• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Minggu, Juni 28, 2026
Advertisement
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Ustadz Zaitun Rasmin: Silaturahmi dan Persatuan Adalah Fondasi Utama Perjuangan Umat

    Wahdah Islamiyah Dukung MUI: LGBT Bertentangan Nilai Keindonesiaan, Hukum Pidana Bagi Pelaku

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

    3 Keuntungan di Balik Kesulitan

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

    Agungnya Ilmu (Bag 2)

    Belajar Jenjang Ilmu ‘Ilal Hadis

    Tadabbur Al-Qur’an: Manusia Karena Harta dan Takwa

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Ustadz Zaitun Rasmin Ajak Bangun Arus Perubahan Nasional, Dorong Implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk Kemandirian Bangsa

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Lautan Ulama Meriahkan Saresehan 100 Tahun Gontor: Keberadaan Pesantren Karunia Besar Bagi Bangsa Indonesia

    Ustadz Zaitun Rasmin: Silaturahmi dan Persatuan Adalah Fondasi Utama Perjuangan Umat

    Wahdah Islamiyah Dukung MUI: LGBT Bertentangan Nilai Keindonesiaan, Hukum Pidana Bagi Pelaku

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Komisi VIII DPR RI Desak Kemenkomdigi Blokir Akun dan Konten yang Mengkampanyekan LGBT

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

    Berikut 37 Organisasi yang Menolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Haji dan Rasisme Barat

    Haji dan Rasisme Barat

    3 Keuntungan di Balik Kesulitan

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Menjadi Muslim atau Liberal!

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Islam & Indonesia, KHAZANAH

Baba Daud Al Jawiy dan Tafsir Qur’an di Aceh Abad ke 17

Muh Akbarby Muh Akbar
Reading Time: 14 mins read
Juni 16, 2026
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Dalam tahun 2005, saya bersama beberapa teman berkunjung ke Dayah Tanoh Abe, sebuah perguruan Islam terkemuka dan memiliki sejarah panjang di Kecamatan Seulimum, Aceh Besar. Setelah menaiki sebuah balai dalam kompleks dayah, terlihat pada dinding kamar balai pajangan gambar-gambar sejumlah tokoh dunia dan pahlawan. Beberapa gambar dokumen sejarah juga ikut menghiasi dinding.

Gambar-gambar yang terpajang pada sebuah 'Balee' (Balai Belajar) di Dayah Tanoh Abe, Seulimum, Aceh Besar. Sumber foto: Misykah.com
Gambar-gambar yang terpajang pada sebuah ‘Balee’ (Balai Belajar) di Dayah Tanoh Abe, Seulimum, Aceh Besar. Sumber foto: Misykah.com

Selembar fotokopi manuskrip—mungkin, dua halaman manuskrip yang difotokopi kemudian disambungkan—terlihat sudah dibingkai dan dikacakan. Lembaran fotokopi manuskrip itu merupakan halaman-halaman akhir (kolofon) dari sebuah tafsir dalam bahasa Jawiy (Pasai/Melayu) yang sangat terkenal di Asia Tenggara, yakni Turjuman Al-Mustafid.

Pengarang Turjumanul Mustafid adalah ulama terkenal dan terkemuka di zaman Kerajaan Aceh Darussalam, Syaikh ‘Abdur Ra’uf bin ‘Ali Al-Jawiy Al-Fanshuriy, yang bergelar Al-Watsiq bi Al-Malik Al-Jaliy. Ia wafat pada 1105 H/1693.

You might also like

Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

Juni 16, 2026

Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

Juni 16, 2026

Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

Juni 16, 2026

Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

Juni 16, 2026
Fotokopi kolofon manuskrip Turjumanul Mustafid yang telah dibingkai dan dikacakan di Dayah Tanoh Abe, Seulimum, Aceh Besar. Sumber Foto: Misykah.com
Fotokopi kolofon manuskrip Turjumanul Mustafid yang telah dibingkai dan dikacakan di Dayah Tanoh Abe, Seulimum, Aceh Besar. Sumber Foto: Misykah.com

Banyak sisi yang menarik pada lembaran fotokopi manuskrip ini. Antara lain, khath-nya yang unik dan indah. Sama sekali tidak diragukan akan kekunoannya kendati tidak dijumpai tarikh penyalinan. Yang lebih penting lagi adalah data-data sejarah yang dapat dipetik dari teks manuskrip itu.

