MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Obat tradisional atau jamu Indonesia ternyata masih kalah populer dengan ramuan obat tradisional asal China dalam penangan virus korona di Indonesia.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Inggrid Tania menyampaikan hal tersebut dalam rapat dengar pendapat umum secara virtual bersama Komisi VI DPR RI, Senin.
Inggrid mengatakan telah menemukan bahwa obat tradisional China mulai digunakan untuk menangani pasien yang terinfeksi virus korona di Indonesia, padahal produk obat tradisional dalam negeri masih bisa memenuhi kebutuhan tersebut.
Dia menilai pernyataan China yang menyebutkan bahwa pasien Covid-19 di negaranya bisa sembuh karena mengonsumsi obat tradisional terus dipromosikan ke berbagai negara, termasuk Indonesia.
“Pemerintah China saya tahu ada misi dagang untuk ekspansikan obat tradisionalnya ke luar negeri sehingga mereka membuat program publikasi bahwa mereka merekomendasikan obat-obat tradisional China ini ke banyak negara termasuk Indonesia,” ujar Inggrid.
Oleh karena itu, Inggrid mengatakan kepada Komisi VI DPR RI bahwa dia heran karena obat tradisional China justru lebih diutamakan dan mendapatkan kesempatan untuk dipakai untuk penanganan pasien di rumah sakit rujukan Covid-19 di Indonesia, sementara jamu dan obat tradisional dalam negeri tidak mendapatkan kesempatan yang sama.
Dia juga mengatakan sudah melakukan uji klinis terhadap obat tradisional China yang ternyata hanya merupakan obat untuk masuk angin yang diberikan untuk orang dalam pemantauan (ODP) Covid-19 yang mengalami gejala masuk angin.
Berdasarkan hal tersebut, Inggrid semakin menyayangkan karena sebenarnya formula obat tradisional untuk masuk angin banyak tersedia di Indonesia dan tidak perlu impor dari China.
“Saya tidak tahu secara persis siapa yang rekomendasikan ini [obat tradisional China untuk penanganan Covid-19 di Indonesia],” kata dia.
Laporan: Iqbal Musyaffa
Editor: Muhammad Akbar













































































