• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, Juli 4, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    Raih Penghargaan Sinergitas Kamtibmas, Dai Wahdah Islamiyah Soroti Pentingnya Kolaborasi Hukum dan Dakwah di Bulukumba

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    DPD Wahdah Islamiyah Bulukumba Gelar Musyawarah Pengurus Pleno (MPP) V, Teguhkan Semangat Perjuangan Dakwah

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    PP LIDMI 2026โ€“2028 Resmi Dilantik, Muhammad Ikram: Saatnya Mengokohkan Dakwah Menuju Indonesia Beradab

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    SD IT Rabbani Sukses Gelar Seminar Parenting, Tegaskan Pentingnya Sinergi dan Peran Ayah dalam Pengasuhan

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    MUI Siapkan Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas untuk Jerat Pelaku

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Al-Maqdisi Studies, BAITUL MAQDIS

Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Israel Bukan Sebuah Negara, Tetapi Proyek Kolonial Barat (Bag 1)

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 9 mins read
Mei 19, 2025
Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Israel Bukan Sebuah Negara, Tetapi Proyek Kolonial Barat (Bag 1)
608
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on WhatsApp

Setelah penelitian yang mendalam selama 40 tahun (1983-2023), peneliti ini telah menemukan bahwa kita sedang menghadapi sebuah proyek kolonial Barat yang ekspansionis dan strategis di wilayah Arab. Kesimpulan ini didapat dari dokumen-dokumen yang diungkapkan oleh pemerintah Inggris tersedia di Public Record Office di London yang dia pelajari selama beberapa tahun pada paruh pertama 1980-an, serta studi yang cermat dan panjang atas sumber-sumber lain yang tersedia.1

Proyek kolonial ini dimulai oleh pendeta Kristen di Inggris pada abad ke-19 dan kemudian dipupuk oleh negara Inggris, yang diwakili dengan pembukaan konsulat Inggris di Kota Suci Bayt al-Maqdis pada tahun 1838. Strategi ini diadopsi secara lebih luas oleh para pembangun Kekaisaran Inggris pada tahun 1840, sebelum kemunculan gerakan Zionis pada tahun 1897 sebagaimana akan dijelaskan lebih lanjut dan saat ini didukung oleh Amerika Serikat.

Untuk memahami topik penting ini, bab ini dibagi menjadi empat bagian. Bagian pertama membahas akar Proyek Kolonial Barat ini di wilayah Arab. Bagian kedua menyoroti dua komponen utama dari proyek kolonial ini: ‘Negara Buffer/Israel’ dan rezim-rezim di wilayah Arab. Bagian ketiga mengidentifikasi tujuan proyek kolonial Barat ini, serta menanyakan apakah tujuan tersebut masih relevan hingga hari ini. Bagian terakhir membahas masa depan dari ‘Negara Buffer/Israel.’

You might also like

Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel

Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel

Juni 28, 2026
Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

Juni 23, 2026
Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

Juni 17, 2026
Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

Juni 16, 2026

AKAR PROYEK KOLONIAL BARAT DI WILAYAH ARAB

Dalam proyek kolonial Barat di wilayah Arab ini, kebijakan kolonial Barat bertujuan untuk mendirikan ‘penghalang manusia asing,’ yang kemudian dikenal sebagai ‘Negara Buffer’ (Israel) di bagian barat daya Levant, secara geografis berdekatan dengan Mesir. Karena lokasinya yang strategis, penguasaan daerah ini oleh kekuatan asing apa pun jelas akan mencegah persatuan politik di wilayah Arab.