Teks yang berjumlah 20 baris (12+8) itu, selengkapnya, berbunyi :

  1. وقد كمل تفسير القرآن المجيد المسمى ترجمان المستفيد ترجمة شيخنا
  2. وقدوتنا إلى الله تعالى العالم العلامة والولي الفاني في الله أمين الدين
  3. عبد الرؤف ابن علي الجاوي الفنصوري رحمه الله تعالى وشكر سعيه [و] نفعنا
  4. بعلومه في الدنيا

(Teks Arab ini kemudian diterjemahkan dalam bahasa Jawiy. Trankripsinya:)

  1. Telah sempurnalah tafsir Qur’an yang amat mulia yang dinamai
  2. dengan Turjumanul Mustafid yang dijawikan akan dia oleh oleh Syaikh kita dan ikutan
  3. kita kepada Allah Ta’ala yang ‘alim lagi ‘allamah lagi waliyullah yang fani fillah Amin
  4. Ad-Din (Aminuddin) ‘Abdur Ra’uf anak ‘Ali Jawiy lagi Fanshuriy dikasihan Allah Ta’ala jua
  5. kiranya akan dia dan diterima-Nya usahanya dan diberi Allah manfaat jua kiranya akan kita
  6. dengan barakah ilmunya dalam dunia dan dalam akhirat perkenankan olehmu hai Tuhanku
  7. ويزيد عليه أصغر تلامذه (كذا) وأحقر خدامه باب داود الجاوي ابن
  8. إسماعيل ابن أغا مصطفى ابن أغا علي الرومي غفر الله لهم قصصه
  9. المأخوذ أكثره من الخازن وبعض روايته في القراءة بأمره
  10. dan menambah
  11. atasnya sekecil muridnya dan sehina-hina khadimnya yaitu Baba Dawud Jawiy anak Isma’il
  12. anak Agha Mushthafa anak Agha ‘Ali Rumiy diampun Allah jua kiranya sekalian mereka
  13. segala qisahnya yang diambil kebanyakan daripada Khazin dan setengah riwayatnya padakhilaf
  14. qira’ah dengan suruhnya
  15. ولله الحمد والمنة وصلى الله وسلم على سيدنا محمد وآله و
  16. وصحبه أجمعين
  17. dan bagi Allah segala puji dan anugerah dan rahmat Allah
  18. dan sejahteranya atas Muhammad penghulu kita dan atas
  19. segala keluarganya dan segala shahabatnya
  20. sekalian tammat.

 

Baba Dawud dan Turjumanul Mustafid

Saya belum pernah melihat naskah manuskrip Turjumanul Mustafid yang diakhiri baris-baris di atas, namun suatu hal yang tertangkap dengan jelas dari teks tersebut bahwa kerja penyempurnaan tafsir ini telah dilakukan oleh sang guru dan muridnya: Syaikh Aminuddin ‘Abdur Ar-Ra’uf bin ‘Ali Al-Jawiy Al-Fanshuri dan Baba Dawud Al-Jawiy bin Isma’il bin Agha Mushthafa bin Agha ‘Ali Ar-Rumiy. Dalam teks baris 10-16 disebutkan, Baba Dawud Al-Jawiy menambahkan ke dalam Turjumanul Mustafid kisah-kisah yang sebagian besarnya diambil dari tafsir Al-Khazin dan qira’ah-qira’ah yang diriwayatkan oleh gurunya, Syaikh ‘Abdur Rauf. Diterangkan pula, penambahan ini adalah atas perintah Syaikh ‘Abdur Ra’uf kepada Baba Dawud.

ويزيد عليه أصغر تلاميذه …… قصصَه المأخوذ أكثره من الخازن وبعضَ روايته في القراءة بأمره

“Dan menambah atasnya sekecil muridnya……….. segala qisahnya yang diambil kebanyakan daripada Khazin dan setengah riwayatnya pada khilaf qira’ah dengan suruhnya.”

Ada beberapa hal yang dapat dipahami dari keterangan ini:

Pertama, Syaikh ‘Abdur Ra’uf telah meminta muridnya, Baba Dawud, untuk menambahkan kisah-kisah ke dalam Turjumanul Mustafid begitu pula qira’ah-qira’ah yang diriwayatkannya.  Maka, ungkapan “sekecil muridnya” tidak niscaya dipahami bahwa Baba Dawud merupakan murid termuda di kalangan murid-murid Syaikh ‘Abdur Ra’uf. Ungkapan “sekecil muridnya dan sehina-hina khadimnya” dapat dikatakan sebagai pengungkapan sikap rendah hati (tawadhu’) yang selalu menghiasi perilaku seorang ulama. Baba Dawud, dengan demikian, bisa dikatakan sebagai murid sekaligus sahabat bagi gurunya, Syaikh ‘Abdur Ra’uf.

Kedua, Baba Dawud menambahkan kisah-kisah itu dari berbagai tafsir, namun yang terbanyak diambilnya adalah kisah-kisah yang terdapat dalam tafsir Al-Khazin.

Ketiga, Syaikh ‘Abdur Ra’uf dengan demikian juga seorang yang ahli dalam qira’ah (ilmu Al- Qira’ah), dan Baba Dawud menambahkan qira’ah-qira’ah yang diriwayatkan gurunya itu.

