MUJAHIDDAKWAH.COM, MAKASSAR – Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) sukses menyelenggarakan Workshop Jurnalistik dan Media Online yang digelar melalui Zoom Meeting pada Jum’at-Sabtu malam tanggal 9-10 Juli 2021 dan dihadiri oleh 16 orang peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ahad, (11/07/2021).
Kegiatan ini mengangkat tema “Menjadi Jurnalis Muslimah yang tangguh, mewujudkan eksistensi Media Dakwah Kampus.” dengan menghadirkan Narasumber Pimpinan Mujahid Dakwah yang juga sebagai Pembina Daar Al-Qalam.
Dalam paparan materinya, Akbar menyampaikan tentang karakteristik dalam penulisan berita dan juga menjadi rambu-rambu bagi seorang jurnalis dalam menyajikan sebuah berita.
“Berita itu mengabarkan kebenaran, inspirasi, harapan, motivasi. Dan menjauhi fitnah, kebohongan, ghibah, dusta dan lainnya. Serta professional, kritis dan jujur dalam pemberitaan. Dan juga tidak memprovokasi dan menebar kebencian. Menggunakan narasi yang mempersatukan, bukan memecah belah,” ujarnya.
Pimpinan Media Islam Mujahid Dakwah tersebut menjelaskan tentang pengertian sebuah berita atau news yang didapatkan dari data atau peristiwa dan kejadian yang terjadi di masyarakat yang kemudian diolah menjadi sebuah berita.
“Berita (news) adalah sebuah laporan mengenai suatu peristiwa atau kejadian yang terjadi di tengah masyarakat baik berupa kondisi sosial, bencana, ekonomi, politik, keagamaan dan lainnya, yang terbaru atau actual. Laporan berita sesusai dengan fakta-fakta dilapangan (kejadian nyata atau benar) buka manipulasi atau kebongan. Serta disampaikan dalam bentuk tulisan atau lisan,” tegasnya.
Ia juga mengatakan bahwa menulis berita adalah suatu hal yang mudah apalagi sifatnya berita-berita seputar kegiatan keagamaan, seminar dan lainnya, yang penting kita mengetahui unsur-unsur dalam berita tersebut.
“Dalam menulis berita ada beberapa unsur diantaranya. Menulis judul berita, kemudian membuat kepala berita yang terdiri dari unsur 5 W + 1 H (apa, siapa, mengapa, kapan, dimana dan bagaimana), membuat tubuh berita berupa kalimat tidak langsung dan kalimat langsung (kutipan dari narasumber), serta membuat bagian akhir berita yang bisa berisi kalimat penutup narasumber berupa (harapan, terima kasih dan lainnya),” pungkasnya.
Selain itu, Akbar juga menjelaskan bahwa berita memiliki peran yang besar dalam menyampaikan opini kepada masyarakat. Sebab itu, berita yang di muat oleh media harus menyampaikan berita yang benar agar opini yang sampai kepada kemasyarakat bermanfaat dan melahirkan cara padang yang baik.
Reporter: Ibnu Yasir
Editor: Muh Akbar












































