Peneliti menunjukkan dalam bukunya The Roots of the Palestinian Issue (1991), dan dalam artikelnya ‘Britain’s Role in Establishing the Jewish State: 1840-1948’ (2002) bahwa ‘negara Yahudi’ di wilayah Arab adalah proyek kolonial Barat sebelum menjadi proyek gerakan Zionis. Inggris mengeksploitasi aspirasi Yahudi untuk mendirikan tanah air nasional guna melaksanakan rencana dan ambisi mereka menguasai wilayah ini dan sumber dayanya. Dengan kata lain, ‘negara Yahudi’ adalah salah satu langkah menuju pencapaian tujuan kolonial strategis di wilayah ini.2

Langkah awal untuk proyek kolonial Inggris dimulai pada tahun 1800-an dengan adopsi oleh beberapa pendeta Kristen di Inggris pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 terhadap seruan kembalinya Yahudi ke Tanah Suci sebagai pemenuhan janji-janji dalam Taurat. Pada tahun 1838, Konsulat Inggris didirikan di Kota Suci Bayt al-Maqdis, dipimpin oleh William Young, yang menandai berdirinya konsulat Kristen Barat pertama di Kota Suci Bayt al Maqdis.

Pendirian konsulat ini terjadi di bawah ‘privilege asing’ di Kekaisaran Ottoman. Prancis melindungi umat Latin dan Katolik, dan Rusia melindungi umat Yunani Ortodoks. Sebagai tanggapan, Inggris mendeklarasikan perlindungan bagi kaum Druze, Armenia, Protestan, dan Yahudi di Suriah, Gunung Lebanon, Palestina, dan Salonika. Konsulat ini mengarahkan sebagian besar upayanya untuk melindungi komunitas Yahudi di Tanah Suci, yang pada saat itu menurut laporan Wakil Konsul Inggris tidak melebihi sembilan ribu tujuh ratus (9.700) orang, yang tersebar di Kota Suci Bayt al-Maqdis, Galilea, Safed, dan Tiberias.3

Selain itu, kebijakan Inggris bergantung pada pemisahan Mesir dari Levant sebagai persiapan untuk mendirikan ‘negara Yahudi’ di Tanah Suci. Ide tentang pentingnya memisahkan Mesir dari Levant berasal dari tahun 1840, ketika kekuatan besar, termasuk Inggris, menandatangani perjanjian di London pada 15 Juli 1840, untuk memisahkan Mesir, membatasinya dalam perbatasannya, dan memisahkan Levant darinya sebagai langkah awal menuju pemecahan tanah-tanah Arab.

Memang, sebagai bagian dari kebijakan ‘pecah belah dan kuasai’ yang terkenal, proyek kolonial Inggris dari tahun 1840 hingga 1948 (selama periode 108 tahun), bertujuan untuk memecah-belah persatuan politik wilayah Arab dengan mendirikan penghalang manusia asing atau jembatan di wilayah Arab yang memisahkan Mesir dari Kekaisaran Ottoman. Penghalang ini dimaksudkan untuk mengisolasi Mesir dari provinsi-provinsi Arab lainnya, mencegah persatuan antara Mesir dan Levant, selaras dengan kepentingan kolonial Barat, dan berfungsi sebagai pusat pengaruh Inggris di wilayah tersebut. Tujuannya adalah untuk menjaga kontrol kolonial yang berkelanjutan atas wilayah Arab dan sumber dayanya.

Korespondensi antara Menteri Luar Negeri Inggris Lord Palmerston dan duta besarnya di Istanbul, khususnya memorandum Palmerston tertanggal 11 Agustus 1840, dan suratnya pada Februari 1841, mengungkapkan tujuan sebenarnya yang ingin dicapai oleh kebijakan Inggris dengan mendirikan jembatan atau penghalang manusia Yahudi di Tanah Suci.

Tujuan ini adalah untuk menciptakan wilayah regional di dalam Kekaisaran Ottoman di bawah perlindungan Inggris, membentuk penghalang yang mencegah persatuan politik di antara provinsi-provinsi Arab. Penting untuk dicatat bahwa Inggris, pada tahap-tahap tertentu, tidak menentang beberapa bentuk persatuan di antara provinsi-provinsi Arab dalam kerangka yang dapat dikonfigurasi. Inggris bahkan menyarankan dan mempromosikan gagasan mendirikan Liga Arab, misalnya.4

Ide-ide Palmerston dan inisiatifnya mengenai perlunya menemukan sekutu yang kuat serta mendirikan ‘negara Yahudi’ di Tanah Suci di bawah perlindungan Inggris semakin diperkuat5, terutama setelah pendudukan Inggris di Mesir pada tahun 1882. Pendudukan Inggris di Mesir ini mewakili tahap maju yang praktis dalam pelaksanaan proyek kolonial strategis Barat.