Keempat, permintaan Syaikh ‘Abdur Ra’uf kepada Baba Dawud dapat menjadi suatu pertanda bahwa Baba Dawud telah mencapai tingkat keilmuan yang  tinggi di masa hidup gurunya. Hal itulah yang membuat dia layak untuk melakukan tugas yang dipercayakan. Sang guru pun, boleh jadi, telah mengamati serta mengakui kelebihan muridnya dalam bidang ilmu tafsir sehingga tugas tersebut diserahkan kepadanya. Tidak tertutup kemungkinan pula, Turjumanul Mustafid yang telah disempurnakan dengan penambahan-penambahan dari Baba Dawud telah dibacakan pula di depan gurunya dan direstui. Jika benar, maka naskah manuskrip (makhthuthah) Turjumanul Mustafid yang berakhir dengan halaman-halaman yang memuat teks di atas dapat dikatakan sebagai naskah Turjumanul Mustafid yang telah disempurnakan di zaman pengarangnya, dan karena itu amat layak untuk diberi perhatian serta dikaji.

Halaman permulaan Juz 10 dari naskah manuskrip Turjumanul Mustafid yang dijumpai di Geurugok, Gandapura, Bireuen. Sumber Foto: Misykah.com
Halaman permulaan Juz 10 dari naskah manuskrip Turjumanul Mustafid yang dijumpai di Geurugok, Gandapura, Bireuen. Sumber Foto: Misykah.com

Kisah Penambahan Kisah-kisah

Mengapa Syaikh ‘Abdur Ra’uf meminta muridnya untuk menambahkan kisah-kisah, dan mengapa Baba Dawud banyak menukilkannya dari tafsir Al-Khazin?

Turjumanul (Tarjamanul) Mustafid fi Tafsir Al-Qur’an Al-Majid berarti penerjemah bagi orang yang mengambil faedah tentang tafsir Al-Qur’an yang mulia. Dari judul yang diberikan tampak jelas tafsir ini merupakan buah hasil dari suatu pengetahuan yang kaya dalam tafsir Al-Qur’an, yang kemudian diusahakan untuk diterjemahkan supaya dapat dibaca di seluruh kawasan yang berbahasa Jawiy di Asia Tenggara.

Dari seluruh karya tafsir Al-Qur’an yang ditulis oleh para ulama tafsir, Syaikh ‘Abdur Ra’uf memilih tafsir karya Al-Qadhi Al-Imam Al-‘Allamah Nashiruddin Abu Sa’id ‘Abdullah bin ‘Umar Al-Baidhawiy Asy-Syafi’iy (wafat di Tibriz 685 H atau 692 H) yang berjudul Anwar At-Tanzil wa Asrar At-Ta’wil sebagai sandaran utamanya hingga ada yang menganggap Turjumanul Mustafid sebagai terjemahan  tafsir tersebut. Mengapa tafsir Al-Baidhawiy? Tentang pentingnya tafsir ini dapat kiranya dipadai dengan menukilkan beberapa patah kata dari pengarang Kasyf Azh-Zhunun.

Haji Khalifah menulis dalam Kasyf Azh-Zhunun, “Tafsir Al-Baidhawiy ini adalah sebuah karya tulis (kitab) yang teramat penting dan sudah terkenal sekali. Di dalamnya, ia memuat [ringkasan] dari Al-Kasysyaf (karya Az-Zamakhsyariy) pada hal-hal yang menyangkut Al-I’rab, Al-Ma’aniy dan Al-Bayan; dari At-Tafsir Al-Kabir (karya Fakruddin Ar-Raziy) pada hal-hal yang menyangkut Al-Hikmah dan Al-Kalam; dan dari tafsir Ar-Raghib pada hal-hal yang menyangkut Al-Isytiqaq, pengertian-pengertian yang rumit serta isyarat-isyarat yang tersirat. Lantas ia menambahkan ke semua itu buah pikir yang dilepaskan oleh petik api pikirannya. Sehingga, hilanglah karatan keraguan dari batin serta bertambahlah kedalaman dan keluasan dalam ilmu pengetahuan.”[1]

Haji Khalifah lantas mengatakan, “Atas anugerah Allah Ta’ala, karya tulis ini kemudian memperoleh sambutan baik dari mayoritas pakar dan ulama-ulama yang utama. Mereka melakukan kajian serta menuliskan hasyiyah untuknya. Di antara mereka, ada yang menuliskan komentar untuk beberapa surah dari tafsir tersebut, ada juga lainnya yang menuliskan hasyiyah yang lengkap, dan ada yang hanya menuliskan komentar untuk beberapa tempat dalam tafsir.”[2]

Haji Khalifah lalu menyebutkan lebih dari 40 hasyiyah yang telah dituliskan untuk tafsir Al-Baidhawiy yang menandakan ketinggian kedudukan tafsir ini di kalangan para ulama, antara lain: HasyiyahMuhyiddin Muhammad Al-Qujawiy (wafat 951 H) dan Hasyiyah Ibnu Al-Munjid, guru dari Sultan Muhammad Khan Al-Fatih.[3] Husain Adz-Dzahabiy menyebutkan, hasyiyah-hasyiyah yang sangat populer dan paling banyak beredar serta sangat berguna adalah Hasyiyah Qadhi Zadah, Hasyiyah Asy-Syihab Al-Khaffajiy dan Hasyiyah Al-Qunawiy.[4]

