MUJAHIDDAKWAH.COM, BOGOR – Raut bahagia terlihat dari para santri di tiga lembaga pendidikan di Kabupaten Bogor saat bantuan sembako dari BMH tiba. Di tengah aktivitas belajar, kehadiran bantuan ini menjadi penopang sekaligus penyemangat bagi mereka.
Melalui momentum Jumat Berkah, Laznas BMH menyalurkan 500 kg beras beserta kebutuhan lainnya untuk 45 santri. Bantuan ini menjangkau Rumah Qur’an Al-Hiswah di Bilabong, Pesantren Hidayatullah di Ciampea, serta Pesantren Halimun di Pamijahan.
Proses distribusi tidak sederhana. Tim berangkat dari Pesantren Hidayatullah Depok pukul 10.00 WIB dan baru kembali pukul 21.00 WIB. Jarak antar lokasi yang berjauhan menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan bantuan sampai tepat sasaran.
“Lokasinya memang berjauhan, jadi membutuhkan waktu,” ujar amil BMH Jakarta, Adi Yusuf.
Meski demikian, perjalanan panjang itu terbayar dengan kebahagiaan para penerima manfaat. Sobrun Jamil, santri di Rumah Qur’an Al-Hiswah, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, terima kasih atas zakat, infak, dan sedekah para donatur melalui BMH. Semoga menjadi pahala terbaik dunia dan akhirat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan juga oleh Ustadz Hamid Safari dari Pesantren Hidayatullah Ciampea.
“Bantuan sembako ini sangat berarti bagi kami. Semoga Allah memberikan kesehatan dan keberkahan kepada para donatur BMH, terkabul semua doa-doanya,” tuturnya.
Penyaluran ini menunjukkan bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya hadir dalam bentuk bantuan, tetapi juga menjangkau mereka yang sedang menimba ilmu di berbagai tempat, meski jaraknya tidak dekat.
Dari perjalanan satu hari itu, terlihat bagaimana kepedulian umat mampu menembus jarak dan keterbatasan.
“Karena itu, dukungan terhadap program kebaikan seperti ini perlu terus dijaga—agar para santri dapat belajar dengan tenang, dan pada akhirnya tumbuh menjadi generasi yang membawa manfaat bagi umat dan bangsa,” tutup Adi Yusuf.
Laporan: Humas BMH













































































