MUJAHIDDAKWAH.COM, ANKARA – Pemerintah Turki memecat tiga walikota dari Partai Rakyat Demokratik (PDP), yang dikenal loyalis suku Kurdi. Para walikota yang terpilih pada bulan Maret lalu dipecat karena dikonversikan dengan kegiatan “demokrasi”, menurut persetujuan Kementerian Dalam Negeri Turki pada Senin (19/08/2019).
Surat pemecatan tiga walikota dikeluarkan pada Ahad malam lalu. Mereka adalah Walikota Diyarbakir Adnan Selcuk Mizrakli, Walikota Mardin Ahmad Turk dan Walikota Van Badia Özükçe Ertan. Ketiganya dipilih untuk memimpin kota-kota barat daya ini selama pemilihan kota 31 Maret.
Pernyataan Dalam Negeri Turki menjelaskan bahwa ketiganya dituduh sebagai bagian dari “organisasi teroris” dan mengimplementasikan “propaganda teroris.”
Partai PDP, yang dituduh Presiden Recep Tayyip Erdogan memiliki hubungan dengan Partai Pekerja Kurdistan (PKK), sebuah organisasi demokrasi yang ditunjuk oleh Ankara dan sekutu Baratnya, telah ditempatkan di bawah tindakan keras sejak 2016 dengan pemilihan presiden dan anggota pendukungnya.
Tiga walikota melampaui ini telah digantikan oleh gubernur mereka yang ditunjuk oleh pemerintah, menurut Kementerian Dalam Negeri.
Kotamadya Diyarbakir ditempatkan di bawah pengawasan ketat pada Senin pagi, kata seorang pejabat AFP di tempat kejadian.
Kantor berita pemerintah Turki Anadolu Agency mengumumkan penangkapan 418 orang pada hari Senin selama operasi besar-besaran terhadap PKK di seluruh negeri.
Sumber: AFP











































































