• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Rabu, Agustus 19, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Dikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Berlayar di Atas Kapal KM Dorolonda Menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Ahmad Hanafi Motivasi Kontingen Teguh dalam Perjuangan Dakwah

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

    Kajian Kitab Talbis Iblis (Bag 10): Waktu-Waktu Berlindung Kepada Allah Dari Gangguan Jin

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

    Wasiat Imam Syafi’i Menjelang Kematiannya

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Jelang Muktamar V, Wahdah Islamiyah Lewat WIZ Pasok Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau di Makassar

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Kuatkan Jiwa dan Raga, PORDASI dan STIBA Makassar Gelar Pelatihan Berkuda-Memanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Hadiri HUT Ke-81 RI di Istana, Ustadz Bachtiar Nasir: Kemerdekaan adalah Nikmat dan Amanah

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Dikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Berlayar di Atas Kapal KM Dorolonda Menuju Muktamar V Wahdah Islamiyah, Ustadz Ahmad Hanafi Motivasi Kontingen Teguh dalam Perjuangan Dakwah

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Upacara Kemerdekaan Indonesia di SDIT Rabbani Bone: Menumbuhkan Semangat Perjuangan dan Generasi Qurani

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

    Ribuan Kontingen Muktamar V Wahdah Islamiyah Bertolak ke Jakarta Via Jalur Laut, Diikuti Bayi 8 Bulan Hingga Lansia

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Laznas WIZ Mesir Salurkan Amanah Donatur, Sapa Pengungsi Sudan di Kairo dengan Kepedulian

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

    Tahun Baru Hijriyah: Membangun Kemandirian Ummat

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Gender & Feminisme, MUSLIMAH

Eksploitasi Perempuan dalam Seni

Wahyuniby Wahyuni
Reading Time: 11 mins read
Juni 7, 2023
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Selama ini, kebanyakan kajian mengenai eksploitasi perempuan dalam karya seni selalu ditempatkan dalam diskursus studi gender. Kajian tersebut bertujuan untuk menghilangkan bias gender dalam seni, meminta kesetaraan antara laki-laki dan perempuan dalam aktivitas seni, serta menuntut perempuan yang selama ini hanya menjadi objek seni agar juga bisa menjadi subjek. Namun, kajian yang dibingkai dalam kerangka feminisme ini tidak bisa menjadi solusi bagi eksploitasi perempuan dalam karya seni.

Islam sudah memberikan kerangka aturan sendiri dan feminisme tidak pernah menjadi bagian dari solusi yang ditawarkan Islam terkait masalah perempuan. Oleh karena itu, masalah eksploitasi perempuan dalam karya seni hanya dapat dipecahkan ketika menggunakan kacamata Islam. Yaitu, dengan cara mengembalikan kedudukan perempuan sesuai dengan fitrahnya dan hukum syariat yang telah ditetapkan.

Sejak dulu, perempuan sering kali digambarkan sebagai sosok yang sensual dan erotis dalam karya seni. Lukisan perempuan telah menjadi tema dominan dari para pelukis Barat sejak masa tradisional, sebelum era neoklasikisme dan romantisisme. Tradisi lukis pada era Rococco yang merupakan masa terakhir bagi monopoli seni tradisional banyak menggambarkan dewi-dewi cantik molek dengan warna kulit merah jambu dan terutama dipilih adegan yang memperlihatkan sisi sensualitas. Misalnya, karya Francois Boucher “Vulcanus Menyerahkan Senjata Aeneas kepada Venus” dan Fragonard “Yang Mandi”.[1]

You might also like

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Juni 16, 2026

Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

Juni 16, 2026
Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

Juni 16, 2026
Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

Juni 16, 2026

Pada masa selanjutnya, Lukisan Edouard Manet dari aliran Salon des Refuses berjudul “Olympia” (1863) juga melukiskan seorang perempuan telanjang dalam posisi tiduran. Lukisan tersebut pada awalnya sempat menimbulkan kontroversi masyarakat meskipun akhirnya dapat diterima. Kemudian, ada pula “Kelahiran Venus” pada tahun yang sama karya Alexandre Cabanel yang menggambarkan hal yang sama. [2] Publik Eropa sudah terbiasa melihat lukisan wanita telanjang dengan tema dewa-dewi, terutama Venus. Sejak masa neoklasikisme, romantisme, realisme, kubisme, surealisme, hingga pascamodernisme, wanita tetap menjadi tema yang selalu ada.

