MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Siswa-siswi SD Nur Islam Nunukan dan Pandu Hidayatullah menggelar aksi galang dana untuk membantu korban perang kebrutalan Israel atas penduduk Palestina. Aksi ini digelar sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap sesama umat manusia.
Pada hari Senin, 16 Oktober 2023, siswa-siswi SD Nur Islam Nunukan menggelar aksi galang dana di sekolah. Mereka mengumpulkan dana dari teman-teman dan guru-gurunya. Sementara itu, Pandu Hidayatullah turun ke jalan untuk mengajak masyarakat Nunukan untuk mengecam perang Israel-Hamas.
“Ini adalah aksi solidaritas dari adik-adik siswa SD Nur Islam dan masyarakat Nunukan untuk Palestina yang sedang dibombardir oleh Israel,” terang M. Nor Komara, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan BMH Kaltara.
Dana kemanusiaan yang terkumpul akan disalurkan melalui Laznas BMH. BMH akan segera mengirimkan bantuan tahap awal untuk mendukung pelayanan medis bagi korban terdampak melalui tim medis/Rumah Sakit yang ada di sana.
Aksi galang dana yang dilakukan oleh siswa SD Nur Islam Nunukan dan Pandu Hidayatullah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama umat manusia tidak mengenal batas usia.
“Aksi ini diharapkan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat untuk saling membantu dan peduli terhadap sesama,” tutup Komara.
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, sebagaimana dilansir RT Arabic, pada Minggu dini hari (15/10/2023), mengumumkan bahwa selama 24 jam terakhir sebanyak 300 penduduk sipil Palestina meninggal dunia dan 800 lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritasnya merupakan anak-anak dan perempuan.
Jumlah korban jiwa akibat pemboman terus menerus Israel di Jalur Gaza telah meningkat menjadi lebih dari 2.500 orang dan lebih dari 9.500 orang mengalami luka-luka di Jalur Gaza.
Laporan: Humas BMH
Editor: Admin MDcom















































































