-negara Arab dan Muslim serta komunitas internasional untuk mengambil tindakan mendesak untuk menghentikan pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap Masjid Al-Aqsa dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin Isr4el.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestine #gazaunderattack #islam
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar shalat Istisqa’ guna memohon diturunkannya hujan.  Hal ini diharapkan dapat menyudahi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia.  “Kemarau dan Kekeringan melanda kita bahkan kebakaran Karhutla masih terus terjadi, mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untukk shalat Istisqa’ (minta hujan),” ujar Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis.  Menurutnya, shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.  Selain usaha teknis dan fisik yang dilakukan oleh pemerintah serta petugas pemadam kebakaran di lapangan, doa bersama dinilai menjadi dorongan moral dan spiritual yang sangat penting.  Kiai Cholil berharap pengurus masjid, lembaga keagamaan, serta masyarakat luas di wilayah yang terdampak dapat segera mengoordinasikan pelaksanaan shalat Istisqa’ secara berjamaah.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #nasional #bencanaalam #indonesia #kebakaran #beritaindonesia
    • 🌋 Empat Gunung Api, Satu Pengingat untuk Kita Semua Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Ili Lewotolok di NTT, dan Gunung Ibu di Halmahera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik di wilayahnya masing-masing. Buat kita yang tinggal di Indonesia, pemandangan seperti ini sebenarnya bukan hal yang asing. Tapi keakraban kita dengan situasi seperti ini jangan sampai membuat kita lengah. Kepulan asap hari ini mungkin hanya terlihat dari kejauhan. Namun, kesiapsiagaan harus dimulai sebelum keadaan semakin berubah. Mari tetap tenang, pantau informasi resmi, kenali potensi bahaya di sekitar kita, dan pastikan keluarga tahu apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. Gunung api mungkin terlihat tenang, tapi alam tidak pernah benar-benar bisa kita tebak. Alam sudah memberi tanda yang mengharuskan kita mulai bersiap siaga sejak sekarang. Mari perbanyak doa, semoga Allah senantiasa menjaga serta memberi keselamatan kepada kita semua dari berbagai musibah yang menimpa. Aamiin Allahumma Aamiin... #indonesia #gempa #gunung #nasional #bencanaalam
    Next Post
    Habib Rizieq Jadi Tersangka, MUI: Pelanggaran Serupa Banyak! Polisi Harus Adil

    Buya Anwar Abbas Tegaskan Aliran Hakekok Balakasuta Padenglang adalah Sesat

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media