MUJAHIDDAKWAH.COM, TEPI BARAT – Presiden Palestina Mahmud Abbas, Rabu (22/04/2020), dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi resmi, menyatakan bahwa pemerintahannya akan membatalkan semua perjanjian dengan Israel dan Amerika Serikat, jika Israel kembali melakukan aneksasi wilayah Tepi Barat.
“Jika Israel kembali mencaplok bagian dari tanah kami, kami akan mempertimbangkan semua perjanjian dan kesepahaman antara kami dan kedua negara ini (Amerika dan Israel),” tegas Abbas.
Palestina akan membatalkan seluruh perjanjian dengan Israel akan jika Netanyahu mencoba mengambil alih Lembah Yordania, Laut Mati utara atau wilayah apapun dari Tepi Barat yang diduduki pada tahun 1967.
“Kami akan mengambil setiap keputusan atau tindakan yang diperlukan untuk menjaga hak-hak kami. Dalam konteks ini, kami telah memberi tahu semua pihak internasional terkait, termasuk pemerintah Amerika dan Israel, bahwa kami tidak akan berpangku tangan jika Israel menyatakan pencaplokan terbarunya,” tambahnya.
Abbas juga mengatakan bahwa kesibukan dunia internasional akibat Covid-19 tidak dapat dimanfaatkan Israel untuk menjalankan rencana busuknya. Palestina akan terus berjuang untuk setiap jengkal tanahnya.
Sumber: Reuters
Editor: Muhammad Akbar











































































