• Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Kirim Tulisan
Sabtu, September 12, 2026
Advertisement
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    MUI Serukan Umat Islam Gelar Shalat Istisqa’ untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla

    MUI Serukan Umat Islam Gelar Shalat Istisqa’ untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Abad Kedua Gontor, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Soroti Tantangan Soft Skill Lulusan Pesantren

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Dirut PT PAL di IAI STIBA Makassar: Generasi Muslim Harus Kuat dalam Akidah, Entrepreneurship dan Ilmu Pengetahuan

    Dirut PT PAL di IAI STIBA Makassar: Generasi Muslim Harus Kuat dalam Akidah, Entrepreneurship dan Ilmu Pengetahuan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

No Result
View All Result
  • HOME
  • ARTIKEL
    • All
    • Adab & Ibadah
    • Al-Qur'an & Hadits
    • Aqidah & Manhaj
    • Fiqih Islam
    • Sirah Nawabiyah
    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Hikmah di Balik Bencana Nepal, Panggilan untuk Bermuhasabah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Cara Menjadi Manusia Terbaik Menurut Ibnu Qayyim

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Meneladani Nabi Ibrahim AS di Tengah Dunia yang Penuh Konflik

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ketauladanan Ibrahim AS dalam pengabdian dan kepemimpinan

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Ibadah Haji: Antara Ritual dan Pengabdian Sosial

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Tujuan Hakiki Pendidikan, Menanamkan Nilai dan Adab

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Satu Dinding Cukup Menjadi Pemisah Antara Kubur dan Masjid

    Fatwa MUI: Mengapa Memanfaatkan Dana Hasil Investasi Setoran Awal untuk Jamaah Lain Haram?

  • KHAZANAH
    • All
    • Biografi
    • Islam & Indonesia
    • Pendidikan & Ilmu
    • Sejarah Islam
    • Tazkiyatun Nafs
    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Kepemimpinan Ekoteologi Perempuan dan Lingkungan

    Nasehat yang Menggugah, Dialah Kematian

    Putra Abu Jahal Menjadi Mujahid Handal

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 10): Hijrah Ustadz Umar Soleh ke Kota Makassar

    Sejarah Ulama Nusantara (Bag 5): Jelajah Dakwah Syaikh Yusuf al-Maqassari

    Sejarah Tokoh Wahdah Islamiyah (Bag 9): Semangat Menuntut Ilmu Ustadz Umar Soleh Mulai Dari Sekolah Dasar

  • NASIONAL
    • All
    • Berita Nasional
    • Feature
    • Info Kegiatan
    • Kabar Kampus
    • Kabar Ummat
    • Sekolah & Universitas
    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Dua Murid SDIT Rabbani Bone Wakili Polres Bone di Lomba Polisi Cilik Zona IV

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    Bahas Syaikh Al-Albani, Ustadz Yusran Anshar Jelaskan Pentingnya Adab dan Etika Perbedaan Pandangan

    MUI Serukan Umat Islam Gelar Shalat Istisqa’ untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla

    MUI Serukan Umat Islam Gelar Shalat Istisqa’ untuk Atasi Kekeringan dan Karhutla

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Abad Kedua Gontor, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Soroti Tantangan Soft Skill Lulusan Pesantren

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Di Forum SAJID, Prof Hamid Fahmy Zarkasyi Ungkap Kunci Gontor Bertahan 100 Tahun

    Dirut PT PAL di IAI STIBA Makassar: Generasi Muslim Harus Kuat dalam Akidah, Entrepreneurship dan Ilmu Pengetahuan

    Dirut PT PAL di IAI STIBA Makassar: Generasi Muslim Harus Kuat dalam Akidah, Entrepreneurship dan Ilmu Pengetahuan

  • KALAM
    • All
    • Akhir Zaman
    • Ghazwul Fikr
    • Jihad Fisabilillah
    • Khutbah Jum'at
    • Siyasah Syar'iyyah
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Memaknai All Eyes on Rafah, Buka Mata Dunia Atas Genosida di Gaza

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Tragedi Gaza, Apakah Kita Masih Ada?

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Kita Bisa dan Wajib untuk Berjuang bagi Al Aqsha, Gaza dan Palestina

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat: Gaza Masih Berdarah, Jangan Tinggalkan

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Kita Adalah Gaza

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Istqomah Peduli Gaza Adalah Ujian Iman

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Hukuman Mati Tahanan Palestina, Dimana Peran Kita?

  • LIFESTYLE
    • All
    • Cinta Dunia
    • Gender & Feminisme
    • Jendela Hati
    • Parenting
    • Ramadhan
    • Tips Bahagia
    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

    Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

    Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

    Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

    Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

    Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

    Catatan Pendidikan (Bag 6): Covid 19 dan Masa Depan Pendidikan Kita

    Cadar Dan Keinginan Untuk Istiqomah Secara Sadar (Bag 1)

  • DUNIA ISLAM
    • All
    • Info Haji & Umrah
    • Internasional
    • Kabar Turki
    • Palestina
    • Timur Tengah
    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

  • TSAQOFAH
    • All
    • Ekonomi Islam
    • Jejak Hidayah
    • Kolom
    • Opini Anda
    • Resensi Buku
    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Rasisme: Dosa Asal Amerika

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Allah Terus Menjamin Kemenangan Al-Haqq- Bagian 2

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Islam: Agama yang Paling Disalahpahami

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

    Allah Senantiasa dan Secara Misterius Bekerja untuk Kemenangan Al-Haqq

  • PAHAM SESAT
    • All
    • Ahmadiyah
    • Feminisme
    • Lainnya
    • Sepilis
    • Syi'ah
    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Melalui Perpres, Prabowo Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter Setara dengan Terorisme

