Abu Bakar Al-Baghdadi saat mendeklarasikan Khilafah di Masjid An-Nur pada Juli 2014 lalu

MUJAHIDDAKWAH.COM, DAMASKUS – Pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi dilaporkan terbunuh dalam serangan militer AS di Suriah barat laut.

Presiden AS Donald Trump membenarkan kabar itu. Selama konferensi pers hari Ahad, dia mengatakan al-Baghdadi telah diawasi selama beberapa minggu.

“Pemimpin ISIS meninggal setelah berlari ke sebuah terowongan di desa Barisha, di sana ia meledakkan rompi peledak, membunuh dirinya sendiri dan tiga anaknya,” kata Trump.

Dalam pengumuman tersebut, Trump mengucapkan terima kasih kepada Turki, Suriah, Irak, Rusia dan Kurdi Suriah atas kerja sama mereka. Lantas apa reaksi mereka?

Turki
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pembunuhan al-Baghdadi menandai titik balik dalam perjuangan bersama melawan terorisme.

Rusia
Kementerian pertahanan Rusia menyatakan skeptis dengan kabar tersebut. Mereka mengaku tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya mengenai operasi AS.

“Kementerian Pertahanan Rusia tidak memiliki informasi yang dapat dipercaya tentang prajurit AS yang melakukan di bagian yang dikontrol Turki dari zona de-eskalasi Idlib sebuah operasi pada satu lagi ‘penghapusan’ dari mantan pemimpin ISIS Abu Bakr al-Baghdadi,” kata Mayor Jenderal Igor Konashenkov dikutip oleh kantor berita lokal RIA.

Israel
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut peristiwa itu sebagai “pencapaian yang mengesankan.”

“Ini mencerminkan tekad kita bersama, Amerika Serikat dan semua negara bebas, untuk memerangi organisasi teror dan negara-negara teroris,” demikian pernyataan dari kantornya.

“Prestasi ini merupakan tonggak penting, tetapi kampanye masih di depan kita,” tambahnya.

Iran
Menteri Informasi Iran, Mohammed Javad Azari-Jahromi mengatakan dalam tweet bahwa pembunuhan al-Baghdadi bukan hal yang besar. “Anda baru saja membunuh makhluk Anda,” kata Azari.

Bahrain
Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed Al Khalifa memuji langkah itu dan menyebutnya sebagai “pukulan fatal bagi kelompok itu.”

Perancis
Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly memberi selamat kepada AS, tetapi memperingatkan bahwa perang melawan ISIS akan terus berlanjut.

Britania Raya
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan ini adalah “momen penting,” tetapi juga memperingatkan pertempuran melawan ISIS “belum berakhir.”

Jepang
Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga, Senin (28/10/2019), mengatakan bahwa kematian pemimpin kelompok ISIS Abu Bakar al-Baghdadi adalah “langkah penting menuju perdamaian dan stabilitas” di Timur Tengah.

Berbicara pada konferensi pers di Tokyo, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan “perang melawan ekstremisme belum berakhir.”

Dia menegaskan kembali komitmen Jepang untuk memerangi penyebaran ekstremisme di seluruh dunia.

Australia
Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyambut baik berita kematian al-Baghdadi, menggambarkan pembunuhannya sebagai “signifikan” dalam perang melawan ekstremisme.

“Kami sadar bahwa ancaman terus berlanjut dan kami harus tetap waspada dan kami akan terus waspada bekerja dengan mitra kami di seluruh dunia,” kata perdana menteri.

Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi

Komandan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi Mazloum Abdi mengatakan pencapaian ini adalah hasil dari “kerja sama intelijen bersama.”

Sumber: Al-Jazeera

BukaMall Carnival

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here