Dalam konteks persaingan kolonial melawan kolonial, Inggris menyerukan pembentukan komite tertinggi yang mengkhususkan diri dalam urusan kolonial dari tujuh negara Eropa. Komite ini mencakup sekelompok sarjana terkemuka dalam sejarah, sosiologi, ekonomi, pertanian, geografi, dan minyak bumi, termasuk: Profesor James, penulis The Decline of the Roman Empire, dan Louis Madelin, penulis The Rise and Fall of the Napoleonic Empire. Mereka menyerahkan laporan mereka kepada Perdana Menteri Inggris, Campbell Bannerman, pada tahun 19077. Laporan ini menekankan bahwa sumber bahaya nyata bagi negara-negara kolonial Barat tersebut berasal dari provinsi-provinsi Arab dan rakyat Arab yang tinggal di sana, karena berbagai faktor yang mereka miliki. Untuk menghindari potensi bahaya dari wilayah Arab, laporan ini merekomendasikan langkah-langkah berikut:

  1. Bekerja untuk menciptakan keadaan perpecahan, disintegrasi, dan fragmentasi di wilayah Arab.
  2. Mendirikan negara-negara buatan yang tunduk pada kekuasaan kolonial Barat dan berada di bawah kendalinya.
  3. Memerangi segala bentuk kesatuan intelektual, spiritual, atau historis, serta menggunakan segala cara ilmiah yang kuat untuk memisahkan wilayah dan rakyatnya satu sama lain (rekomendasi khusus).
  4. Untuk melaksanakan rekomendasi di atas, perlu dilakukan upaya memisahkan bagian Afrika dari wilayah Arab dari bagian Asia-nya, serta mendirikan sebuah ‘Negara Buffer’ di Tanah Suci. Hal ini karena “pendirian penghalang manusia asing yang kuat di daratan yang menghubungkan Eropa dengan dunia kuno dan menghubungkan mereka dengan Laut Mediterania, menciptakan kekuatan yang bermusuhan dengan rakyat wilayah tersebut dan bersahabat dengan negara-negara Eropa dan kepentingan mereka di dekat Terusan Suez, adalah pelaksanaan praktis mendesak dari metode yang diusulkan” (rekomendasi mendesak).

Laporan ini menjadi lampu hijau bagi kebijakan praktis Inggris dan gerakan Zionis untuk merebut Tanah Suci dari wilayah Arab lainnya, untuk menciptakan inti kolonial di dalamnya yang mewakili penghalang atau jembatan manusia asing di wilayah tersebut. Penghalang ini dimaksudkan untuk memisahkan Mesir dari Kekaisaran Ottoman, mengisolasi Mesir dari provinsi-provinsi Arab lainnya, khususnya Levant, serta mencegah persatuan nyata antara Mesir dan Levant. Tujuannya adalah untuk menjaga pengaruh kolonial di wilayah tersebut, selaras dengan kepentingan kolonial Barat, dan berfungsi sebagai pusat pengaruh Inggris di wilayah tersebut, dengan tujuan menjaga kontrol kolonial yang berkelanjutan atas wilayah Arab dan sumber dayanya.

Peneliti mencatat bahwa ada hubungan organik antara kolonialisme Barat dan Israel: Israel adalah pilar kolonialisme Barat di wilayah tersebut, dan telah dan masih memiliki peran fungsional sebagai ‘Negara Buffer’ dalam hal: merobek-robek dan memecah belah wilayah Arab, menciptakan negara-negara bawahan di dalamnya, mencegah persatuan Arab, menghalangi kemunculan Arab sebagai kekuatan regional, dan melayani kepentingan Barat di wilayah Arab, termasuk kontrol ekonomi atas sumber dayanya.