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Menolak Normalisasi LGBT, Menjaga Integritas Moral dan Akademik Kampus

    Pandangan Hindu Terhadap Pluralisme Agama

    Melanjutkan Tongkat Estafet Perjuangan M. Natsir Membendung Arus Deras Sekularisme Dalam Pendidikan

    Pandangan Protestan Terhadap Pluralisme Agama

    Pandangan Katolik Terhadap Pluralisme Agama

    Upaya Meliberalkan Guru Agama

    Promosi Lesbi, Hina Nabi dan Lecehkan Al-Quran

    Kebebasan Konsep Penting Worldview Sekular

No Result
View All Result
Mujahid Dakwah
No Result
View All Result
in Cinta Dunia, MUSLIMAH, Parenting

Perempuan dalam Pusaran Krisis Ilmu

Wahyuniby Wahyuni
Reading Time: 11 mins read
Juli 6, 2022
Perempuan dalam Pusaran Krisis Ilmu
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp

Perempuan muslim di zaman ini tanpa sadar telah terjebak dalam krisis yang sama dengan perempuan Barat, menyangka bahwa paham kebebasanlah yang dapat membahagiakan perempuan. Padahal problem utama perempuan muslim saat ini adalah krisis ilmu. Syeikh Hamza Yusuf ketika berbicara pada konferensi Reviving Islamic Spirit di Malaysia pada tahun 2017 lalu, berulang-ulang mengafirmasi pendapat Prof S.M. Naquib al-Attas, bahwa krisis ilmu di dunia muslim yang pertama kali harus diselesaikan agar peradaban Islam kembali bersinar. Krisis ilmu terkait erat dengan krisis adab dan krisis kepemimpinan. Apabila perempuan muslim tidak merespon terhadap akar permasalahan tersebut dan hanya bersifat reaktif terhadap isu-isu yang kurang fundamental, maka krisis di dunia Islam tidak akan pernah berakhir.

Kaum perempuan muslim (muslimah) yang mengalami krisis ilmu akhirnya berpaling dari Islam dan mengadopsi cara pandang Feminisme dalam menilai problematika perempuan. Padahal hanya peradaban Islam, yang sejak dari kemunculannya, telah menghasilkan para intelektual dari kaum perempuan. Para intelektual muslimah memiliki kemampuan penalaran yang tinggi namun tetap menjaga fitrahnya sebagai perempuan. Mereka tidak pernah merasa inferior dilahirkan sebagai perempuan, tidak iri dengan apa yang dimiliki oleh kaum lelaki, tidak pernah menganggap rendah pekerjaan sebagai ibu rumah tangga sebagaimana yang dilakukan para aktivis feminis saat ini. Akram Nadwi dalam bukunya al-Muhaddithāt : the Woman Scholars in Islam,[2] mengatakan :
“Saya telah mengerjakan banyak materi selama satu dekade untuk menyusun laporan biografi 8.000 muhaddithāt. Tidak seorang pun di antara mereka dilaporkan menganggap wilayah kehidupan keluarga lebih rendah, atau tugas-tugas yang diabaikan di dalamnya, atau dianggap sebagai wanita yang tidak diinginkan lebih rendah daripada menjadi, seorang pria, atau menganggap bahwa, karena bakat dan kesempatan, dia tidak memiliki kewajiban untuk itu. masyarakat yang lebih luas, di luar domain keluarga.”

Lebih lanjut ia mengatakan tentang para intelektual muslimah :

You might also like

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Kuliah Ramadhan 03: Kedisiplinan Itu Adab

Juni 16, 2026

Ayat Al Quran yang Patut Direnungi, Sebelum Berpisah dengan Ramadhan (Menutup Kebaikan dengan Istigfar)

Juni 16, 2026
Amalan Terbaik di Bulan Ramadhan

Kuliah Ramadhan 01: Taqwa dan Adab

Juni 16, 2026
Rambu-Rambu Berbakti Kepada Orangtua (Bag 1)

Catatan Pendidikan (Bag 7): Tua Sebagai Pendidik Pertama dan Utama dalam Keluarga

Juni 16, 2026

“Saya berutang kepada para wanita yang otoritas ilmiahnya dirayakan oleh buku ini untuk mengatakan secara singkat apa yang diperlukan untuk membedakan perspektif mereka. Mereka bukan feminis, baik secara sadar maupun tidak sadar. Mereka di atas segalanya, seperti para sarjana, orang-orang beriman, dan mereka mendapatkan dan menjalankan otoritas yang sama berdasarkan penalaran dengan metode yang sama dari sumber yang sama dengan para pria, dan dengan memiliki pada saat yang sama, sama seperti yang dilakukan para pria. , reputasi untuk taqwā (kewaspadaan kepada Tuhan), kebenaran dan kecerdasan yang kuat.”[3]

Para intelektual muslimah bukanlah seorang feminis secara sadar maupun tidak sadar. Mereka di atas semua itu, karena mereka adalah orang-orang beriman sebagaimana kaum intelektual dari kalangan muslim. Mereka memiliki dan dilatih dengan penalaran menggunakan metode dan sumber yang sama dengan laki-laki. Mereka memiliki reputasi sebagai perempuan yang bertakwa dan memiliki intelek yang kuat. Hal tersebut dapat terjadi karena kedudukan ilmu dalam peradaban Islam sangatlah tinggi, bahkan periode munculnya struktur ilmu pada pandangan alam Islam (Islamic worldview) dimulai pertama-tama dengan penekanan pada konsep ilmu sebagai elemen yang fundamental. [4]

Dalam pandangan alam Islam, ilmu selalu berkaitan dengan amal saleh. Orang yang berilmu haruslah orang yang juga mengamalkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari-hari dengan beribadah hanya kepada Allah SWT. Selain memiliki keterkaitan dengan amal, konsep ilmu dalam Islam selalu mengandung dimensi moralitas dan adab.[5] Hal inilah yang tidak disadari oleh para feminis yang menuduh agama Islam sebagai penyebab keterbelakangan dan penindasan terhadap perempuan.

