MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an Abu Bakar Ash-Shiddiq Bulukumba meliburkan para santrinya dan memindahkan kegiatan menghafal santri kerumah masing masing yang dipantau dengan sistem control online demi pencegahan dan deteksi dini Corona Virus Disease (Covid-19) pada hari Selasa, (17/03/2020)
Menaggapi himbauan pemerintah dan surat edaran dari Pimpinan Yayasan Wahdah Islamiyah tentang Lockdown untuk deteksi dini Covid-19, A. Muhammad Syawal, S.H.I (Pimpinan Pondok Pesantren Penghafal Al-Qur’an Abu Bakar Ash-Shiddiq Bulukumba) memutuskan untuk meliburkan santri selama dua pekan.
“Sebagaimana yang kita dengar tentang Covid-19 yang sudah menjadi isu internasional, dan dari pemerintah menghimbau agar diadakan Lockdown maka kita memutuskan untuk meliburkan santri selama dua pekan kedepan,” ujarnya kepada wartawan mujahiddakwah.com.
Selama dua pekan Lockdown, Pimpinan Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-shiddiq ini menginstruksikan sistem setor hafalan online untuk menjaga kualitas hafalan santri.
“Kita tetap adakan sistem setor hafalan online, entah rekaman hafalan atau lebih baik lagi dengan vidio call supaya pembina bisa lihat langsung apa yg dilakukan oleh santri,” lanjutnya.
Lebih lanjut, terkait dengan jadwal yang ditatapkan KEMENAG untuk pelaksanaan USBN kelas Tiga Wusto (setara SMP) yang masih dalam masa Lockdown yaitu pada 23 maret mendatang, akan dikordinasikan melalui kontak orangtua santri.
“Kalau soal kelas tiga ini, nanti kita tunggu keputusan depag, kalau hasilnya nanti ternyata tetap ujian, kita akan kordinasikan kepada orang tua santri, karena semua kontaknya sudah ada,” tutupnya.
Reporter: Fadli Anas
Editor: Muhammad Akbar


















































