Muhammad Al-Fadhil bin ‘Asyur menyebutkan, tafsir ini telah menempati bagian puncak dari “struktur piramida” materi-materi yang diuji untuk kelulusan para sarjana ilmu-ilmu Islam di seluruh kawasan Islam di barat dan di timur. Kedudukan tersebut pertama sekali mengakar di kawasan Timur Tengah dan Timur Jauh, dan secara konsisten menjadi bagian dalam kurikulum pelajaran di wilayah-wilayah Persia, Afghan dan India. Dan ketika berbagai instrumen pendidikan Islam terbawa masuk dari negeri-negeri Persia ke Asia Kecil dan seluruh kerajaan di bawah Dinasti Utsmaniyyah, pembelajaran tafsir ini juga ikut terbawa ke sana. Sementara di Mesir, tafsir ini sudah terkenal sebelum Mesir berada di bawah bendera Dinasti Utsmaniyyah sebab di antara penulis komentar untuk tafsir ini adalah dua orang ulama Mesir di penghujung abad ke-9 H dan permulaan abad ke-10 H, yaitu Al-Qadhi Zakariyya Al-Anshariy dan Al-Imam As-Suyuthiy. Dalam abad ke 10 H, seiring dengan bergabungnya institut-institut keilmuan yang penting di negeri-negeri Arab, terutama Al-Azhar dan Az-Zaitunah, di bawah mahkota Dinasti Utsmaniyyah, tafsir ini menjadi semakin besar kedudukannya. …Maka tafsir ini kemudian menjadi bahan wajib ajar mulai pelosok India sampai dengan Barat Jauh (Al-Maghrib Al-Aqsha), dan semakin menguat di abad ke 11 H dengan munculnya dua hasyiyah yang ditulis oleh ‘Abdul Hakim As-Sayyalakutiy dari Lahore dan Syihabuddin Al-Khaffajiy dari Mesir.[5]

Halaman permulaan surah At-Taubah dari naskah Turjumanul Mustafid yang dicetak di Mumbai, negara bagian di India, pada 1370 H/1951 M. Naskah ini dijumpai di Geurugok, Gandapura, Bireuen. Sumber Foto: Misykah.com
Halaman permulaan surah At-Taubah dari naskah Turjumanul Mustafid yang dicetak di Mumbai, negara bagian di India, pada 1370 H/1951 M. Naskah ini dijumpai di Geurugok, Gandapura, Bireuen. Sumber Foto: Misykah.com

Dari nukilan-nukilan di atas sudah dapat dipahami kiranya mengapa Syaikh ‘Abdur Ra’uf memilih tafsir Al-Baidhawiy sebagai sandaran utamanya. Penerjamahan buah pengetahuan yang dipetik dari tafsir ini ke dalam bahasa Jawiy dengan demikian merupakan suatu sumbangan terpenting bagi pengembangan ilmu tafsir dan pembelajarannya dalam masyarakat-masyarakat Islam Jawiy (Melayu) di Asia Tenggara.

Lantas mengapa Syaikh ‘Abdur Ra’uf meminta muridnya Baba Dawud Al-Jawiy untuk menambahkan kisah-kisah ke dalam Turjumanul Mustafid?

Sebagaimana telah disebutkan oleh Haji Khalifah dengan sangat tepat bahwa Al-Baidhawiy dalam menuliskan tafsirnya telah mengacu kepada tiga karya tafsir: Al-Kasysyaf, At-Tafsir Al-Kabir, dan tafsir Ar-Raghib Al-Isfahaniy dalam hal-hal seperti tersebut di atas. Porsi kisah tidak mendapatkan ruang yang lebar dalam tafsir Al-Baidhawiy begitu pula dalam tafsir-tafsir yang menjadi acuannya.

Muhammad Husain Adz-Dzahabiy mengatakan, Al-Baidhawiy—rahimahullah—sangat sedikit menyebutkan kisah-kisah Isra’iliyyat, dan kisah-kisah yang disebutnya pun selalu diawali dengan kata: qila(dikatakan; konon katanya) atau ruwiya (dikisahkan) , untuk menunjukkan kelemahan kisah tersebut.[6]

Sisi inilah yang tampaknya ingin diperbaharui Syaikh ‘Abdur Ra’uf dalam Turjumanul Mustafid sehingga tafsir berbahasa Jawiy ini juga meliputi kisah-kisah yang dapat kiranya mendatangkan lebih banyak faedah kepada pembacanya. Tidak tertutup kemungkinan, suatu kondisi sosial dan taraf pemikiran masyarakat Aceh kala itu telah mendorong Syaikh ‘Abdur Ra’uf untuk menambahkan kisah-kisah dalam tafsirnya.

Kerja penambahan tersebut kemudian diserahkan kepada muridnya, Baba Dawud Al-Jawiy, dan atas penyerahan tugas tersebut kepadanya dapat dipahami, Baba Dawud adalah seorang ulama yang ahli dalam ilmu tafsir. Sebab, kerja yang dilimpahkan kepada Baba Dawud ini hakikatnya bukanlah suatu kerja yang mudah, dan hanya akan mampu dilakukan oleh seorang alim yang telah mapan dalam ilmu pengetahuannya dan pakar dalam ilmu tafsir Al-Qur’an.