Eksploitasi perempuan dalam aktivitas kesenian ini mau tidak mau menyeret pada kasus pornografi. Sebagian seniman menjadikan seni sebagai dalih untuk melakukan aksi-aksi pornografi. Saat ini, tingkat pornografi di dunia sangat mencengangkan. Terdapat sejumlah 4,2 juta situs internet porno atau 12% dari jumlah seluruh situs internet di seluruh dunia. Setiap hari, ada 68 juta permintaan mencari materi pornografi melalui mesin pencari internet. Jumlah itu 25% dari seluruh pemintaan mencari di search engine. Situs Playboy dikunjungi sebanyak 4,7 juta (hits) kali setiap minggunya. Orang Amerika menyewa 800 juta keping video dan DVD porno setiap tahunnya, dibandingkan dengan 3,6 miliar video nonporno. Hollywood menghasilkan 400 film per tahun, sementara industri porno menghasilkan 11.000 film per tahun (Adult Video News).[3]

Eksploitasi perempuan dalam berbagai bentuknya didukung oleh faktor ekonomi dan kapitalisme. Industri hiburan dan jasa berbau seks menjadi salah satu ladang bisnis yang keuntungannya terbukti paling menggiurkan. Laporan CBS News (edisi September 5, 2004), “Porn in the U.S.A” menemukan bahwa masyarakat Amerika membelanjakan tidak kurang dari 10 milyar dolar per tahun untuk konsumsi pornografi saja. Mereka menjadi besar dan mempunyai daya tawar karena di California saja industri aurat ini tiap tahun menyetor sebanyak 36 juta dolar pajak kepada pemerintah. Sementara itu, para pelakunya berlindung di balik topeng ekspresi seni.[4] Ada semacam lingkaran setan antara seni, pornografi, dan industri kapitalisme.

Perempuan dalam Seni Tradisional

Jawa dan Bali tidak dapat dilupakan sebagai dua kebudayaan yang banyak melibatkan perempuan dalam aktivitas seni. Perempuan ada dalam setiap cabang kesenian, mulai dari seni musik, seni lukis, seni pahat, seni sastra, bahkan seni pertunjukan tradisional. Daripada sebagai pelaku seni, perempuan lebih banyak dijadikan objek seni yang mengarah kepada penonjolan eksotisme seksual dan tentunya mengarah pula pada pelecehan seksual yang menyinggung derajat dan martabat perempuan.

Dalam dunia kesenian tradisional, misalnya, pertunjukan seni reyog obyog, pelecehan seksual terhadap perempuan muncul melalui momentum saweran. Kesempatan bagi penonton laki-laki untuk menari bersama sambil memberikan uang dalam jumlah tertentu dengan cara menyentuh bagian tubuh penari jathil.[5] Realitas ini digambarkan dengan sangat gamblang oleh sastrawan Ahmad Tohari dalam Ronggeng Dukuh Paruk lewat tokoh utama Srinthil. Berbagai suka duka harus dialami oleh Srinthil sebagai penari ronggeng, termasuk menjalani adat bukak klambu sebelum ia diinisiasi sebagai penari ronggeng, yaitu menyerahkan keperawanannya kepada laki-laki yang mampu memberikan bayaran tertinggi.

Namun, menarik bahwa dalam masyarakat tradisional yang kental akan adat budaya Islam, aktivitas kesenian dapat dilakukan tanpa melanggar batas-batas syariat. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Fuji Astuti (2001) di desa Sungai Janiah, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatra Barat, menunjukkan bahwa kegiatan seni pertunjukan di desa tetap mematuhi kaidah Minang dan Islam, yaitu bahwa wanita dianggap tidak pantas untuk tampil dalam pentas pertunjukan kesenian.[6] Oleh karena itu, pertunjukan randai yang menjadi kebanggaan desa tetap menampilkan pemain pria untuk memerankan peran wanita; juga tari sijah ameh yang menggambarkan kegemulaian wanita pun ditarikan oleh pria.

Hal mendasar bagi ketidakhadiran perempuan dalam seni pertunjukan adalah bahwa sebagai perempuan Minangkabau yang diberi penghargaan bundo kanduang harus mencerminkan perilaku yang berbudi luhur sehingga bisa menjadi figur generasi penerus. Perempuan Minang juga mengenal konsep ‘sumbang dua belas’, yang salah satu di antaranya menyangkut tata cara berpakaian. Dalam berpakaian, perempuan Minang harus sesuai dengan aturan Islam, yaitu tidak ketat, tidak transparan, dan tidak memperlihatkan aurat. Faktor budaya Islam amat dominan. Hal itu mengikuti adat minangkabau yang dikenal ‘adat bersendikan syarak, syarak bersendikan kitabullah’. Meskipun, patut disayangkan bahwa hal ini sekarang sudah mengalami pergeseran-pergeseran dan perempuan mulai diizinkan masuk ke ranah pertunjukan.

