MUJAHIDDAKWAH.COM, MASAMBA – Tiga bulan pascabanjir bandang masamba, puluhan keluarga terdampak masih menempati tenda-tenda pengungsian di dataran tinggi Desa Meli, Masamba, Luwu Utara.

Beberapa keluarga bahkan sudah membuat gubuk sederhana di lahan pengingsian itu, memanfaatkan balok dan daun rumbia untuk atap.

Di antara tenda dan gubuk sementara warga tersebut, Posko Layanan Tim Aksi Siaga Kemanusiaan (TASK) Baitul Mal Hidayatullah (BMH) juga masih terus berkegiatan.

Para relawan TASK BMH masih rutin mengajari anak-anak mengaji di masjid darurat, taklim dan silaturrahim berkala ke tenda-tenda warga, hingga enyiapkan air bersih dan sambungan listrik melalui genset di posko.

“Alhamdulillah, hingga hari ini relawan masih kita siagakan membersamai saudara-saudara kita di sini,” terang Kadiv Program & pemberdayaan BMH, Syamsuddin, Kamis (22/10/2020).

Syamsuddin menjelaakan, rangkaian kegiatan yang terus berlanjut hingga hari ini, karena dukungan dan simpati dari para mitra dan donatur BMH selama ini

Mitra tersebut seperti ITS Tanggap Bencana, Sahabat Al Aqsha, Fokus Islam BTP, SARNAS Hidayatullah, Mushida, Pos Dai, Al Bayan, dan dai-dai Pesantren Gidayatullah di Masamba.

“Termasuk titipan amanah dari Muslimah Center yang hari ini kembali kita tunaikan melalui aksi berbagi paket kebutuhan keluarga, mukafaah guru ngaji, dan persediaan bensin dan solar untuk genset dan mesin alkon di lokasi,” jelas Syamsuddin.

Seorang penyintas, Nasiyah mengapresiasi para relawan BMH yang terus hadir di lokasi pengungsian sejak awal hingga hari ini.

“Hanya Allah yang bisa membalas kebaikan-kebaikan para relawan dan semua pihak yang telah membantu kami tegar bertahan,” harapnya.

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Muhammad Akbar