Meski belum tercatat kasus positif Corona, Gaza terus bersiap menyambut kemungkinan terburuk. Ismail Haniyah mengajak kepala negara Arab dan Islam untuk tidak melupakan Palestina.

MUJAHIDDAKWAH.COM, GAZA – Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, Sabtu (21/03/2020), meminta negara Arab dan Islam agar mengulurkan tangan bantuannya untuk penanggulangan Corona di Palestina.

Dalam sebuah wawancaranya di televisi, Haniyeh mengatakan, “Blokade Israel terhadap Gaza harus segera berakhir, Israel harus bertanggung jawab atas bahaya yang mengancam jutaan jiwa warga Palestina di Gaza.”

Ia mengatakan telah melakukan komunikasi dengan sejumlah pemimpin negara, di antaranya Amir Qatar, Tamim bin Hamad Al-Thani dan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. Kedua pemimpin negara tersebut menegaskan akan terus berada di belakang Palestina. Termasuk dalam penanganan Covid-19.

Kepada rakyat Palestina Haniyeh meyakinkan bahwa Hamas akan terus bersama rakyat dalam berbagai kondisi.

Untuk mengantisipasi masuknya Corona ke Gaza, pemerintah setempat telah mendirikan sejumlah ruang isolasi di perbatasan. Setiap warga yang masuk ke Gaza harus melalui pemeriksaan kesehatan ketat.

Namun demikian, dikutip dari situs resmi pemerintah di tepi Barat, WAFA, ruang isolasi yang disediakan di perbatasan masih di bawah standar WHO.

Media lokal Mesir, tetangga Palestina, Youm7, melaporkanjumlah korban Corona di Tepi Barat berjumlah 52 orang, meningkat empat kasus dalam 24 jam terakhir. Belum ada korban yang meninggal dan dilaporkan 17 di antaranya berhasil sembuh.

Sumber: Qudspress
Editor: Muhammad Akbar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here