Memang, setelah berakhirnya Perang Dunia Pertama, kolonialisme berhasil memecah belah tanah-tanah Arab menjadi unit-unit geografis kecil yang selaras dengan proyek kolonial strategis ekspansionis Barat dan ambisi kolonial Barat di wilayah Arab. Pada level Levant, dibentuklah Emirat Transyordania โ€“ seperti yang akan dibahas โ€“ atas keputusan Churchill pada tahun 1921. Kemudian, Emirat Transyordania dipisahkan dari Palestina, dan Palestina dan Transyordania dipisahkan dari Suriah dan Lebanon. Perbatasan geografis Palestina ditentukan dan ditetapkan berdasarkan deklarasi Inggris (Deklarasi Balfour), pasal-pasal Mandat Inggris untuk Palestina, dan perjanjian Inggris-Prancis mengenai hal ini.

Perbatasan antara Palestina dengan Suriah dan Lebanon ditetapkan oleh perjanjian Prancis-Inggris pada 23 Desember 1920, dan dimodifikasi pada 1922-1923. Sementara itu, perbatasan antara Palestina dan Transyordania ditetapkan oleh Komisaris Tinggi Inggris untuk Palestina dan Transyordania pada 1 September 1922. Sementara itu, perbatasan antara Mesir dan Palestina ditetapkan oleh perjanjian yang dibuat pada 1 Oktober 1906. Perlu dicatat bahwa perbatasan pertama yang ditetapkan adalah dengan Mesir, yang telah diduduki oleh Inggris sejak 1882, sebelum deklarasi Inggris (Deklarasi Balfour), Mandat Inggris, atau Perjanjian Sykes-Picot.

Berdasarkan perbatasan-perbatasan ini, wilayah Palestina di bawah Mandat Inggris (tanah dan air) adalah 27.009 kilometer persegi. Pada tahun 1948, ‘Negara Buffer/Israel’ menduduki 20.700 kilometer persegi, atau 77 persen dari total wilayah Palestina di bawah Mandat Inggris, dan menyelesaikan pendudukan sisanya setelah perang/panggung tahun 1967. Pada tahun ketika Syarif Hussein mendeklarasikan revolusinya (1916), Inggris dan Prancis membagi tanah-tanah Arab di antara mereka sendiri sesuai dengan Perjanjian Sykes Picot 1916. Dengan demikian, Inggris memadamkan mimpi persatuan Arab yang dibayangkan oleh Syarif Hussein bin Ali dan anak-anaknya.

Langkah strategis kolonial berikutnya โ€“ untuk proyek kolonial strategis ekspansionis Barat di wilayah Arab โ€“ diwakili dalam upaya mencari afiliasi historis untuk unit-unit geografis ini untuk memperdalam pembagian dan fragmentasi mereka. Hal ini dilakukan melalui upaya ilmiah yang sistematis untuk menghidupkan kembali sejarah kuno setiap unit geografis. Penggalian ditingkatkan untuk menemukan sisa-sisa peradaban kuno, dengan demikian melacak setiap unit geografis kembali ke asal kunonya. Mesir adalah salah satu unit pertama yang menghidupkan warisan ini, melalui kegiatan gerakan yang mendukung Pharaonisme, yang dipromosikan oleh pers, dan sekelompok orang yang dididik di Eropa dan dipengaruhi oleh peradaban Barat.7