Bagaimanakah tradisi keilmuan Islam yang tinggi dapat mengalami kemerosotan yang demikian hebat? Krisis ilmu yang menimpa umat muslim secara umum disebabkan oleh dua faktor; 1) faktor internal, yang berasal dari dalam diri seseorang, 2) faktor eksternal, bersumber dari lingkungan fisik dan sosial. Permasalahan atau krisis keilmuan di dunia perempuan, akan dibahas berdasarkan kedua faktor tersebut.

Faktor Internal

Problematika keilmuan yang disebabkan oleh faktor internal, terkait dengan kondisi diri muslimah sebagai individu muslim. Krisis ini disebabkan karena kurangnya kontemplasi dan tradisi berpikir secara mendalam. Nilai-nilai ateistik di abad ke 20 menurut Jenkins[6] telah membentuk manusia-manusia bervisi mekanistis yang tidak memiliki makna atau tujuan hidup di dunia ini.

Oleh karena itu kita jumpai banyak perempuan yang menjalani kehidupannya seperti robot, tanpa pernah terbersit untuk berpikir tentang visi yang benar dalam kehidupan, siapa kita, mengapa kita hidup di dunia, hendak kemana kita setelah kematian, dan pertanyaan eksistensial lainnya. Ataupun jika ada yang telah memikirkannya, namun tidak sampai kepada jawaban-jawaban yang benar karena terpengaruh kepada cara pandang materialistik (materialistic worldview).

Manusia dikatakan sebagai “a language animal” karena kemampuan mengartikulasikan simbol-simbol linguistik menjadi bentuk yang bermakna yang merupakan daya dari realitas yang tidak terlihat, yaitu ‘aql.[7] ‘Aql menurut al-Attas adalah substansi kognisi spiritual yang sinonim dengan qalb, yang letaknya ada dalam hati (heart). Sifat dasar dari ‘aql adalah substansi spiritual di mana jiwa yang rasional (al-nafs al-naatiqah) mengenali dan membedakan kebenaran (truth) dari kepalsuan (falsehood).

Oleh karena itu, al-Attas menyimpulkan bahwa realitas seorang manusia pada hakikatnya adalah makhluk spiritual, dan bukan semata-mata fisik atau aspek-aspek kehewaniannya saja (animal aspect). Kemampuan rasio pada manusia membuat ia mampu memahami kata-kata dan memformulasikan makna dalam rangka memperoleh ilmu.[8] Menurut Hamza Yusuf, disinilah pentingnya penguasaan terhadap ilmu-ilmu trivium, yaitu logika, tata bahasa (grammar) dan retorik, yang merupakan bagian dari tradisi pengajaran ulama-ulama Islam di zaman klasik.[9]

Minimnya kontemplasi dan berpikir mendalam untuk mengungkap makna, membuat para muslimah lemah dalam pengenalan terhadap sifat dan karakter diri. Pertanyaan-pertanyaan seperti, apakah yang membedakan perempuan dengan laki-laki? tipe perempuan seperti apakah saya? apakah kekuatan dan kelemahan saya? hal-hal tersebut harus diketahui jawabannya oleh para muslimah. Muhammad Utsman al Huts menyatakan bahwa perempuan dan laki-laki memiliki perbedaan namun tidak menjadikan yang satu lebih mulia dari yang lainnya, melainkan keduanya setara dalam nilai, meskipun nilai masing-masing berasal dari jenis yang berbeda. Sunnatullah telah menjadikan laki-laki dan perempuan berbeda secara natural penciptaannya dan fitrahnya. Hal tersebut dimaksudkan apabila keduanya bertemu, masing-masing akan berusaha keras untuk bersatu dengan lawan jenisnya, untuk saling melengkapi dan demi mencapai kebahagiaan serta kesempurnaan percampuran tersebut. [10]

Perempuan meskipun secara umum memiliki kesamaan fisik dan psikologis, namun sebagai individu, tentunya terdapat perbedaan sifat dan karakter antara satu dengan yang lainnya. Kita tidak menafikan temuan-temuan ilmu psikologi Barat tentang tipe-tipe keperibadian, gaya belajar, dan lain-lain. Pengenalan terhadap sifat, minat dan bakat akan membuat seorang perempuan lebih fokus dalam memilih bidang-bidang yang ingin dipelajarinya. Waktu hidup manusia sangat terbatas, sehingga perlu prioritas dalam menuntut ilmu yang paling bermanfaat untuk dipelajari. Namun demikian, tentunya diharapkan para psikolog Islam dapat menemukan teori-teori kepribadian yang sesuai dengan Islamic worldview.

Problem internal lainnya, banyak perempuan tidak mengetahui peran-peran apa yang cocok bagi dirinya, yang sesuai dengan fitrah perempuan dan tidak bertentangan dengan syariat Islam. Problem ini terkait dengan dua problem sebelumya, yaitu kurangnya kontemplasi dan berpikir untuk mengenali hakikat dan tujuan hidup, serta karakter dan sifat diri. Banyak perempuan terlibat dalam aktivitas publik, semata-mata untuk menunjukkan eksistensi diri atau terbawa cara pandang feminis yang mengatakan bahwa wanita harus berkontribusi secara ekonomi demi kemajuan sebuah bangsa. Ada juga yang sekedar ikut-ikutan, tidak tahu kemana dan dimana ia harus menyalurkan potensinya. Profesi ibu rumah tangga akhirnya ditinggalkan demi mengejar status sosial di masyarakat.