Untuk mencapai tujuan sebagaimana maksud gurunya, Baba Dawud memilih menukilkan dari berbagai tafsir, dan yang terbanyak diambilnya adalah kisah-kisah dari tafsir Al-Khazin. Tidak disebutkan tafsir-tafsir selain tafsir Al-Khazin namun hal ini tentu dapat diketahui dari dalam naskah Turjumanul Mustafid.

Pemilihan tafsir karya Al-Khazin (Abu Hasan ‘Ali bin Muhammad Al-Baghdadiy Asyafi’iy, wafat 741 H) sebagai sumber utama kisah-kisah yang ditambahkan dalam Turjumanul Mustafid adalah dikarenakan tafsir yang diberi judul Lubab At-Ta’wil fi Ma’ani At-Tanzil ini terkenal memuat secara luas peristiwa-peristiwa sejarah dan kisah-kisah umat-umat terdahulu.[7] Kerja Baba Dawud dalam menukilkan kisah-kisah dari tafsir Al-Khazin yang merupakan ringkasan dari Ma’alim At-Tanzil karya Al-Baghwiy ini seyogyanya dapat dicermati dan dikaji untuk dapat diketahui perkembangan ilmu tafsir di Aceh dan Asia Tenggara dewasa itu.

Menerawang Baba Dawud Al-Jawiy

Tentang Syaikh ‘Abdur Ra’uf dan tafsirnya Turjumanul Mustafid sudah sangat sering terbaca dalam berbagai tulisan mengenai sejarah Aceh. Sementara mengenai Baba Dawud Al-Jawiy, sejauh yang diketahui, A. Hasjmy telah membicarakan dan menyebutnya dengan Teungku Chik di Leupu. Begitu pula para pengkaji seperti Azyumardi Azra, Wan Mohd. Shaghir Abdullah kemudian Mehmet Ozay.

Belum banyak yang dapat diketahui tentang Baba Dawud selain ia seorang ulama Aceh berdarah keturunan Turki sehingga lebih dikenal dengan Baba Dawud Ar-Rumiy. Ar-Rum adalah kata-kata dalam bahasa Arab untuk menyebut bangsa Romawi yang imperiumnya berpusat di Konstantinopel. Setelah Dinasti Ustmaniyyah (bangsa Turki) berhasil menundukkan imperium Romawi dan menguasai Konstantinopel, nisbah Ar-Rumiy tetap digunakan untuk menandakan orang-orang yang datang dari ibukota pemerintahan Dinasti Utsmaniyyah.

Dalam teks secara lengkap dituliskan nama: Baba Dawud Al-Jawiy bin Isma’il bin Agha Mushthafa bin Agha ‘Ali Ar-Rumiy. Ada perbedaan pandangan mengenai apakah Baba Dawud telah datang dari Turki atau ia seorang yang terlahir dari ayahnya yang Turki dan ibunya Aceh. Dari cara penulisan nisbah pada teks nama ada sedikit keganjilan. Biasanya, nisbah atau beberapa nisbah berada di ujung sekali setelah nama yang bersangkutan dan silsilah keturunannya semisal ‘Abdur Ra’uf bin ‘Ali Al-Jawiy Al-Fanshuriy. Tapi di sini, nisbah Al-Jawiy secara khusus ditulis setelah nama Baba Dawud sementara nisbah Ar-Rumiy ditulis setelah nama ayah dan kakek-kakeknya. Teks ini, barangkali, hendak mempertegas bahwa Baba Dawud adalah seorang Jawiy, lahir dan besarnya di Aceh, hanya saja ia berasal dari keturunan yang ayah dan kakek-kakeknya berasal dari Rum atau Turki.

Teramati pula bahwa nama ayahnya tidak diawali gelar Agha seperti nama kakek-kakeknya yang bergelar Agha. Asal kata agha bisa jadi dari bahasa Turki, Persia atau Moghul dengan makna yang bervariasi antara lain ketua, panglima, kepala suku atau pelayan yang dikebiri. Agha juga merupakan gelar yang digunakan untuk para komandan pasukan elit infanteri Dinasti Utsmaniyyah yang disebut dengan Janissary (al-Inkasyariyyah; bala tentara baru).[8]

Tampaknya, ayah Baba Dawud yang bernama Isma’il bukan seorang Janissary tapi ia putra dari seorang komandan Janissary di Turki. Isma’il inilah yang sepertinya telah berhijrah dan bermukim di Aceh. Latar belakang hijrahnya ke Aceh belum diketahui, dan kemungkinan seperti yang disebut Azyumardi Azra bahwa Isma’il adalah salah seorang “serdadu bayaran Turki”, tidak memiliki sandaran yang kuat. Perihal hijrah Isma’il ke Aceh bisa saja atas sebab lain di luar urusan kemiliteran. Wan Mohd. Abdullah mencoba memberi kemungkinan lain bahwa Isma’il ini boleh jadi seorang tokoh sufi dalam Thariqat Al-Qadiriyyah. Tapi argumentasi untuk kemungkinan ini pun hakikatnya sangat lemah.

