MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Lembaga Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (Laznas BMH) menerima penghargaan dari Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam atas kontribusinya dalam mendukung gerakan dakwah di wilayah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T) dan kawasan perbatasan.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Muchlis M. Hanafi didampingi Waryono Abdul Ghofur di Kantor Kementerian Agama RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026). Dalam sambutannya, Muchlis memberikan apresiasi atas kiprah dakwah yang dijalankan Laznas BMH bersama Hidayatullah, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah 3T dan perbatasan.
“Kami sangat mengapresiasi kiprah dakwah Laznas BMH dan juga Hidayatullah sebagai ormas Islam yang telah memberikan perhatian serius terhadap dakwah di daerah 3T dan perbatasan,” ujar Direktur Penerangan Agama Islam ini.
Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghofur menambahkan keterlibatan BMH dan Hidayatullah menjadi kontribusi terbesar dalam program pengiriman dai 3T yang digelar bersama Kementerian Agama dan lembaga zakat selama Ramadhan lalu.
“Dari total 2.199 dai dan daiyah yang dikirim, sebanyak 1.000 dai berasal dari BMH dan Hidayatullah. Harapannya ke depan program ini bisa lebih dimassifkan lagi,” kata Waryono.
Sementara itu, Kepala Humas Laznas BMH, Syamsuddin mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi lembaganya untuk terus memperkuat kontribusi dakwah di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih.
Menurutnya, sejak berdiri pada 2001, Laznas BMH telah menaruh perhatian besar terhadap penguatan dakwah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah 3T.
“Apresiasi dari Kementerian Agama RI yang diterima hari ini kami maknai sebagai dorongan dari pemerintah kepada kami untuk memberikan kontribusi yang lebih baik lagi bagi masyarakat, khususnya yang berada di wilayah 3T dan perbatasan,” ujarnya.
Syamsuddin juga berharap gerakan dakwah di wilayah 3T semakin mendapat dukungan luas dari berbagai pihak melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
“Kami berharap gerakan dakwah di daerah 3T ke depan semakin mendapatkan perhatian dari banyak pihak, yang ditandai dengan semakin banyaknya pihak yang siap berkolaborasi mendukung gerakan tersebut,” pungkasnya.
Laporan: Humas BMH














































