Kita temukan juga fenomena wanita yang memilih diam di rumah karena beranggapan Islam melarang perempuan untuk berperan dalam kegiatan publik, padahal sejarah peradaban Islam mencatat berbagai peran perempuan dalam aktivitas publik, terutama dalam bidang keilmuan. Sebagai contoh, Hafiz Ibn Najjaar, memiliki 400 guru perempuan, Hafiz Ibn ‘Asakir menarasikan hadits dari 80 perempuan, Hafiz Abu Thair al-Silafi mempelajari hadits dari 10 orang guru perempuan, dan Imam Ibn Taymiyah menerima hadits dari sejumlah ulama perempuan, dan masih banyak lagi.[11] Jadi kenyataan pada saat ini, ada perempuan yang berlebih-lebihan dan memaknai kebebasan secara kebablasan, namun ada juga yang terlalu ekstrim dan menutup diri dari peradaban karena penafsiran terhadap wahyu yang sempit.

Faktor Eksternal / lingkungan

Faktor lingkungan fisik dan sosial, berperan banyak mempengaruhi lemahnya tradisi keilmuan di kalangan perempuan pada masa sekarang. Faktor-faktor fisik dan sosial, mencakup filsafat dan sistem pendidikan yang masih berkiblat kepada pendidikan sekuler-Barat, kebijakan pemerintah yang tidak mendukung budaya ilmu, merupakan faktor primer dari tenggelamnya tradisi keilmuan Islam secara umum yang juga berdampak kepada kaum perempuan. Selain itu, beberapa faktor yang menyebabkan krisis keilmuan adalah :

Lemahnya kepemimpinan laki-laki. Saat ini, banyak lelaki muslim kurang memiliki pemahaman tentang konsep keluarga dalam Islam, sehingga perempuan dan anak-anak banyak yang menjadi korban dari ketidakharmonisan rumah tangga. Padahal kewajiban utama suami adalah mendidik keluarga dalam meniti jalan ilmu dan membimbing mereka agar selamat dari fitnah dunia. Tidak bisa dinafikan, salah satu penyebab feminisme begitu mudah diterima oleh kalangan muslimah, disebabkan oleh lemahnya kepemimpinan laki-laki karena mereka tidak lagi menjadi representasi dari keindahan ajaran Islam.

Lingkungan fisik yang kurang mendukung perempuan untuk menuntut ilmu. Sebagai contoh, buruknya sarana transportasi umum yang menyebabkan sulitnya para perempuan untuk beraktivitas secara efektif dan aman dari ancaman kejahatan seksual. Meskipun saat ini banyak pilihan belajar online dari rumah, namun serbuan entertainment juga membuat perempuan mudah teralihkan dan tidak fokus dalam menuntut ilmu. Padahal salah satu kunci keberhasilan dalam belajar menurut ulama adalah “free yourself from worldly distraction.”

Kurangnya otoritas keilmuan yang memahami permasalahan perempuan, baik dari kalangan laki-laki maupun perempuan. Hal ini menimbulkan banyak orang yang kurang berilmu namun menjadi otoritas, terutama dalam permasalahan fikih. Munculnya penulis-penulis yang sekedar “writer” dan bukan “author” –yaitu yang menulis dengan otoritas– sehingga banyak perempuan menuntut “ilmu” pada orang-orang yang kurang kompeten baik secara ilmu maupun adab. Padahal menurut al-Attas, ilmu Islam dan Islamic worldview harus berdasarkan pada otoritas yang sebenar dan bukan yang palsu. [12]

Kurangnya referensi tentang tokoh-tokoh intelektual muslimah di masa lalu yang bisa menjadi teladan bagi perempuan masa kini. Salah satu strategi feminis liberal dalam mengkampanyekan ideologinya adalah dengan menampilkan ikon-ikon perempuan modern yang dikesankan sebagai perempuan cerdas, cantik, modis, bebas dan mandiri. Mereka berusaha mempengaruhi kaum muslimah untuk menjadikan tokoh-tokoh tersebut sebagai idola dan mengikuti gaya hidup mereka yang jauh dari nilai-nilai agama. Oleh karena itu, umat Islam perlu memperkenalkan dan mensosialisasikan biografi para ulama perempuan untuk membangkitkan semangat para muslimah dalam menuntut ilmu, terutama ilmu agama.

Kurangnya perhatian terhadap upaya pembersihan jiwa di kalangan komunitas muslimah yang menyebabkan munculnya penyakit hati seperti iri dan dengki, kurang bersyukur, tidak sabar dan lain lain. Penyakit hati tersebut akhirnya menjadi penyebab utama dari perpecahan di kalangan umat termasuk muslimah. Menurut Wan Abdullah, dalam tradisi intelektual Islam, ada dua pendekatan utama dalam menghadapi problem kejiwaan; pertama berdasarkan ajaran Islam dan pendekatan kedua mengikuti tradisi asing. Pendekatan pertama dapat ditemukan dalam berbagai tradisi keilmuan Islam, terutama kalam, fikih dan tasawuf. [13]

Kurangnya pengkajian terhadap kondisi jiwa tersebut disebabkan oleh penolakan sebagian masyarakat muslim terhadap cabang ilmu tentang ihsan, tazkia atau tasawuf. Akibatnya, banyak perempuan di zaman ini, saling berlomba menampakan “kesalehan fisik” namun lupa untuk mengasah jiwa agar senantiasa ikhlas. Sejak dulu para ulama Islam menaruh perhatian khusus kepada ilmu makrifat ini karena keutamaannya yang tinggi. Ibnu Atha’illah berkata, “Amal itu seumpama jasad, sedangkan keikhlasan adalah ruhnya.” [14]