Menarik, nama Baba Dawud itu sendiri. Baba: kata-kata dalam bahasa Persia bermakna ayah dan juga digunakan dengan makna kakek. Baba dengan makna yang serupa juga digunakan dalam Turki dan Urdhu. Sementara kata bab sebagaimana tertulis dalam teks merupakan kependekan dari kata baba. Di sebagian kawasan Islam, kata-kata ini kemudian menjadi sebuah peristilahan untuk menyebut para tokoh sufi yang besar.[9] Dalam thariqat Al-Baktasyiah (Bektashi Order), Baba atau Bab merupakan peringkat syaikh yang hanya dapat dicapai seorang darwis dalam waktu yang lama, yaitu setelah ia dapat memahami dan mengerti simbol-simbol (rumuz).[10] Thariqat ini menyebar di Turki dan behubungan erat dengan Janissary.[11]

Dari sisi kenyataan kakek-kakeknya yang bergelar Agha (komandan Janissary) dan Baba yang dipasangkan pada namanya, mengundang dugaan akan keterlibatannya dalam thariqat Al-Baktasyiah. Tapi kenyataan tersebut sesungguhnya tidak serta merta mendukung dugaan ini, bahkan mungkin sangat jauh dari dugaan. Baba yang dipasangkan pada namanya bisa jadi hanya berarti ia seorang syaikh, guru, atau seorang tokoh sufi besar di luar thariqat Al-Baktasyiah. Dipanggil dengan Baba lebih karena ia berdarah keturunan Turki.

Tambahan bagi Kesusastraan Jawiy

Sebagaimana terlihat, dan sudah lumrah pada naskah-naskah Arab-Jawiy, terutama pada bagian khuthbah (pembuka) dan akhir (kolofon) sebuah karangan, pengarang menulisnya dengan bahasa Arab yang kemudian diterjemahkan ke dalam bahasa Jawiy.

Hal yang menarik pada pada teks yang sedang dibicarakan ini, kata “tarjamah” (teks Arab/bahasa sumber) pada baris 1  diterjemahkan dengan kata “dijawikan” (teks Jawiy/bahasa sasaran) pada baris 5. Tentu saja, padanan yang dipilih sangat sesuai dengan makna yang dimaksud dan lebih singkat. Ini suatu hal yang dapat menandakan kelihaian pengarang dalam alih bahasa teks-teks Arab ke dalam Jawiy.

Pada baris ke 9, terlihat ada bagian terjemah yang tidak terdapat dalam teks Arab (sumber), yaitu kalimat: …dan dalam akhirat, dan perkenankan olehmu hai Tuhanku. Bagian ini, mungkin saja, penyempurnaan dari yang tertinggal dalam teks Arab secara tidak sengaja. Kalimat yang seharusnya dalam teks Arab ialah:

نفعنا بعلومه في الدنيا وفي الآخرة آمين

Pada baris 15, kata khilaf adalah tambahan dalam terjemah (sasaran) yang juga tidak terdapat pada teks Arab (sumber). Namun, penambahan ini jelas dimaksudkan untuk lebih memperjelas makna yang diinginkan dalam teks Arab. Teks Arabnya berbunyi:

ويزيد ……. وبعض روايته في القراءة

Yakni, berbagai qira’at selain qira’at mutawatir yang diriwayatkan oleh gurunya, Syaikh ‘Abdurra’uf As-Sinkiliy.

Dalam kapasitasnya sebagai penerjamah teks-teks Arab ke Jawiy secara jelas Baba Dawud menunjukkan kepiawaiannya dalam bahasa sumber dan sasaran. Ia tidak hanya menguasai bahasa Arab dengan baik tapi juga mapan dalam bahasa Jawiy. Bahkan, dengan tugas yang dipercayakan oleh gurunya Syaikh ‘Abdurra’uf As-Sinkiliy untuk menambahkan kisah-kisah dalam Turjumanul Mustafid, ia menjadi salah satu sumber bagi khazanah kesusastraan Jawiy.

Catatan Kaki:

[1] Haji Khalifah (Musthafa bin ‘Abdullah), Kasyf Adz-Dzunun ‘an Asami Al-Kutub wa Al-Funun,  Beirut: Dar Ihya’ At-Turats Al-‘Arabiy, 1941, j. 1, h. 187.

[2] Ibid, h. 188.

[3] Ibid.

[4] Muhammad Husain Adz-Dzahabiy, At-Tafsir wa Al-Mufassirun, Kairo: Maktabah Wahbah, 2000, j. 1, h. 215.

[5] Muhammad Al-Fadhil bin ‘Asyur, At-Tafsir wa Rijaluhu, Kairo: Majma’ Al-Buhuts Al-Islamiyyah, 1970, h. 99-100.

[6] Muhammad Husain Adz-Dzahabiy, j. 1, h. 213.