Secara umum, Mesir, dengan berbagai arus yang beragam, mengadopsi slogan nasionalisme lokal Mesir dan sibuk dengan urusan internalnya sendiri. Ia memilih untuk hidup dalam isolasi dari apa yang terjadi di luar perbatasan regionalnya dan tidak menunjukkan minat pada masalah Palestina atau perkembangan politik internal di Palestina selama tiga dekade pertama abad ke-20. Ide tentang takdir bersama Arab tidak terlalu populer di antara semua partai politik Mesir, dan banyak tokoh masyarakat di Mesir tidak mengetahui kenyataan Zionisme dan proyek pemukimannya di Palestina. Banyak politisi Mesir, termasuk pemimpin nasional Mesir Saad Zaghloul, menunjukkan sedikit minat pada perkembangan politik di Palestina. Sedangkan untuk pemerintah Mesir, mereka menunjukkan sedikit minat pada masalah Palestina, dengan mengklaim mengikuti kebijakan netralitas ketat dan tidak ikut campur dalam urusan Palestina. Sebaliknya, mereka berpartisipasi dalam kegiatan Zionis di Palestina, seperti mengirim Ahmed Lutfi el-Sayed โ€“ direktur Universitas Mesir โ€“ dan Ahmed Ziwar Pasha โ€“ Perdana Menteri Mesir pada tahun 1925 โ€“ untuk mewakili pemerintah Mesir pada pembukaan Universitas Ibrani di Kota Bayt al-Maqdis. Beberapa pemerintah Mesir bahkan menentang gerakan Palestina melawan proyek Zionis di Palestina dan mencoba membendung dukungan Mesir untuk Palestina, seperti yang terjadi dengan pemerintahan Mohamed Mahmoud pada tahun 1929, pemerintahan Mustafa el-Nahhas Pasha pada tahun 1930, dan pemerintahan Ismail Sidqi pada tahun 1931. Singkatnya, Mesir โ€“ pemerintah, gerakan nasional, dan basis rakyat โ€“ terisolasi dari peristiwa di Palestina, dan gerakan nasional Mesir tidak mampu memahami kenyataan apa yang terjadi di Palestina.8 (Bersambung…)

Catatan:

  1. Untuk pemahaman yang lebih baik mengenai proyek kolonial Barat di kawasan Arab, lihat: Abd al-Fattah El Awaisi, The Roots of the Palestinian Issue: 1799-1923 (Hebron, Tepi Barat yang Diduduki: al-Hassan House for Publication, 1991), hlm. 135-250; Abd al-Fattah El-Awaisi, โ€œThe Knowledge Model of al-Nasser Salah al-Din al Ayyubi for the Liberation of the Holy Land from the Crusader Occupation, as an Analytical Tool for Understanding, Interpreting, Realisation, and Directing our Contemporary Reality,โ€ Journal of Islamicjerusalem
    Studies, Vol. 20, No. 3 (2020), hlm. 360-362; Khalid El-Awaisi, โ€œThe Origins of the Idea of Establishing A โ€˜Zionist Client-Stateโ€™ in Islamicjerusalem,โ€ Journal of al-Tamaddun, Vol. 14, No. 1 (2019), hlm. 13-26; Khalid El-Awaisi dan Emine YiฤŸit, โ€œEarly Foreign Penetration in the Holy Land during the Late Ottoman Period: The Role of Britain,โ€ Journal of Islamicjerusalem Studies, Vol. 20, No. 1 (2020), hlm. 1-18; Abdul-Wahab Kayyali, โ€œZionism and Imperialism: The Historical Origins,โ€ Journal of Palestine Studies, Vol. 6, No. 3 (1977), hlm. 98-112.
  2. Abd al-Fattah El-Awaisi, โ€œBritainโ€™s Role in Establishing the Jewish State: 1840-1948,โ€ Journal of Social Affairs, Vol. 19, No. 75 (2002), hlm. 149-150.
  3. Abd al-Fattah El-Awaisi, The Strategic Planning for the Next Liberation of al-Aqsa Mosque, (ฤฐstanbul: Dar al-Usual al-Ilima, 2022), hlm. 298.
  4. El-Awaisi, The Roots of the Palestinian Issue: 1799-1923, hlm. 148-149.
  5. El-Awaisi, The Roots of the Palestinian Issue: 1799-1923, hlm. 150-154.
  6. El-Awaisi, The Roots of the Palestinian Issue: 1799-1923, hlm. 162-164.
  7. Abd al-Fattah El-Awaisi, Egypt and the Palestine Question before 1936, (al-Quds: 1987), hlm. 19-22.
  8. El-Awaisi, Egypt and the Palestine Question before 1936, hlm. 6-15.