Sedangkan Imam al Ghazali telah membagi ilmu menjadi tiga kategori. Kategori pertama adalah ilmu yang sudah jelas kebenarannya, termasuk di dalamnya adalah ilmu agama Islam. Ilmu ini dapat diketahui dengan kesempurnaan akal dan kebijaksanaan dalam berpikir. Sifat manusia sebagai insan yang paling mulia terletak pada kerja akal. Hal inilah yang menjadikan manusia sebagai khilafah, pengemban amanah di muka bumi untuk memakmurkannnya. Kedua, ilmu dinilai berdasarkan kemanfaatan bagi manusia secara umum di dunia maupun di akhirat.

Namun kita harus meninggalkan ilmu-ilmu yang tidak bermanfaat. Manusia mulia bukan karena jasad fisiknya. Kemuliaan manusia terletak pada jiwanya. Maka, ilmu kategori ketiga ini terkait dengan tempat termulia dalam diri manusia, yaitu jiwa. Ilmu yang mengajarkan cara untuk membersihkan hati manusia dari kotoran dan kemaksiatan, membimbing manusia untuk mendekatkan manusia pada Allah SWT. Berilmu adalah sifat hamba Allah ‘Azza wa Jalla, yang akan membawa dirinya masuk ke dalam surga.

Menurut Wan Daud dalam bukunya Budaya Ilmu, penanaman dan penyuburan budaya ilmu yang sempurna memerlukan keikhlasan dan kesungguhan karena upaya tersebut tidaklah mudah dan memerlukan proses yang lama. Membangun budaya ilmu juga memerlukan keberanian karena jika tidak maka timbul kompromi-kompromi terhadap hal yang sebenarnya tidak bisa dikompromikan, atau merubah pondasi dan institusi yang sebenarnya tidak boleh diubah. [15]

Oleh karena itu, bukan hanya laki-laki, namun kaum perempuan juga memiliki peran sangat stategis dalam mewujudkan budaya ilmu. Caranya dengan menempa diri untuk menjadi “virtuous person”, yaitu pribadi yang ikhlas dan sungguh-sungguh serta memiliki keberanian dalam menempuh jalan ilmu, semata-mata hanya untuk meraih cinta dan ridho dari Tuhannya, yaitu Rabb Semesta Alam.

FootNote:

[1] Peneliti Insists & Direktur CGS
[2] Mohammad Akram Nadwi. 2007. Al-Muhaddithat : The Women Scholars in Islam, Oxford : Interface Publication, hlm. XV
[3] Ibid. hlm. XIV
[4] Struktur ilmu dalam pandangan alam Islam (Islamic Worldview) dimulai dengan penekanan pada konsep ilmu. Alparslan mengemukakan apabila sejarah intelektual Islam pada masa awal dipelajari secara teliti maka akan terlihat benih dari beberapa ilmu/sains telah tampak sejak masa Rasulullah terutama pada periode ketiga seperti sejarah, hukum, kesusasteraan, grammar, falsafah, dan teologi yang kesemuanya masih pada tahap awal. Pada akhir abad kesatu Hijriah, kebanyakan ilmu telah terakumulasi dalam disiplin-disiplin ilmu tersebut dan berproses untuk menjadi ilmu/sains. Pada proses ini dapat disimpulkan bahwa struktur ilmu telah terbentuk pada Islamic worldview. Lihat Alparslan Acikgenc. 1996. Islamic Science; Towards a Definition, Kuala Lumpur: ISTAC, hlm. 76, 80
[5] Menurut Wan Daud, dilihat dari aspek linguistik, kata‘ilm bermakna luas. Sejak dahulu umat Islam menganggap ‘ilm
[6] Muhammad Al-Mahdi Jenkins & Abdul Aziz Azimullah. 2016. Positive Islamic Psychology, Kuala Lumpur : Excellent Ummah Development Association,
[7] Syed Muhammad Naquib al-Attas, The Positive Aspects of Tasawwuf, hlm. 3
[8] Dinar Dewi Kania. 2018. Pemikiran Epistemologi Al-Attas & Schuon. Ponorogo : Unida Press
[9] Syeikh Hamza Yusuf dalam berbagai lecturenya.
[10] Muhammad Utsman al Husyt. 2003. Perbedaan Laki-Laki dan Perempuan : Tinjauan Psikologi, Fisiologi, Sosiologi dan Islam, Jakarta : Cendekia Sentra Muslim, hlm. 14-15
[11] Mohammad Akram Nadwi, al-Muhaddithah, hlm. XXI dan 141
[12] Al-Attas, S.M. Naquib. 1993. Islam and Secularism. Kuala Lumpur : ISTAC. hlm. 107
[13] Wan Suhaimi Wan Abdullah. 2015. “The Nature of Man and The Meaning of Happiness : an Observation on Some Major Keywords”, A Companion to The Worldview of Islam : Course Materials for Wise Summer School 2015, Selangor: Himpunan Keilmuan Muslim. hlm. 42
[14] Ibnu Atha’illah as-Sakandari, Al Hikam : Kitab Rujukan Ilmu Tasawuf Edisi Lengkap 3 Bahasa, Jakarta : Wali Pustaka, 2016.
[15] Wan Mohd Nor Wan Daud. 2019. Budaya Ilmu : Makna dan Manifestasi dalam Sejarah Masa Kini. Kuala Lumbur : Casis – Hakim. hlm. 10-11.

