MUJAHIDDAKWAH.COM, SAUDI ARABIA – Mufti Besar Arab Saudi, Ketua Hai’ah Kibarul Ulama dan Kepala Lajnah Daimah Lil Buhuts wal Ifta, Syekh Abdul Aziz Al Asheikh mengatakan shalat idul fitri tetap sah dilakukan di rumah tanpa khutbah karena sekarang ada wabah virus corona (Covid-19).

“Shalat idul fitri dilakukan sebanyak dua rakaat dengan melafalkan lebih banyak takbir dan tanpa khutbah. Shalat bisa dikerjakan sendiri-sendiri atau berjamaah bersama keluarga,”ungkap Grand Mufti, seperti dilansir dari Al Arabiya, Senin, (18/5/2020).

Hari raya Idul Fitri berakhir bulan suci Ramadhan dan diperkirakan akan jatuh pada 24 Mei 2020 sambil menunggu hasil rukyatul Hilal oleh Badan Otoritas Pemerintah, di Indonesia seperti: Kementerian Agama RI.

Shalat Ied biasanya dilakukan 15 atau 30 menit setelah matahari terbit pada setiap hari raya idul fitri atau idul adha. Syarat, rukun dan sunahnya sama seperti shalat yang lain, hanya ditambah beberapa sunnah-sunnah sebagai berikut:

1. Disunnahkan berjamaah di lapangan, jika kondisi hujan diizinkan di Masjid / mushalla

2. Takbir tujuh kali pada rakaat pertama, dan lima kali pada rakat kedua, dan di antara takbir membaca tasbih, tahmid dan tahlil

3. Khutbah dua kali setelah shalat dikeluarkan mengundang khutbah jum’at

Sumber: Al Arabiyya
Editor: Muhammad Akbar