MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) akan gelar Muktamar V pada 2-3 Februari 2024 mendatang. Hal itu disampaikan oleh Ilma Auliya, selaku Ketua Umum. Menurut dia, pihaknya telah memilih lokasi pelaksanaan acara tersebut yakni di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Insya Allah, alhamdulillah, kami akan melaksanakan Muktamar V FMDKI pada Februari 2024, awal tahun ini. Kegiatan dilakukan secara hybrid dengan peserta offline berpusat di Makassar dan peserta online bergabung via Zoom Meeting,” ujarnya saat diwawancarai, Selasa (02/01/2024).
Lebih lanjut, wanita kelahiran Bima tersebut juga mengungkapkan bahwa tema yang diusung pada Muktamar V ini tidak lain merupakan tujuan dari FMDKI itu sendiri yaitu memulai peradaban manusia yg bermutu dari kampus, dengan mengangkat tema “Optimalisasi Dakwah Kampus Menuju Indonesia Bermartabat”.
“Dakwah di kampus yang dilakukan oleh FMDKI bertujuan untuk mengajak para Mahasiswa untuk cerdas juga secara spiritual, dan mengembalikan mereka untuk kembali menapak kepada akhlak dan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia dan juga sesuai tuntunan syariat agama. Proses ini tentu tidak mudah dengan banyaknya tantangan zaman dan permasalahan pada generasi ini, namun dakwah tak seharusnya menyerah, justru harus bangkit dan lebih mengoptimalkan lagi perjuangan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, biidznillah,” jelasnya.
Rumaisha, selaku panitia pelaksana menjelaskan bahwa Muktamar V FMDKI ini akan dirangkaikan dengan kegiatan nasional yaitu Temu Aktivis Dakwah Kampus Nasional se-Indonesia (TADKN).
“Selain persidangan Muktamar V FMDKI di tanggal 2-3 Februari mendatang sebagai agenda utama, juga akan dirangkaikan dengan kegiatan nasional yaitu TADKN pada tanggal 20 Januari 2024,” paparnya.
Rumaisha menambahkan, ia berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menyatukan asa demi terwujudnya dakwah kampus yang lebih baik.
“Adapun target peserta pada kegiatan ini adalah seluruh pengurus FMDKI dan Lembaga Dakwah Kampus di seluruh Indonesia yang nantinya dilaksanakan secara hybrid,” jelas Rumaisha sapaan akrabnya.
Reporter: Wahyuni
















































