REFERENSI

1. Acikgenc , Alparslan. 1996. Islamic Science; Towards a Definition, Kuala Lumpur: ISTAC.

2. Al Husyt, Muhammad Utsman. 2003. Perbedaan Laki-Laki dan Perempuan : Tinjauan Psikologi, Fisiologi, Sosiologi dan Islam, Jakarta : Cendekia Sentra Muslim.
3. Al-Attas, Syed M. Naquib, Islam: The Concept of Religion and The Foundation of Ethics and Morality, Kuala Lumpur : IBFIM, 2013.

4. Al-Attas, Syed M. Naquib. 2002. Ma’na Kebahagiaan dan Pengalamannya dalam Islam, Kuala Lumpur : ISTAC.

5. Al-Ghazali, Imam. 2011. Ihya Ulumuddin 1: Ilmu dan Keyakinan, Jakarta : Republika.

6. Dinar Dewi Kania. 2018. Pemikiran Epistemologi Al-Attas & Schuon. Ponorogo : Unida Gontor Press

7. Jenkins, Muhammad Al-Mahdi & Abdul Aziz Azimullah. 2016. Positive Islamic Psychology, Kuala Lumpur : Excellent Ummah Development Association.

8. Nadwi, Mohammad Akram. 2007. Al-Muhaddithat : The Women Scholars in Islam, Oxford : Interface Publication.

9. Wan Abdullah, Wan Suhaimi. 2015. “The Nature of Man and The Meaning of Happiness : an Obersvation on Some Major Keywords”, A Companion to The Worldview of Islam : Course Materials for Wise Summer School 2015, Selangor: Himpunan Keilmuan Muslim.

10. Wan Daud, Wan Mohd. Nor. 1989. Konsep Ilmu dalam Islam, Bandung: Penerbit Pustaka.

Wan Daud, Wan Mohd. Nor. 2019. Budaya Ilmu : Makna dan Manifestasi dalam Sejarah Masa Kini. Kuala Lumbur : Casis – Hakim

(ilmu) berarti al-Qur’an; syari’at; sunnah, Islam, iman; ilmu spiritual (‘ilm al-ladunni), hikmah dan ma’rifah, atau sering disebut juga sebagai cahaya (nūr); pikiran (fikrah), sains (khususnya ‘ilm yang jamaknya ‘ulūm), dan pendidikan – yang kesemuanya menghimpun hakikal ilmu. Ilmu dalam bahasa Arab digambarkan dengan istilah al-‘ilm, al-ma’rifah, dan al-syu’ūr (kesadaran). Namun, dalam pandangan dunia Islam, yang pertamalah yang terpenting karena ia merupakan salah satu sifat Tuhan. Julukan-julukan yang dikenakan kepada Tuhan adalah al-‘Âlim, al-‘Alîm dan al-‘Allâm, yang semuanya berarti Maha Mengetahui; tetapi Dia tidak pernah disebut al-‘Ârif atau al-Syâ’ir. Wan Muhammad Nor Wan Daud. 1989. Konsep Ilmu dalam Islam, Bandung: Penerbit Pustaka, hlm. 65

***********

Penulis: Dr. Dinar Dewi Kania
Content Production by The Center for Gender Studies (CGS)

Demikian Semoga Bermanfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

Tags: Dr. Dinar Dewi KaniaMuslimahParenting muslimahPentingnya Ilmu bagi wanitaPerempuan dan ilmu
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Share on WhatsApp
Previous Post

Penjelasan Ilmiah Lebaran di Saudi Lebih Dulu dari Pada Indonesia

Next Post

Haji Sebagai Kewajiban dan Tiang Agama

Wahyuni

Wahyuni

Wahyuni Subhan adalah Jurnalis Mujahid Dakwah, Pembina Daar Al-Qalam, Team FMDKI News dan Guru SD IT Wahdah Islamiyah Gowa.

    LIBERATION OF AL AQSA

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (2), Prof Abd al-Fattah el-Awaisi: Karakter Pembebas Baitul Maqdis, Mentauhidkan Allah dan Berbakti kepada Orang Tua

    Agustus 19, 2026
    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis
    Al-Maqdisi Studies

    Maqdisi Al-Isra Night (1) Tekankan Ilmu dan Amal sebagai Bekal Pembebasan Baitul Maqdis

    Agustus 19, 2026
    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia
    Al-Maqdisi Studies

    Prof. Abd Al-Fattah El-Awaisi: Al-‘Uhdah Al-‘Umariyyah adalah Warisan Peradaban Dunia

    Agustus 5, 2026
    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah
    INDONESIA

    Jamaah Masjid Jogokariyan Antusias Simak Paparan Prof. Abd al-Fattah el-Awaisi tentang Empat Budaya Baitul Maqdis di Madinah

    Agustus 1, 2026

    Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    PILIHAN EDITOR

    Ketua Umum LIDMI Ajak Mahasiswa STIBA Makassar Berkontribusi dalam Politik di Indonesia
    Kolom

    Hikmah Maulid dari Aspek Sosial Kemasyarakatan, Politik dan Keteladanan Pemimpin

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
    Adab & Ibadah

    Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

    by Wahyuni
    Agustus 18, 2026
    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945
    Kolom

    Refleksi Kemerdekaan RI ke 81: Revitalisasi Negara Pada Jalur Konstitusi UUD NRI 1945

    by Asrullah
    Agustus 26, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
    KABAR DUNIA

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    by Muh Akbar
    Agustus 8, 2026
    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat
    PILIHAN EDITOR

    Imam Shamsi Ali: Kemenangan Abdul El-Sayed Menandai Transformasi Politik Amerika Serikat

    by Imam Shamsi Ali
    Agustus 7, 2026
    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA
    KABAR DUNIA