[7] Lihat, Muhammad Husain Adz-Dzahabiy, j. 1, h. 222-223.

[8] Mushthafa Barakat, Al-Alqab wa Al-Wadha’if Al-‘Utsmaniyyah, Kairo: Dar Al-Gharib, 2000, h. 173.

[9] Muhammad Nuruddin ‘Abdul Mun’im, “Laqab Baba wa Asyharu man Luqqibu bihi min Al-Mutshawwifah wa Asy-Syu’ara’ wa Al-Iraniyyin”, www.digital.ahram.org.eg .

[10] ‘Abdur Rahman ‘Abdul Khaliq, Al-Fikr Ash-Shufiy fi Dhau’i Al-Kitab wa As-Sunnah, Kuwait: Maktabah Ibn Taimiyyah, 1984, h. 415.

[11] Lihat, ‘Ala’ Musa Khazhim Nawras, “Mada Mas’uliyati Al-Inkisyariyyah fi Tadahwur Ad-Daulah ‘Utsmaniyyah”, dalam Majallah Kulliyat Al-Adab Al-‘Iraqiyyah, Edisi 30, 1981.

************

Penulis: Taqiyuddin Muhammad
(Pakar Epigrafi dari Center for Information of  Samudra Pasai Heritage (CISAH))

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Islam dan IndonesiaSejarah Islam di IndonesiaTafsir Qur’an di Aceh Abad ke 17
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Perjuangan KH. Achmad Dachlan Membendung Arus Gerakan Kristenisasi dan Freemasonry

Next Post

Piagam Jakarta dan Makna Sila Pertama

Muh Akbar

Muh Akbar

Muhammad Akbar adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Founder Daar Al-Qalam, Pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI), Aktivis Komite Solidaritas Palestina, Member of Ummah International & Saladin Comunity.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman
    BAITUL MAQDIS

    Membangun Kebersamaan dan Persatuan, Bukan Kesamaan dan Keseragaman

    Juni 23, 2026
    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan
    BAITUL MAQDIS

    Di Balik Tenda Gaza, Anak-Anak Berperang Melawan Kudis, Demam dan Kelaparan

    Juni 17, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa
    BAITUL MAQDIS

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Malam Solidaritas Gaza, GPCI Ajak Media dan Profesional Perkuat Narasi Pembebasan Palestina
    BAITUL MAQDIS

    Malam Solidaritas Gaza, GPCI Ajak Media dan Profesional Perkuat Narasi Pembebasan Palestina

    Mei 23, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026
    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat
    Kolom

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    by Wahyuni
    Juni 16, 2026
    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa
    KABAR DUNIA

    Genosida Gaza Tak Kunjung Henti: Debu, Darah dan Doa

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol
    KABAR DUNIA

    Tunjukkan Solidaritas, Yamine Yamal Kibarkan Bendera Palestina di Perayaan Barca Juara Liga Spanyol

    by Muh Akbar
    Mei 13, 2026
    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk
    PILIHAN EDITOR

    Krisis Reputasi Zionis Israel di Amerika Semakin Buruk

    by Muh Akbar
    April 25, 2026
    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Indonesia Berutang Budi kepada Pak Jusuf Kalla

    by Muh Akbar
    April 22, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1639 shares
      Share 656 Tweet 410
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1074 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      899 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    PALESTINA TERKINI

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Siswi 18 Tahun Tewas dalam Serangan Israel saat Menuju Lokasi Ujian Akhir di Gaza City

    Juni 23, 2026
    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Penjajah Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera Ahmed Wishah dalam Serangan Udara ke Kamp Bureij Gaza

    Juni 21, 2026
    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Ketua MUI Bidang Ukhuwah: Donald Trump dan Pemimpin Negara yang Setujui Gencatan Senjata Bertanggung Jawab Hentikan Genosida di Gaza

    Juni 18, 2026
    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Google Dukung Genosida di Gaza, Mahasiswa Stanford Walk Out dan Teriakkan ‘Free Palestine’ Saat Sundar Pichai Pidato

    Juni 16, 2026
    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Satu Bentuk Dua Makna: Saat Dunia Merayakan Hiburan dan Gaza Bertaruh Nyawa

    Juni 16, 2026
    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Tenda Pendidikan Jadi Perlawanan Warga Gaza Lawan Hegemoni Israel

    Juni 16, 2026
    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Alami Penyiksaan dan Isolasi Ketat di Penjara Nafha, Dr Hussam Abu Safiya Dirantai Israel Saat Hadapi Sidang

    Juni 16, 2026
    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Empat Hari di Penjara Israel: Relawan Sumud Flotilla Ceritakan Siksaan dan Pelajaran Terbesar Hidupnya di IAI STIBA Makassar

    Juni 16, 2026
    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Meski Dihadang Zionis, 50 Ribu Jamaah Hadiri Salat Jumat di Aqsha