**********

Penulis: Prof. Dr. Abd Al-Fattah El-Awaisi al-Maqdisi
(Seorang guru besar Hubungan Internasional dan Founder of the Global Civilizational Knowledge Project for Baitul Maqdis and its Field of Inquiry โ€œIslamic Jerusalem Studiesโ€)

Demikian Semoga Bermamfaatโ€ฆ
@Wallahu โ€˜alam bishowabโ€ฆ

Artikel:ย www.mujahiddakwah.comย (Menginspirasi dan Menyuarakan Kebenaran)

Tags: Islamic Jerusalem StudiesPembebasan Baitul MaqdisPenjajah IsraelProf Abdul al-Fattah el-AwaisiProyek Kolonial Barat
608
SHARES
3.4k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Diguyur Hujan, Ribuan Umat Islam di Bogor Tuntut Genosida Dihentikan di Gaza

Next Post

Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Ribuan Warga Serukan Stop Genosida di Gaza

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Aktivis Komite Solidaritas Palestina, Member of Ummah International & Saladin Comunity.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel
    BAITUL MAQDIS

    Kesaksian Jurnalis Gaza: Dipukuli, Dirantai, hingga Ditolak Berobat di Penjara Israel

    Juni 28, 2026
    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman
    BAITUL MAQDIS

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

    Juni 23, 2026
    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan
    BAITUL MAQDIS

    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

    Juni 17, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa
    BAITUL MAQDIS

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026
    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla

    by Muh Akbar
    April 22, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat:ย Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina:ย Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1639 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      899 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qurโ€™an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    PALESTINA TERKINI

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    1.000 Hari Genosida Gaza, Dunia Kian Diam dan Luka Kemanusiaan Semakin Menganga

    Juli 3, 2026
    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Pasukan Penjajah Israel Mengintensifkan Operasi Militer di Seluruh Wilayah Gaza

    Juli 1, 2026
    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    AS Kembali Serang Teheran, Iran Membalas: Perundingan Damai Runtuh?