    Argentina vs Mesir: POV Supporter Palestina dan Standar Ganda FIFA

    by Muh Akbar
    Juli 9, 2026

    MATERI KHUTBAH JUMAT

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Penutupan Masjid Al-Aqsa, Masjid Suci Tanpa Ibadah

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Refleksi Kemerdekaan Indonesia untuk Palestina

    Juni 16, 2026
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Rasa Kenyang Kita dan Jeritan Kelaparan Anak-Anak Gaza

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Menyambut Kemenangan Al-Aqsha dengan Semua Pengorbanan

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib
    KALAM

    Materi Khutbah Jumat: Generasi Shalahuddin Pembebas Al-Aqsa dari Penjajahan Tentara Salib

    Juni 16, 2026
    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita
    Khutbah Jum'at

    Materi Khutbah Jumat Palestina: Gaza Kelaparan, Tanggung Jawab Kita

    Juni 16, 2026
    Load More
    ADVERTISEMENT


    POPULAR POST

    • Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      Biografi Sejarawan Islam Prof. Dr. Ali Muhammad Ash Shalabi

      1644 shares
      Share 658 Tweet 411
    • Waspada! Gerakan LGBT di Lingkup Kampus Berkedok Jumat Berbagi di Makassar

      1075 shares
      Share 430 Tweet 269
    • Perbedaan Antara Al-Quran, Hadits Qudsi dan Hadits Nabawi

      903 shares
      Share 361 Tweet 226
    • Innalillah, Pemimpin Hamas Ismail Haniyah Syahid Akibat Serangan Teroris Israel di Teheran

      871 shares
      Share 348 Tweet 218
    • Santri Asal Bantaeng Jadi Wisudawan Terbaik di Madrasah Tahfidz Qur’an Markaz Imam Malik Angkatan ke V

      812 shares
      Share 325 Tweet 203

    UPDATE DUNIA ISLAM

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    Serangan ke-19 Ben Gvir ke Masjidil Aqsa: Apakah Israel Mulai Meletakkan Landasan Simbolis untuk Kuil yang Diklaim?

    September 9, 2026
    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    Pemakaman Massal Digelar di Gaza untuk 100 Korban yang Dievakuasi dari Reruntuhan

    September 7, 2026
    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    Semakin Biadab! Ribuan Warga Zionis Israel Serbu Kompleks Masjidil Aqsa

    September 4, 2026
    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    Hidayat Nur Wahid Dorong Penguatan Koalisi Masyarakat Sipil dan Gerakan Boikot Produk Israel

    September 2, 2026
    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    Anis Matta Desak OKI Ambil Langkah Nyata Bebaskan Al-Aqsa dari Tirani Zionis Israel

    September 1, 2026
    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Momentum Muktamar V Wahdah Islamiyah Hadirkan Kebahagiaan Anak-Anak Gaza di Bulan Kemerdekaan RI

    Agustus 27, 2026
    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    260 Jurnalis di Gaza Gugur Sejak Genosida yang Dilakukan Zionis Israel

    Agustus 11, 2026
    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Genosida Terus Berlanjut, Jenazah 19 Warga Gaza Ditemukan dari Reruntuhan Bangunan

    Agustus 10, 2026
    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Perkuat Keamanan Kolektif: Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng

    Agustus 8, 2026
    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Gaza Berduka! 112 Syuhada Dimakamkan Secara Massal, Bukti Nyata Genosida yang Tak Kunjung Henti