Perempuan adalah sosok penuh inspirasi bagi para seniman dalam berbagai kebudayaan, baik kebudayaan Timur maupun Barat. Kita tidak bisa hanya menyebut Barat saja sebagai kebudayaan yang banyak mengeksploitasi perempuan. Sebab, pada kenyataannya sebagian besar kebudayaan menjadikan perempuan sebagai objek seni dalam ekspresi yang berbeda-beda.

Namun, tidak dipungkiri bahwa eksploitasi Barat terhadap perempuan sangat besar dan memiliki sejarah yang panjang. Di Barat, perempuan dihadirkan sebagai objek yang mewakili keindahan dunia. Tradisi seni Barat adalah tradisi seni yang bertumpu pada keindahan materi dan fisik semata. Keindahan yang paling tinggi adalah keindahan tubuh perempuan. Akhirnya, eksploitasi yang berlebihan terhadap perempuan muncul dalam berbagai aspek karya seni.

Body Painting

Tidak puas hanya melukis di atas kanvas dan benda-benda mati, para pelukis pun melakukan eksperimen melukis di atas tubuh manusia. Salah satu penemuan seni mutakhir di Barat hari ini adalah body painting atau seni lukis tubuh. Body painting adalah seni melukis dengan media kulit atau tubuh manusia, sama halnya seperti tato. Perbedaannya, jika tato bersifat permanen, body painting bersifat temporer.

Body painting dianggap sebagai seni lukis tubuh yang paling kuno di dunia. Hampir seluruh suku-suku didunia menggunakan body painting untuk acara adat. Sejumlah suku di Indonesia juga mempunyai tradisi body painting, antara lain, Dayak, Dani, Mentawai, dan beberapa suku lainnya. Namun, pada era modern, perkembangan body painting telah kebablasan. Sejumlah orang menyebut body painting sebagai seni nudis. Para modelnya yang sebagian besar perempuan dilukis telanjang. Polesan-polesan cat itulah yang menjadi ‘baju’ dan dipertunjukkan sebagai karya seni.

Perkembangan body painting pada era modern dimulai pada 1933 di Chicago di mana Maximillian Faktorowicz dan modelnya ditahan dengan tuduhan mengganggu ketertiban publik saat ia memeragakan body painting-nya yang baru dengan make–up yang diformulasikan untuk film Hollywood.[7] Tetapi, kejadian ini merupakan awal tonggak kebangkitan era body painting pada era modern. Pada 1950-an dan 1960-an, body painting mulai menggeliat kembali terutama dipicu oleh paham liberalisme dan kebebasan berkreasi. Sejumlah selebriti bahkan turut mencicipi rasanya menjadi “kanvas hidup”, seperti Demi Moore dalam sampul majalah Vanity Fair, pada 1992.

Hal ini sampai sekarang menjadi perdebatan panjang di dunia, apakah body painting termasuk sebuah karya seni atau hanya sebuah aksi pornoaksi yang terselubung. Terlepas dari itu, saat ini body painting telah masuk dalam seni lukis tubuh yang cukup popular di dunia. The World Bodypainting Festival[8] sudah menjadi agenda tahunan sejak 1998 hingga sekarang. Acara yang diselenggarakan setiap bulan Juni-Juli di Pörtschach, Carinthia, Austria pada 2012 diikuti oleh lebih dari 200 seniman dari 44 negara.

Di Indonesia, sejumlah perupa juga mulai masuk ke dunia body painting. Tidak tanggung-tanggung, aksi seni lukis tubuh atau body painting digelar dalam acara Sanur Village Festival 2012. Acara budaya tersebut akan dihelat pada24 – 28 September 2013di areaMaisonnette, Inna Grand Bali Beach Hotel. Sebanyak tujuh seniman body panting melukis dan menggoreskan kuas di atas tujuh tubuh wanita cantik yang menjadi model dalam event tersebut.[9] Selain di Sanur, festival serupa juga pernah digelar di Bandung dengan tajuk Bandung Body Art Festival.[10]