    Juni 28, 2026
    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Juni 23, 2026
    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Juni 21, 2026
    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Juni 18, 2026
    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Juni 16, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Juni 16, 2026
    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Juni 16, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • *1000 Hari G4z4: Stop Gen0sida* ๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ  ๐Ÿ“Œ ๐Ÿญ.๐Ÿฌ๐Ÿฌ๐Ÿฌ ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ฎ๐—น๐˜‚, ๐—ป๐—ฎ๐—บ๐˜‚๐—ป ๐—น๐˜‚๐—ธ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ฒ๐—น๐˜‚๐—บ ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ ๐˜‚๐˜€๐—ฎ๐—ถ. ๐—๐—ฎ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฏ๐—ถ๐—ฎ๐—ฟ๐—ธ๐—ฎ๐—ป ๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐—ถ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ.  1.000 hari telah berlalu, tetapi penderitaan Gaza belum berakhir. Di balik setiap angka ada manusia: anak-anak yang kehilangan orang tua, keluarga yang kehilangan rumah, pasien yang tak bisa berobat, dan jutaan jiwa yang berjuang melawan lapar di tengah kehancuran.  Ini bukan sekadar statistik, melainkan potret nyata dari salah satu krisis kemanusiaan terbesar di zaman kita.  Terus suarakan kebenaran, doakan saudara-saudara kita di Gaza, dan ambil bagian sesuai kemampuan agar harapan mereka tetap hidup.  ๐—ฌ๐—ฎ ๐—”๐—น๐—น๐—ผ๐—ต, ๐˜๐—ผ๐—น๐—ผ๐—ป๐—ด๐—น๐—ฎ๐—ต ๐˜€๐—ฎ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ-๐˜€๐—ฎ๐˜‚๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฎ๐—บ๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—š๐—ฎ๐˜‡๐—ฎ.
๐—•๐—ฒ๐—ฟ๐—ถ๐—ธ๐—ฎ๐—ป๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—บ๐—ฒ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ฎ ๐—ธ๐—ฒ๐—ธ๐˜‚๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—ป, ๐—ธ๐—ฒ๐˜๐—ฎ๐—ฏ๐—ฎ๐—ต๐—ฎ๐—ป, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป-๐— ๐˜‚. ๐—”๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ถ๐—ป ๐—ฌ๐—ฎ ๐—ฅ๐—ฎ๐—ฏ๐—ฏ๐—ฎ๐—น โ€˜๐—”๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ถ๐—ถ๐—ป ๐Ÿคฒ๐Ÿป  #palestine #gaza #genosida #gazaunderattack #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ
    • Guna mengatasi kekosongan hukum positif di Indonesia, Majelis Ulama Indonesia (MUI) secara resmi mengambil langkah strategis dengan menyusun Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) Pidana L9BT.  Langkah komprehensif ini dipersiapkan untuk mendorong regulasi tersebut masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) di DPR RI, sehingga Indonesia memiliki payung hukum yang kuat dan sanksi riil yang pasti nasional bagi para pelaku serta pengkampanyenya.  Tulis DUKUNG MUI di kolom komentar sebagai bentuk dukunganmu memberantas perilaku L9BT!!!  #tolaklgbt #lgbtq #mui #nasional
    • Seorang tentera Isr4el dilihat melemparkan bom ke dalam sebuah masjid ketika jemaah sedang menunaikan solat di Tepi Barat yang diduduki. Insiden ini menimbulkan kebimbangan terhadap keselamatan orang awam serta penghormatan terhadap rumah ibadah di tengah serang penjajah Zi0nis yang terus berlanjut. Lihatlah betapa biadabnya mereka, masih persis dengan watak mereka sejak dahulu yang hobi membunuh para Nabi dan merusak tempat ibadah umat manusia. #palestina #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ #masjidalaqsa #gaza #tepibarat
    • Serangan Isr4el tidak hanya merobek-robek tenda-tenda, serangan itu juga memaksa sekitar 200 keluarga pengungsi Palestina di kawasan Al-Mawasi, Khan Younis, untuk mengungsi. Akibatnya, telah menghancurkan satu-satunya tempat berlindung mereka serta sedikit barang-barang yang tersisa. Inilah tujuan pendudukan Israel di Jalur Gaza hari ini: membunuh anak-anak dan menargetkan warga sipil yang tidak bersalah. Di tengah puing-puing dan kehancuran, rakyat Gaza terus bertanya: Di mana para mediator yang dahulu menjanjikan gencatan senjata? Sampai kapan dunia akan tetap diam menyaksikan pembantaian ini? Sejak kemarin hingga saat ini, jumlah korban tewas telah melampaui sepuluh orang, sementara serangan dan pemboman Israel di Jalur Gaza terus berlanjut. Menurut sumber kesehatan, jumlah korban tewas sejak pelanggaran gencatan senjata dimulai pada Oktober 2025 telah meningkat menjadi 1.045 orang, ditambah 3.380 orang terluka. Jangan pelit do'akan yang terbaik untuk saudara-saudara kita di Gaza. Semoga Allah berikan ketabahan dan kemenangan serta kesyahidan bagi yang telah meninggal. Allahumma Aamiin... ๐Ÿ™Œ๐Ÿ™Œ #gaza #palestina #freepalestine๐Ÿ‡ต๐Ÿ‡ธ #genosida #gazaunderattack
    • Mau dibilang toleransi dan menghargai hak manusia, kalau yg namanya LGBT gak ada toleransinya.  Kalau memang mau dianggap manusia, maka berlakulah selayaknya manusia normal.  Ditakdirkan jadi laki-laki atau perempuan, maka jadilah seperti apa yg sudah Allah tetapkan. Nggak usah belokโ€™ menyalahi kodrat.  Selain melanggar norma, LGBT merugikan diri sendiri dan orang lain. Di agama manapun nggak ada namanya LGBT.  Tobatlah para LGBT!!!  SC: @iyuztagram  #lgbt #tolaklgbt #nasional #penyimpanganseksual
    Next Post
    Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Ribuan Warga Serukan Stop Genosida di Gaza

    Aksi Bela Palestina di Kawasan Monas, Ribuan Warga Serukan Stop Genosida di Gaza

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ยฉ2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    ยฉ Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media