    Juni 16, 2026
    Presiden Prabowo Ajak Negara D-8 Dukung Perekonomian Palestina

    Presiden Prabowo Ajak Negara D-8 Dukung Perekonomian Palestina

    Juni 16, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • 🍉 AL AQSHA TANPA PENJAGA Pengetatan terhadap akses para petugas penjaga Al Aqsha oleh pihak penjajah. Ada peringatan serius mengenai upaya mengosongkan Masjid Al-Aqsa dan membatasi kewenangan lembaga wakaf Islam, di tengah tindakan yang disengaja untuk mengisolasi para penjaga masjid serta menjauhkan mereka dari tugas mereka. Semoga Al-Aqsa segera merdeka dari tangan-tangan kotor Zi0nis... #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #islam #masjid
    • Hari Jumat adalah hari terbaik yang dipenuhi keberkahan dan kemuliaan. Di hari ini, Rasulullah ﷺ menganjurkan umatnya untuk memperbanyak shalawat. Sebab shalawat bukan sekadar rangkaian kata yang terucap di lisan, tetapi bukti cinta kepada manusia terbaik yang telah membawa kita dari kegelapan menuju cahaya Islam. Betapa sering kita mengingat orang-orang yang kita cintai. Namun, sudahkah hari ini kita mengingat Nabi Muhammad ﷺ yang begitu mencintai umatnya? Mari luangkan waktu sejenak. Hentikan kesibukan, tenangkan hati, lalu perbanyak shalawat. Semoga setiap shalawat yang kita lantunkan, menjadi jalan untuk mendapatkan syafaat Rasulullah ﷺ kelak di hari kiamat. Di hari yang mulia ini pula, saat lisan kita bershalawat, jangan lupakan Al-Aqsa dalam munajat kita. Sebab di sana ada saudara-saudara kita yang menjaga tanah yang diberkahi dengan air mata, kesabaran, dan pengorbanan. Semoga setiap doa menjadi sebab terjaganya Masjid Al-Aqsa serta terbebaskannya Palestina. _Aamin ya Rabbal Alamin_ 🤲🤲🤲 اللهم صل وسلم على نبينا محمد اللهم احفظ الأقصى وانصر أهل فلسطين 🤍 #jumat #shalawat #cintarasulullahﷺ #masjidalaqsa #baitulmaqdis
    • Gerakan normalisasi LGBT adalah ancaman serius terhadap keutuhan keluarga dan tatanan masyarakat. MUI sendiri menilai, ini adalah panggilan moral yang tak bisa lagi diabaikan, demi menjaga martabat kemanusiaan dan peradaban bangsa.  Berlandaskan Fatwa Nomor 57 Tahun 2014, Majelis Ulama Indonesia (MUI) @muipusat menegaskan bahwa orientasi seksual sesama jenis bukanlah kodrat permanen, melainkan kelainan yang bisa disembuhkan secara medis, psikologis, dan spiritual.  Guna menjaga nilai luhur kemanusiaan, MUI mendorong pemerintah menerapkan langkah komprehensif, yakni penegakan hukum yang tegas terhadap kampanye aktivitas tersebut, sekaligus penyediaan layanan rehabilitasi yang memadai untuk merangkul dan memulihkan mereka yang terdampak.  #lgbt #nasional #indonesia #mui #tolaklgbt
    • BIADAB! MANUSIA TERLAKNAT! HARUS SEGERA DITANGKAP! HUKUM MATI! Harus ada efek jera ... Bayangkan kalo ini terjadi pada putri , Istri atau adik anda? Semua kita BERGERAK CARI TAUFIK HIDAYAT INI HIDUP/MATI. Semoga gakda lagi berita yang merusak murani manusia, siapapun kita pasti melaknat pelakunya! Izin Repost Kiyai @fatihkarim #indonesia #fatihkarim #nasional
    • Biadab! Para pemukim Y4hudi kembali melakukan ritual Talmud di pelataran Masjid Al-Aqsa pagi ini, Selasa (23/6). Pelecahan terhadap Masjidil Al-Aqsa terus berlangsung dan di kawal langsung oleh pasukan Zi0nis Isr4el. Kemana Ummat Islam yang berjumlah 2 milliar, 1 Masjid Al-Aqsa pun tak mampu kita jaga. Kita tak boleh diam, melihat masjid suci kita terus di kotori dan lecehkan... Jika luka Al-Aqsa tak lagi menggucang hati, bisa jadi nurani dan jiwa kita telah lama mati. Bangkitlah Umat Islam.. Bebaskan Tanah Sucimu.. #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestina #freepalestine🇵🇸 #islam
    Next Post

    Sejarah Sembilan Walisongo: Sunan Giri

    Mujahid Dakwah adalah Porta media Islam Indonesia dengan visinya menebar cahaya Islam, menginspirasi dan menyuarakan kebenaran. Memuat seputar artikel Islam, kolom, opini, sejarah dan peradaban, berita dunia Islam, Indonesian news. Serta menjadi pusat aspirasi dan literasi keilmuan dalam Pembebasan Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis.

    All Right Reserved ©2018-2026 / Web Design By Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • Landing Page
    • Buy JNews
    • Support Forum
    • Pre-sale Question
    • Contact Us

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media