Perempuan dan Seni dalam Islam

Ketika sebuah tradisi seni hanya mendasarkan orientasinya pada wujud yang bersifat material, ujung-ujungnya ia tidak akan menemukan sosok lain kecuali perempuan sebagai objek seni tertinggi. Maka, tampak bahwa Barat telah melakukan berbagai eksplorasi untuk menghadirkan perempuan sebagai karya seni. Pada awalnya, hanya karya dua dimensi berupa lukisan perempuan telanjang, kemudian dilanjutkan dengan karya tiga dimensi berupa patung dan video-video porno. Terakhir, yang paling mutakhir adalah karya hidup berupa body painting yang secara langsung menjadikan perempuan sebagai objek seni dan media seni. Jika segala macam eksperimen seni tersebut telah membuat mereka jengah, tidak dapat dibayangkan apa lagi yang akan dilakukan oleh para seniman Barat.

Permasalahan utamanya ialah bahwa para seniman Barat tidak memiliki aturan atau batasan khusus dalam aktivitas berkesenian seperti halnya Islam. Perdebatan dalam hal tujuan seni hanya dua, yaitu seni untuk seni (L’art pour l’art) atau seni untuk rakyat. Barat tidak mengenal aktivitas kesenian yang dilandasi oleh tauhid dan bertujuan untuk mengagungkan kebesaran Ilahi. Di Barat, yang ada hanya common sense sedangkan common sense adalah suatu hal yang bisa berubah seiring dengan perubahan masyarakat. Pada 1980-an, masyarakat di Paris belum bisa menerima lukisan wanita telanjang yang digambarkan sebagai bagian dari penduduk mereka sendiri. Lukisan wanita telanjang yang biasa mereka lihat adalah lukisan dewa dewi. Namun, tidak sampai satu dekade berselang, masyarakat Paris sudah bisa menerima lukisan-lukian telanjang tersebut.

Hal itu berbeda dengan Islam yang telah memberikan aturan jelas terkait mana aktivitas seni yang diperbolehkan dan mana yang dilarang. Hadits Nabi, “Tidaklah orang yang berakal itu beraktivitas kecuali untuk tiga perkara; untuk mencari penghidupan, untuk mencari bekal akhirat, dan untuk mencari penghiburan yang tidak diharamkan.” Para seniman Muslim memiliki batas-batas dalam pengembaraannya melakukan eksplorasi terhadap keindahan. Dalam hal ini kita tidak akan membahas beberapa kontroversi seni dalam Islam sebab telah banyak dijelaskan oleh para ulama dalam berbagai kitab.[11]

Innallaha jamilun, wa yuhibbul jamala. Allah itu indah dan menyukai keindahan (HR. Muslim, diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud). Namun, Allah tidak serta-merta membebaskan hamba-Nya untuk melakukan eksplorasi tanpa batas. Allah menetapkan syariat semata-mata karena kasih sayang-Nya demi kemaslahatan umat manusia. Menurut HAMKA, seni yang sampai kepada puncaknya ialah gabungan di antara rasa keindahan (jamal), rasa kesempurnaan (kamal), dan rasa kemuliaan (jalal). Seni yang bernilai tinggi menyebabkan seniman lebur di bawah cerpu telapak kaki budi (etika) dengan kebenaran (al haq).[12] Seni akan bermanfaat kalau dengan sebab meresapkan rasa keindahan, kita bertambah dekat kepada Tuhan. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran Ilahi yang terpeta jelas di halaman alam. Lalu tunduk dan tafakur.[13]

Seni bukanlah ditujukan untuk seni itu sendiri, demikian menurut Ali Syari’ati dalam Islam Mahzab Pemikiran dan Aksi. Sebab, seni yang demikian hanyalah makanan empuk bagi pembuat tender dan petugas lelang yang mengalirkan uang ke istana-istana jutawan. Seni untuk seni hanyalah kedok yang digunakan untuk menutupi watak jahat seniman serta memberikan pembenaran atas sikapnya dalam menghindari tanggung jawab sosial.[14] Junaid al Baghdadi, seorang sufi terkenal, mengatakan bahwa kecantikan wanita adalah salah satu cabang keindahan, anugerah Ilahi. Sama halnya dengan keindahan kembang yang mekar, indah dilihat, tetapi jangan diganggu. Jangan diserumpunkan rasa keindahan dan seni dengan syahwat hawa nafsu.[15]

