MUJAHIDDAKWAH.COM, SELAYAR – Gelaran Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) XXXIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023 yang dilaksanakan di Kabupaten Kepulauan Selayar sejak Selasa 2 Mei 2023, ditutup Senin malam 8 Mei 2023 oleh Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif.
“Alhamdulillah, Kami sangat bersyukur atas prestasi-prestasi yang telah diraih oleh seluruh peserta. Semoga dengan apa yang telah diperoleh, tidak menjadikan ananda merasa puas diri. Semoga bisa terus belajar dan menjadi generasi Qurani yang membanggakan,” ucap wakil bupati H. Saiful Arif.
Seremoni penutupan STQH ke-33 tahun 2023 ini digelar di Lapangan Pemuda yang letaknya tepat berada di jantung Kota Benteng Selayar. Wakil Bupati Selayar juga turut memotivasi peserta yang belum meraih juara STQH tahun ini.
“Teruntuk Ananda yang belum meraih juara, kiranya agar tidak berkecil hati. Setiap perlombaan akan ada yang menang dan ada yang kalah. Tetap semangat dan asah kemampuan, semoga pada lomba atau dikegiatan mendatang bisa menduduki kursi juara,” tambahnya.
Dalam penutupan ini diumumkan para juara, peringkat 10 besar dan juara umum pada ajang musabaqah dua tahunan ini. Pengumuman dibacakan oleh Koordinator Dewan Hakim STQH XXXIII, K.H. Syam Amir Yunus, SQ dan berdasarkan keputusan Dewan Hakim, Kota Makassar dinobatkan sebagai Juara Umum STQH XXXIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2023, dengan perolehan 4 emas dan 6 perak.
Diketahui, STQH XXXIII Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan ini diikuti 410 peserta yang berasal dari 24 Kabupaten / Kota se Sulawesi Selatan dengan memperlombakan 5 Cabang diantaranya 1. Cabang Tilawatil Al-Quran Golongan Tilawah Anak-Anak dan Tilawah Dewasa, 2. Cabang Hifdzil Al-Quran Golongan Hifzh 1 Juz, 5 Juz, 10 Juz, 20 Juz dan 30 juz, 3. Cabang Tafsir Al-Quran Golongan Bahasa Arab 4. Cabang Hapalan Hadist Golongan Hapalan 100 dengan sanad dan Hapalan 500 hadist tanpa sanad.
Pada Cabang Hifzhul Qur’an 30 Juz, diketahui yang meraih Juara 1 dan mendapatkan mendali emas adalah Mahasiswa STIBA Makassar yang bernama Muhammad Ikhsan Sulaeman. Selian Ikhsan, mahasiswa STIBA Makassar atas nama Muh. Adzim Fadlan Tangdiombo juga berhasil meraih juara Harapan II pada kategori Hifzhul Qur’an 30 Juz.
Di usianya yang masih belia, mahasiswa Semester II Program Studi Perbandingan Mazhab STIBA Makassar ini telah menjadi imam di Masjid Anas bin Malik. Selama Ramadan tahun ini, ia juga menjadi imam tarawih dan salat lail satu juz tiap malamnya.
Hafalannya yang mumpuni ini terbukti dengan keberhasilannya menyabet Juara I dalam kegiatan Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) Cabang Hifzhul Qur’an 30 Juz. Dalam ajang yang digelar di Kabupaten Selayar tersebut, Ikhsan mewakili Kabupaten Enrekang.
“Semoga juara kali ini semakin membuat kami sadar atas nikmat yang telah Allah berikan untuk kami dan senantiasa menjaganya dengan baik. Masih banyak yang harus kami perjuangkan di dunia yang sementara ini,” ujar Ikhsan.
Pada Musabaqah Tilawatil Qur’an XXXII tahun 2022 yang berlangsung 22 Juni hingga 1 Juli 2022 di Kabupaten Bone, Muhammad Ikhsan Sulaeman juga berhasil meraih juara III pada kategori yang sama. Ikhsan juga berpesan bahwa jika kita sudah bertekad dan bersungguh-sungguh, maka Allah akan bukan jalan kemudahan kepada kita.
“Jika ada seseorang yang memiliki tekad kuat kemudian diiringi dengan kesungguhan dan doa yang senantiasa dipanjatkan, tentunya doa dari orang tua untuk meraih cita-citanya, terkhusus untuk menjadi penghafal Al-Qur’an, maka Allah akan membukakan 1000 jalan kemudahan untuknya yang mungkin kadang tidak disangka,” pungkasnya.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom














































































