MUJAHIDDAKWAH.COM, JAKARTA – Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin, mengimbau kepada seluruh pengurus, kader dan simpatisan Ormas Wahdah untuk bersama-sama mengikuti arahan Kementerian Kesehatan terkait wabah virus Corona.
Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat itu mengajak untuk terus berupaya menghindarkan diri dari virus Corona, termasuk menghentikan sementara seluruh aktivitas dakwah yang sifatnya bertatap muka atau bersentuhan langsung.
“Dakwah dan tarbiyah kita, termasuk majelis taklim serta tabligh akbar, kita hentikan selama dua pekan, terhitung Senin, 16 Maret 2020, dan akan kita tinjau sebelum berakhirnya waktu tersebut,” kata Ustadz dalam sebuah rekaman video yang ditujukan kepada seluruh komponen Wahdah Islamiyah, Ahad, 15 Maret 2020.
Kendati demikian, ia tetap mengimbau pengurus dan kadernya agar tetap menghidupkan agenda taklim dan tarbiyah dengan menggunakan sistem online. Hal itu dianggap Ustaz Zaitun sebagai alternatif yang efektif dan tepat di zaman ini.
“Mari terus tingkatkan keimanan kita kepada takdir Allah Subhanahu wa Ta’ala dengan penyerahan diri dan penuh tawakkal kepadaNya. Semoga Allah melindungi kita semua dari virus yang begitu cepat menyebar ini,” tutur Ustadz Zaitun.
Sementara itu, sejumlah masjid di Kota Makassar juga sudah melakukan upaya antisipasi penyebaran virus Covid-19 itu, dengan menggulung karpet dan dilakukan penyemprotan disinfektan di dalam ruangan shalat.
“Mari terus berikhtiar untuk menjauhkan diri kita, keluarga, dan umat secara umum dari virus corona ini, dengan mengikuti himbauan Departemen Kesehatan DPP Wahdah Islamiyah terkait dengan hal ini,” paparnya.
Sampai saat ini Kota Makassar terbilang steril dari virus Corona. Meski sudah ada beberapa orang yang sempat diperiksa di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo Makassar, namun belum ada yang positif tertular virus.
“Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala melindungi kita semua, umat kita, bangsa kita, dan ummat manusia secara umum dari virus yang sangat cepat tersebar ini dan semoga kita senantiasa Istiqomah, dalam rahmat dan berkah Allah subhanahuwata’ala,” tutupnya.
Laporan: Ahmad
Editor: Muhammad Akbar












































