Seni Islam adalah seni yang memiliki nilai-nilai Ilahiah dan bertujuan untuk amar ma’ruf nahi munkar. Dalam ajaran Islam, para seniman sebisa mungkin berusaha untuk tidak melakukan penggambaran terhadap makhluk hidup seperti manusia dan hewan. Kaidah tersebut tidak mengurangi keleluasaan mereka untuk menciptakan karya-karya seni yang agung. Para seniman menyiasatinya dengan melakukan stilisasi-stilisasi sehingga bentuk-bentuk tersebut tidak lagi menyerupai bentuk aslinya, seperti yang dapat disaksikan sekarang dalam sejumlah motif batik. Dalam seni arsitektur dan bangunan, Islam memiliki sejumlah karya monumental yang melebihi karya sejenis pada zamannya. Para seniman memanfaatkan teknik cahaya dan suara bangunan untuk menghasilkan sebuah arsitektur yang bernilai tinggi.

Teknik suara bangunan (Taqniyah Ash Shautiyyat Al Mi’mariyah) yang baru ditemukan oleh ilmuwan Harvard pada abad ke-20, sudah digunakan berabad-abad sebelumnya oleh perancang seni bangunan Islam. Mereka mengetahui bahwa suara memantul dari atap-atap yang cekung dan berkumpul di cekungan tertentu, seperti cahaya yang memantul dari kaca cekung.

Kritikus Prancis Henri Focillon berkomentar, “Aku tidak menjumpai sesuatu yang melepaskan pakaian luarnya dari unsur kehidupan, lalu mengajak kita kepada makna-maknanya yang terpendam selain bentuk-bentuk hiasan bangun Islam. Bentuk-bentuk tersebut tidak lain adalah buah pemikiran yang berdasarkan perhitungan yang rumit, terkadang berubah menjadi semacam gambar-gambar yang menjelaskan ide-ide filsafat dan makna-makna rohani. Namun, jangan sampai kita lupa bahwa bingkai kosong yang tampaknya kosong dari unsur hidup ini sebenarnya mengandung unsur kehidupan yang mengalir deras melalui garis-garis gambar. Dari garis-garis itu terbentuk berbagai macam unsur kehidupan, menjadi banyak dan terus bertambah, ada kalanya terpisah dan ada kalanya bertemu. Seolah ada ruh yang mencampurkan bentuk-bentuk itu, menjauhkannya, kemudian mengumpulkannya lagi. Setiap bentuk memiliki arti yang lebih dari satu yang tentunya hal ini membutuhkan penalaran dan kontemplasi manusia yang melihatnya. Semunya menyimpan dan mengungkap dalam waktu yang sama tentang rahasia kemungkinan dan energi tanpa batas yang ada di dalamnya.[16]

Larangan untuk menggambar makhluk hidup justru membuat para seniman terus mengembangkan kreativitas dan imajinasinya. Daya imajinasi dan perasaannya tajam bekerja. Hal itu membuat para seniman Islam tidak mandeg dan terhenti pada eksploitasi keindahan tubuh perempuan semata.

Selain terhadap seni itu sendiri, Islam juga telah memberikan batasan-batasan yang jelas kepada perempuan dalam segala aspek kehidupan, termasuk dalam hal seni. Batasan-batasan tersebut tidak dimaksudkan untuk memasung kebebasan perempuan dalam berkesenian, melainkan untuk menjaga kehormatan perempuan sendiri. Perempuan diberikan kedudukan yang mulia dalam Islam. Kaum laki-laki dan perempuan yang beriman diperintahkan untuk menutup aurat dan menjaga pandangan mereka (An Nur: 30-31), serta menjauhi perbuatan zina (Al Isra: 32). Perempuan adalah ibu bagi generasi yang akan datang. Ketika perempuan dari sebuah bangsa rusak maka akan rusak pulalah generasi selanjutnya.

Sebagai penutup, tidak ada salahnya untuk mengingat perkataan M. Natsir, bahwa dalam gerak budaya manusia sekarang ini, tampak adanya perjuangan atau perebutan antara kebudayaan materialisme yang semata-mata benda dan kebudayaan yang berpangkal pada kesadaran rohani. Budayawan Islam harus kembali mengambil bagian dalam perkembangan kebudayaan serta melakukan risalahnya yang suci itu dalam mengisi kebudayaan dunia.[17]

Referensi:

[1] Katjik Soetjipto. Sejarah Perkembangan Seni Lukis Modern Jilid 1. (Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989). Hlm 60.
[2] Pada jilid 2 ini, semua halaman berisi lukisan-lukisan yang dikisahkan pada jilid I. Anda bisa menemukan betapa banyak lukisan wanita, termasuk wanita telanjang dalam buku ini. Sebut saja Ingres “La Source” (1820) yang disimpan di Museum Louvre Paris, “The Turkish Bath” (1852) yang menggambarkan belasan perempuan telanjang; Renoir “Bather” (1884); Cabanel “Birth of Venus (1863) di Pennsylvania Academy of the Fine Arts, Philadelphia; Titian “Venus of Urbino (1538); Manet “Olympia” (1863) di Louvre Paris, dan sebagainya. Lihat Katjik Soetjipto. Sejarah Perkembangan Seni Lukis Modern Jilid 2. (Jakarta. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1989).
[3] Dikutip dari http://acehomegazen.blogspot.com/2011/02/peringkat-remaja-dalam-angka-situs.html, pada 11 November 2013.
[4] Syamsuddin Arif. Orientalis dan Diabolisme Pemikiran. (Jakarta: Gema Insani Press, 2008). Hlm 136.
[5] Arif Budi Wurianto. “Perempuan Pelaku Seni Pertunjukan Tradisional dan Keadilan Gender”, dalam Siti Hariti Sastriyani (ed.). Women in Public Sector [Perempuan di Sektor Publik]. (Yogyakarta: Pusat Studi Wanita UGM dan Tiara Wacana, 2008). Hlm 264-273. Lihat juga dalam buku yang sama, tulisan dari Sang Ayu Putu Sriasih, “Perempuan Bali dalam Kehidupan Berkesenian.” Hlm 253-263.
[6] Fuji Astuti. Perempuan dalam Seni Pertunjukan Minangkabau: Suatu Tinjauan Gender. (Yogyakarta: Kalika, 2004). Hlm 71-72. Buku tersebut merupakan tesis magisternya di Universitas Gadjah Mada tahun 2001.
[7] Dikutip dari http://www.ruanginfotips.com/2013/01/asal-mula-body-painting.html, pada 11 November 2013.
[8] Lebih jelasnya dapat dilihat di http://en.wikipedia.org/wiki/World_Bodypainting_Festival; http://www.harianlahat.com/2012/07/world-bodypainting-festival-di-indonesia-2012/, pada 22 November 2013. Selain itu, festival tingkat dunia ini juga memiliki situs resmi di http://www.bodypainting-festival.com/en/.
[9] Dikutip dari http://travel.detik.com/read/2012/09/28/190344/2044564/1382/body-painting-di-sanur-festival-jadi-perhatian-wisatawan, pada 22 November 2013.
[10] Bandung Body Art Festival 2010, cek di http://www.behance.net/gallery/Bandung-Bodypainting-Festival/6871981, dan beberapa video di Youtube, seperti http://www.youtube.com/watch?v=mHy6Nn9XxBo.
[11] Lihat buku Yusuf Qardhawi. Islam Bicara Seni. (Solo: Intermedia, 1998). Tentang masalah nyanyian, lihat hlm 35. Selanjutnya, mengenai seni lukis, seni rupa, dan ornamen, lihat hlm 89; Selain itu, lihat juga Sidi Gazalba. Islam dan Kesenian: Relevansi Islam dan Seni Budaya. (Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1988), mengenai masalah seni islam dan seni muslim, hlm 131. Tentang masalah halal haram nyanyian, hlm 135-151.
[12] Hamka. Pandangan Hidup Muslim. (Jakarta: Penerbit Bulan Bintang, 1992). Hlm 136. Ismail Raji Al Faruqi dalam bukunya menyebutkan enam ciri karakteristik ekspresi estetis tauhid, yaitu abstraksi, struktur modular, kombinasi suksesif, repetisi, dinamisme dan kerumitan. Lihat di Ismail Raji Al Faruqi. Seni Tauhid: Esensi dan Ekspresi Estetika Islam. (Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya, 1999). Hlm 8-13.
[13] M. Natsir. Kebudayaan Islam dalam Perspektif Sejarah. (Jakarta: PT. Girimukti Pasaka, 1988). Hlm 273-274.
[14] Zainal Arifin Thoha. Eksotisme Seni Budaya Islam: Khazanah Peradaban dari Serambi Pesantren. (Yogyakarta: Bukulaela, 2002). Hlm 70-72.
[15] Hamka. Pandangan Hidup Muslim… Hlm 134-135. Sebuah kisah menarik diceritakan dalam buku ini. Suatu ketika, HAMKA pernah melawat ke salah satu studio di Bali dan melihat lukisan perempuan telanjang. Pelukis tersebut minta maaf padanya. Kata Hamka, “… Jika kulihat lukisan ini dari rasa seni, samalah buatku seperti melihat kemang mekar juga. Aku melihat indahnya, tapi takkan kucabut dia daripada tangkainya. Keindahan kembang itu pun dipagari oleh Tuhan dengan duri atau miang. Dan bila kupatahkan kembang itu dari tangkainya, hendak kucari dimana letak keindahannya, lalu kukupas kelopaknya sejurai demi sejurai, niscaya akan habislah dia berantakan ke bumi. Kurusakkan susunan keindahannya yang asli karena nafsu ingin tahu, padahal aku tak dapat menyusun balik….”
[16] Raghib As-Sirjani. Sumbangan Peradaban Islam pada Dunia. (Jakarta: Pustaka Al Kautsar, 2012). Hlm 682.
[17] Natsir. Kebudayaan Islam dalam Perspektif Sejarah… Hlm 276.

