MUJAHIDDAKWAH.COM, BULUKUMBA – Pondok Pesantren Abu Bakar Ash-Shiddiq Bulukumba sukses mengadakan pelatihan jurnalis yang di adakan secara offline di ruang rapat Ponpes, dan di iku oleh 15 santri dari berbagi angkatan baik SMP ataupun SMA. Ahad, (27/2/2022).
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada santri agar memiliki skill dibidang jurnalis dan dapat bermanfaat nantinya untuk masyarakat.
“Lembaga pendidikan khususnya pesantren harus menyadari akan pentingnya ilmu jurnalistik untuk menunjang skill santri yang dipersiapkan untuk menjadi da’i dimasyarakat,” ujar Ustaz Supriadi selaku kepala sekolah tingkat SMA.
Pelatihan jurnalis santri ini menghadirkan pemateri aktivis media Islam dari Makassar yang juga sebagai Founder mujahiddakwah.com. Dalam paparannya mengatakan bahwa jurnalis adalah pekerjaan mulia dan keahlian yang wajib dimiliki bagi setiap anak-anak muda.
“Aktivitas kejurnalistikan baik budaya baca dan menulis adalah pekerjaan para ulama yang memiliki kemuliaan disisi Allah. Maka, seharusnya setiap santri dan anak-anak muda harus membangkitkan budaya baca dan menulis dalam aktivitas sehari-harinya,” ujar Muhammad Akbar dalam paparan materinya.
Pembina Daar Al-Qalam tersebut juga menambahkan bahwa menulis adalah keahlian yang dibentuk bukan lahir secara turun termurun.
“Menulis adalah keahlian yang harus dibentuk dan dilatih secara terus menerus, bukan tiba-tiba hebat dalam menulis. Sebab itu, keahlian menulis adalah salah satu skill yang harus dimiliki oleh setiap santri dan anak-anak Muda,” tegasnya.
Kita mengetahui dan menyadari bahwa terjadi krisis budaya baca dan menulis dikalanan santri dan generasi muda. Sehingga diharapkan kegiatan ini dapat melahirkan santri yanb cinta terhadap membaca dan menulis.
“Harapan kita tentunya melalui pelatihan jurnalistik ini santri mampu memiliki ketertarikan di dalam membaca dan menulis sehingga kita tidak kehabisan tokoh atau ulama yang memiliki skill jurnalistik sebagaimana para ulama kita dulu seperti Buya Hamka, Muh. Natsir dan yg lainnya,” terang Ustaz Supriadi Nasir.
Reporter: Muh Akbar
Editor: Admin MDcom














































































