بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيم
MUJAHID DAKWAH.COM, Gowa – Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Al-Muhajirin Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) menggelar Motivation Training For Moslim dengan mengangkat tema “Menjadi Generasi Qur’ani Diera Milenial” di Musallah Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Samata, Gowa, Ahad (11/04/2018).
Dalam kegiatan tersebut menghandirkan Ketua Himpunan Pelajar Muslim Indonesia Ustadz Muhtadin Akbar, S.Si sebagai pemateri. Dihadapan puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas, Ustadz Muhtadin dalam tausiahnya mengatakan hari ini para pemuda tidak lagi menjadikan Alquran sebagai sahabatnya sebagaimana para pemuda terdahulu.
“Teman-teman ingatkah kita kepada Usama bin Zaid, Khalid bin Walid, Shalahuddin Al-Ayyubi dan Sultan Muhammad Al-Fatih mereka semua menjadi penglima perang yang tangguh diusia mudanya, ada kesamaan diantara mereka yaitu tertanam nilai-nilai Alquran didadanya sehingga tak tahu lagi kata takut dalam peperang,” ujar pria lulusan Jurusan Kimia Unhas ini.
Ustadz Muhtadin juga mengatakan, dampak dari meninggalkan Alquran berakibat terasa sempitnya kehidupan, menjadi hina dan merupakan kebodohan.
“Hal ini terjadi karna pemuda jarang membacanya dan tidak mengamalkannya,” ungkapnya.
Senada dengan pernyataan tersebut Ketua Umum LDF Al-Muhajirin Ahmad Zulkiram juga mengatakan, pentingnya mengamalkan Alquran dalam kesaharian mahasiswa.
“Mahasiswa adalah penerus bangsa dan agama, maka harapan kami bahwa mahasiswa ataupun pemuda tidak hanya menghabiskan waktunya untuk berpangku tangan dan selalu berada di zona nyamannya, akan tetapi mereka harus Qum Faandzir bangkit dan berikan peringatan,” ujarnya []
Editor: MAS












































