**********

Penulis: Kabul Astuti
(AlumnusPascasarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta)

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Muslimah dan FeminismeSeni dalam Pandangan IslamThe Center for Gender Studies (CGS)
592
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

3 Sifat Utama Peraih Kemenangan Sejati

Next Post

Bahasa Cinta Paling Mulia

Wahyuni

Wahyuni

Wahyuni Subhan adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam, Team FMDKI News dan Guru SD IT Wahdah Islamiyah Gowa.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis
    INDONESIA

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga
    Al-Maqdisi Studies

    Seminar Baitul Maqdis 2026: Pendidikan Generasi Muslim untuk Pembebasan Palestina! Daftar Sekarang Juga

    Juli 10, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    ADVERTISEMENT

    PILIHAN EDITOR

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Muh Akbar
    Agustus 17, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026
    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus
    Feminisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    by Muh Ikram
    Juni 17, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1642 shares
      Share 657 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      901 shares
      Share 360 Tweet 225
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026
    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Baitul Maqdis The Blueprint, Prof Abd al-Fattah el-Awaisi Sebut Indonesia Sebagai Pemimpin Persiapan Pembebasan Al-Aqsa

    Agustus 4, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026
    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Saladin Camp ke-7 di Yogyakarta Sukses Diikuti 400 Peserta, Prof Abdul al-Fattah el-Awaisi: Kitalah Generasi Pembebas Baitul Maqdis

    Agustus 2, 2026
    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Ustadz Zaitun Rasmin Dampingi Ketua MPR RI ke Uzbekistan, Dorong Penguatan Kerja Sama Pendidikan dan Keulamaan

    Juli 12, 2026
    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Lawan Genosida dengan Prestasi: Siswi Gaza Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Brasil