    Agustus 5, 2026

    Follow Instagram Mujahid Dakwah

    • Menteri Keamanan Nasional Isr4el Itamar Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa untuk ke-19 kalinya sejak menjabat, dengan perlindungan keamanan ketat, dan melakukan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu (Dome of the Rock).  Peneliti urusan Yerusalem Ziad Ibhais mengatakan bahwa Ben Gvir sedang melangkah maju dengan apa yang dia sebut sebagai “meletakkan landasan simbolis untuk kuil” dengan secara bertahap memaksakan ritual Alkitab di dalam Masjid Al-Aqsa, membuka jalan bagi pendirian fisik kuil yang diklaim.  Ibhais memperingatkan bahwa Masjid Al-Aqsa berada di “persimpangan sejarah,” mengatakan bahwa paparan rencana seperti itu pada tahap sebelumnya telah memicu respons yang memperlambat atau memaksa mereka mundur.  Laporan lokal mengatakan Ben Gvir menyerbu Masjid Al-Aqsa dengan perlindungan keamanan ketat, sementara 178 pemukim memasuki halamannya selama periode pagi.  H4m4s mengutuk serbuan Ben Gvir ke halaman Masjid Al-Aqsa dan pelaksanaan ritual Talmud di halaman timur yang berseberangan dengan Kubah Batu, menggambarkannya sebagai bagian dari kebijakan pemerintah Israel yang melanggar dan meng-Yahudikan Masjid.  H4m4s juga menyerukan kepada negara-negara Arab dan Muslim serta komunitas internasional untuk mengambil tindakan mendesak untuk menghentikan pelanggaran yang sedang berlangsung terhadap Masjid Al-Aqsa dan meminta pertanggungjawaban para pemimpin Isr4el.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #masjidalaqsa #baitulmaqdis #palestine #gazaunderattack #islam
    • Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk menggelar shalat Istisqa’ guna memohon diturunkannya hujan.  Hal ini diharapkan dapat menyudahi bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang sejumlah wilayah di Indonesia.  “Kemarau dan Kekeringan melanda kita bahkan kebakaran Karhutla masih terus terjadi, mari doakan mudah-mudahan segera turun hujan di Indonesia di tempat-tempat kemarau dan kebakaran. Bahkan kami mengajak umat untukk shalat Istisqa’ (minta hujan),” ujar Wakil Ketua Umum MUI, KH M Cholil Nafis.  Menurutnya, shalat Istisqa’ merupakan bentuk ikhtiar spiritual dan kepasrahan diri seorang hamba kepada Allah SWT saat menghadapi musibah kekeringan yang berkepanjangan.  Selain usaha teknis dan fisik yang dilakukan oleh pemerintah serta petugas pemadam kebakaran di lapangan, doa bersama dinilai menjadi dorongan moral dan spiritual yang sangat penting.  Kiai Cholil berharap pengurus masjid, lembaga keagamaan, serta masyarakat luas di wilayah yang terdampak dapat segera mengoordinasikan pelaksanaan shalat Istisqa’ secara berjamaah.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #nasional #bencanaalam #indonesia #kebakaran #beritaindonesia
    • 🌋 Empat Gunung Api, Satu Pengingat untuk Kita Semua Anak Krakatau di Selat Sunda, Semeru di Jawa Timur, Ili Lewotolok di NTT, dan Gunung Ibu di Halmahera Barat, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik di wilayahnya masing-masing. Buat kita yang tinggal di Indonesia, pemandangan seperti ini sebenarnya bukan hal yang asing. Tapi keakraban kita dengan situasi seperti ini jangan sampai membuat kita lengah. Kepulan asap hari ini mungkin hanya terlihat dari kejauhan. Namun, kesiapsiagaan harus dimulai sebelum keadaan semakin berubah. Mari tetap tenang, pantau informasi resmi, kenali potensi bahaya di sekitar kita, dan pastikan keluarga tahu apa yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi erupsi. Gunung api mungkin terlihat tenang, tapi alam tidak pernah benar-benar bisa kita tebak. Alam sudah memberi tanda yang mengharuskan kita mulai bersiap siaga sejak sekarang. Mari perbanyak doa, semoga Allah senantiasa menjaga serta memberi keselamatan kepada kita semua dari berbagai musibah yang menimpa. Aamiin Allahumma Aamiin... #indonesia #gempa #gunung #nasional #bencanaalam
    • Genosida yang tak kunjung henti, 100 jenazah di kubur secara massal di G4z4. 70 diantara mereka adalah anak-anak, yang berhasil ditemukan dibalik reruntuhan. Tiap harinya, warga G4z4 berada dalam hantuan penembakan dan serangan. Gencatan Senjata hanyalah semu dan nyanyian kedamaain untuk menutupi kejahatan-kejahatan yang tak kunjung berhenti. Saat ini, nurani kemanusiaan telah mati, dan iman kepedulian yang semakin lemah. Suara-suara tangisan yang tak lagi berarti serta harapan yang telah sirna. Semoga Allah memberikan pertolongan-Nya dan menguatkan mereka. Allahumma Aaminn.. 🤲🤲😭😭 #freepalestine🇵🇸 #palestina #gaza #gazaunderattack #genosida
    • Sebanyak 5.209 warga Isr4el menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur sepanjang Agustus 2026, menurut data Kegubernuran Yerusalem.  Kompleks Al-Aqsa terus mengalami peningkatan aksi penyerbuan dan pelaksanaan ritual keagamaan Yahudi oleh warga Isr4el, baik di dalam kompleks maupun di sekitar gerbangnya. Aktivitas tersebut dilaporkan berlangsung dengan pengawalan langsung polisi Isr4el.  Selain itu, pada bulan Agustus tersebut juga lebih dari 50 ribu pemukim Isr4el menyerbu area Al-Buraq di sebelah barat Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.  Mereka melaksanakan ritual serta doa-doa Talmud dalam apa yang disebut sebagai salat ‘Selichot’ (permohonan ampun).  Ditengah pelaksanaan shalat dan ritual Talmud, Satu dari mereka meniup shofar (terompet Yahudi) di dekat tembok dan pemakaman Bab al-Rahma di sebelah timur Masjid Al-Aqsa yang diberkahi.  Kompleks Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu titik paling penting dalam diri setiap muslim. Namun, akses terhadap situs suci tersebut sangat dibatasi oleh para penjajah zionis.  Sementara itu, kota-kota, permukiman, dan kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur, terus menjadi lokasi penggerebekan dan penangkapan oleh pasukan Isr4el.  Baca Selengkapnya di: www.mujahiddakwah.com  #palestine #gaza #gazaunderattack #freepalestine🇵🇸
    Next Post
    Haji Sebagai Kewajiban dan Tiang Agama

    Haji Sebagai Kewajiban dan Tiang Agama

    Mujahid Dakwah adalah Portal Media Islam Indonesia (8 Tahun menyuarakan kebenaran, menghadirkan inspirasi dan menggerakkan kebaikan). Memuat artikel Islam, opini, sejarah, lifestyle muslimah, berita dunia Islam, news Indonesian, dan menjadi pusat literasi dan persiapan keilmuan dalam pembebasan Masjidil Aqsa & Baitul Maqdis

    © 2018–2026 / All Rights Reserved / Web Design by Mubarak Group Indonesia

    • Tentang Kami
    • Kontak Kami
    • Disclaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kirim Tulisan

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password? Sign Up

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist

    No Result
    View All Result
    • ARTIKEL
    • BAITUL MAQDIS
    • INDONESIA
    • KABAR DUNIA
    • KALAM
    • KHAZANAH
    • MUSLIMAH
    • PILIHAN EDITOR
    • UMMAH INTERNASIONAL

    © Copyright 2026 - Mujahid Dakwah Media