Setiap kita punya harapan untuk bertemu dengan hari esok. Harapan untuk mewujudkan semua mimpi dan obsesi yang tiada habisnya.
Namun, kadang kita lupa bahwa di tengah perjalanan harapan itu, akan ada batas yang memutuskan semuanya. Harapan akan berubah menjadi penyesalan dan pertanggungjawaban atas semua perjalanan yang telah terlewatkan.
Seperti itulah hakikat sebuah kehidupan, tiada pernah abadi dan semuanya pasti akan kembali.
Begitu pula kita sebagai seorang hamba, ada waktunya akan kembali pada sang ‘Pencipta’. Cepat atau lambat pasti akan tiba untuk bertemu dengan Nya.
Namun, pertanyaan terbesar dari itu semua adalah sudahkah kita mempersiapkan bekal untuk pertemuan itu?
Sejatinya ajal tak pernah kita tahu kapan ia tiba dan dalam keadaan seperti apa kita saat berjumpa. Karenanya, siapkan bekal terbaik sebelum menghadap kepada Nya.
Harta, tahta dan keluarga yang dibangga-banggakan akan kita tinggalkan dan semuanya hanya menyisakan penyesalan. Kecuali mereka yang kembali dengan hati yang selamat (قلب سليم). Hati yang begitu siap dan rindu berjumpa dengan Rabb Nya, krn bekal-bekal terbaiknya selama menapaki kehidupan di dunia.
“Semoga Allah senantiasa memberikan kepada kita semua kematian dalam keadaan khusnul khatimah. Allahumma Aamiin.”
————————
#Pray_For_Sriwijaya_Air













































