    Juli 14, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    Juli 9, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Ukhuwah, Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin mengecam keras aksi promosi minuman keras (miras) yang menggunakan tantangan hafalan Al-Qur’an sebagai bagian dari gimmick pemasaran.  Aksi tersebut menjadi sorotan setelah video yang memperlihatkan sebuah booth produk minuman beralkohol memberikan tantangan hafalan Surah Ad-Duha kepada pengunjung beredar luas di media sosial.  Menurut Kiai Zaitun Rasmin, penggunaan Al-Qur’an untuk kepentingan pemasaran produk yang jelas bertentangan dengan ajaran Islam merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan dan sangat melukai perasaan umat Islam.  “Demi marketing, demi gimmick, Al-Qur’an yang sangat dimuliakan umat Islam justru dilecehkan. Ini melukai hati seluruh umat Islam,” tegas Kiai Zaitun, Rabu, (12/8/2026).  Ia menilai persoalan tersebut tidak cukup hanya diselesaikan dengan permintaan maaf atau klarifikasi dari pihak terkait. Menurutnya, kasus tersebut perlu diusut secara serius untuk memastikan adanya pertanggungjawaban.  “Ini harus diusut dan dipertanggungjawabkan secara hukum,” ujarnya.  Kiai Zaitun berharap kejadian serupa tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi seluruh pelaku usaha serta penyelenggara kegiatan agar menghormati nilai-nilai agama dan tidak menggunakan simbol ataupun ajaran agama sebagai gimmick pemasaran yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.  #zaitunrasmin #nasional #mui #penistagama
    • Pembantaian di Gaza masih terjadi, puluhan hingga ratusan nyawa melayang setiap hari, dan kita tidak tahu, kapan semua ini akan berhenti..  Ditengah heningnya dunia akan isu ini, Jurnalis di Gaza berteriak setiap hari, menyampaikan berita dengan mempertaruhkan semua yang mereka miliki.. Hingga saat ini, lebih dari 260 jurnalis telah pergi meninggalkan dunia ini..  Namun misi dan perjuangan mereka tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah mati..  Suara-suara Gaza masih bertahan hingga saat ini.. dengan berani, mereka terus menyuarakan apa yang terjadi.. tanpa perlindungan, sumber daya, ataupun jaminan jika mereka bisa bertahan hingga Gaza merdeka nanti..  Percayalah, suara mereka tetap hidup dan kebenaran pasti akan menang..  #gaza #gazaunderattack #palestine #jurnalis #genosida
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan pakaian yang menyerupai lawan jenis atau tasyabbuh ketika mengikuti karnaval peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.  Imbauan ini merupakan upaya preventif guna mencegah terselubungnya kampanye gerakan Lesbian, Gay, Sodomi dan Pencabulan (LGSP).  “Dalam konteks zaman sekarang, menggunakan pakaian lawan jenis cenderung mengampanyekan praktik gerakan LGBT (LGSP) yang jelas-jelas dilarang oleh agama dan bertentangan dengan norma sosial,” ujar Kiai Muiz Ali.  Kita menghargai perbedaan, tapi bukan dengan penyimpangan.  Tetap jaga diri dan keluarga kita agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang bertentangan dengan nilai agama, moral dan bangsa kita..  Selanjutnya baca di: https://mujahiddakwah.com/2026/08/mui-ingatkan-karnaval-agustusan-jangan-dijadikan-ajang-kampanye-lgbt  #indonesia #lgbt #hutri #tolaklgbt #mui
    • Turki, Arab Saudi, dan Pakistan resmi menandatangani Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah. Isi utama perjanjian tersebut meliputi: Serangan bersenjata terhadap salah satu dari tiga negara akan dianggap sebagai serangan terhadap ketiganya. Ketiga negara berkomitmen untuk memberikan respons bersama melalui mekanisme koordinasi yang telah disepakati. Meningkatkan kerja sama militer melalui latihan gabungan, interoperabilitas pasukan, serta pertukaran personel militer. Memperkuat kerja sama intelijen dan keamanan untuk menghadapi ancaman terorisme, serangan siber, dan ancaman terhadap infrastruktur strategis. Mengembangkan industri pertahanan melalui riset, pengembangan teknologi, produksi bersama, dan transfer teknologi. Perjanjian ini ditegaskan bersifat defensif dan bertujuan menjaga stabilitas serta keamanan kawasan, bukan ditujukan untuk menyerang negara tertentu. Kesepakatan itu sebagai langkah bersejarah bagi kawasan dan dunia Islam, para pejabat mengatakan bahwa "Arsitektur keamanan regional telah didesain ulang melalui Perjanjian Mekkah." #turkey #duniaislam #arabsaudi #makkah #islam
    • G4z4 Berduka!!! 112 Syuhada di Makamkan Secara Massal, Bukti Nyata Gen0sid4 yang Tak Kunjung Henti. Ratusan warga G4z4 mengiringi pemakaman 112 anggota keluarga Al-Hassayneh dan Abu Shari'ah di Kota G4z4, Selasa (4/8/2026), Jenazah ini berhasil ditemukan dari reruntuhan rumah mereka yang hancur akibat serangan penjajah zionis Isr4el. Mereka bukan sekadar angka, mereka adalah manusia yang menunggu lebih dari 2,5 tahun di bawah reruntuhan, hingga akhirnya dikeluarkan dan diberikan hak terakhir mereka untuk mengucapkan selamat tinggal! Apakah 73.375 Jiwa Gaza yang gugur dan 175.000 terluka tak mampu menghentikan ini semua? Kemana hati nurasi kemanusiaan yang lantang diucapkan itu?? Ingatlah, diam dan acuh tak pedulimu akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah di akhirat kelak. Bangkitlah umat Islam, nyawa saudaramu gugur tiap harinya. Roketkan doamu ke langit agar Allah berikan kemenangan-Nya... Semoga Allah menjadikan mereka syahid di Jalan-Nya dan dan masukkan ke dalam Jannah-Nya. Allahumma Aaamiin..🤲🤲😭😭 #gaza #gazaunderattack #palestina #freepalestine🇵🇸 #masjidalaqsa
    Next Post
    Bahasa Cinta Paling Mulia

    Bahasa Cinta Paling Mulia

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media