Beranda MUSLIMAH Parenting Islami (Bag. 13): Bersyukur kepada Allah Ta’ala, Apapun Jenis Kelamin Sang...

Parenting Islami (Bag. 13): Bersyukur kepada Allah Ta’ala, Apapun Jenis Kelamin Sang Anak

15
0

Hendaklah setiap orang tua bersyukur dan ridha dengan rizki yang telah Allah Ta’ala berikan. Baik diberikan nikmat berupa anak laki-laki, maupun anak perempuan.

Allah Ta’ala berfirman,

يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ (49) أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ (50

“Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki. Atau Dia menganugerahkan kedua jenis anak laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendaki-Nya). Dan Dia menjadikan tidak memiliki keturunan (mandul), siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha Mengetahui lagi Maha Kuasa.” (QS. Asy-Syuura [42]: 49-50)

Di antara para Nabi ‘alaihis salaam, ada yang hanya memiliki anak perempuan, yaitu Nabi Luth. Ada yang hanya memiliki anak laki-laki, semisal Nabi Ibrahim. Ada pula yang memiliki anak laki-laki dan perempuan seperti Nabi kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dan ada pula yang tidak memiliki keturunan, semisal Nabi Yahya.

Semua ini menunjukkan kekuasaan Allah Ta’ala.

Kita pun tidak mengetahui, manakah yang lebih baik di antara keduanya, anak laki-laki atau anak perempuan?

Allah Ta’ala berfirman,

آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ لَا تَدْرُونَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ لَكُمْ نَفْعًا

“(Tentang) orang tuamu dan anak-anakmu, kamu tidak mengetahui siapa di antara mereka yang lebih dekat (banyak) manfaatnya bagimu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An-Nisa’ [4]: 11)

Allah Ta’ala berfirman,

وَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَعَسَى أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu. Dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 215)

Betapa banyak anak perempuan yang kemudian menjadi sebab kebahagiaan orang tua dan kerabatnya di dunia dan akhirat. Dan betapa banyak anak laki-laki yang menjadi sebab kesengsaraan dan penderitaan orang tuanya.

Lihatlah Maryam ‘alaihassalaam, dan lihat pula Fathimah, anak perempuan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Maryam ‘alaihassalaam, melahirkan seorang Nabi yang shalih.

Sedangkan Fathimah melahirkan dua orang pemuda yang menjadi pemimpin penduduk surga.

Fathimah juga merupakan salah satu pemimpin para wanita penduduk surga.

Apakah layak untuk dibandingkan, antara Maryam atau Fathimah (anak perempuan) dengan anak Nabi Nuh ‘alaihis salaam (anak laki-laki)? Anak laki-laki Nabi Nuh ‘alaihis salaam adalah seorang anak yang keras kepala dengan kekafirannya dan juga meninggal di atas kekafiran.

Sekali lagi, apakah layak untuk dibandingkan antara Fathimah dengan anak laki-laki Nabi Nuh?

Oleh karena itu, apa pun jenis kelamin dari anak keturunan yang telah Allah Ta’ala berikan kepada kita, bersyukurlah kepada Allah Ta’ala. Tentunya disertai dengan usaha maksimal untuk mendidik anak-anak kita tersebut agar menjadi pribadi yang bertakwa dan takut kepada Allah Ta’ala.

************

Bersambung, Insya Allah…

Demikian Semoga Bermamfaat…
@Wallahu ‘alam bishowab…

Penulis: Aditya Budiman dan M. Saifudin Hakim
Rujukan: Fiqh Tarbiyatul Abna ‘wa Ma’ahu Nukhbatu min Nashoihul Athibba’ karya Syaikh Musthafa Al-‘Adawi

Artikel: www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

_______________________________

@Yuk Dukung MUJAHID DAKWAH dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.
  • REKENING DONASI : BNI SYARIAH (0719501842) An. Akbar
  • KONFIRMASI DONASI hubungi : 0852-9852-7223
🖥 DONASI MUJAHID DAKWAH MEDIA

Baca Selengkapnya : https://mujahiddakwah.com/2018/09/donasi-mujahid-dakwah-media

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here