Sektor pertanian memiliki kontribusi yang sangat signifikan terhadap pencapaian target dan tujuan Program Sustainable Development Goals (SDGs) yakni untuk kesejahteraan manusia dan planet bumi.

Peranan pertanian berkaitan langsung dengan target SDGs tahun 2030 yakni memberantas kemiskinan dan kelaparan no poverty dan zero hunger, demikian disampaikan Ibu Novaty Eny Dungga, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kemitraan Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin, di tengah-tengah aktivitas Bina Desa Mahasiswa Fakultas Pertanian Senin, 21 Oktober yang lalu.

Mengambil tema “Budidaya Sayuran Organik di Pekarangan Mewujudkan Pesantren yang MAPAN (Mandiri Pangan)” 24 mahasiswa Fakultas Pertanian bersama dosen pembimbing Prof. Dr. Ir. Sylvia Sjam, M.Si dan Dr. Ir. Rafiuddin, M.P, mengajak para siswa Pesantren, memanfaatkan sumber daya alami yang ada di sekitar pesantren.

Dengan memanfaatkan kotoran ternak, sampah-sampah daun dsb, kita dapat membuat kompos yang dapat menyuburkan tanaman sayuran yang bebas zat kimia sintesis.

Lebih lanjut, Dr. Ir. Fachirah Ulfa, MSi sebagai ketua pelaksana Bina Desa ini menambahkan, pola hidup sehat yang akrab lingkungan telah menjadi trend baru meninggalkan pola hidup lama yang menggunakan bahan kimia non-alami, seperti pupuk, pestisida kimia sintetis, dan hormon tumbuh.

Memanfaatkan olahan limbah organik, seperti air kelapa sebagai hormon tumbuh, dapat memacu pertumbuhan tanaman tanpa resiko terpapar pencemaran zat-zat kimia sintesis.

Kepala Madrasah Aliyah Pesantren Sultan Hasanuddin Drs. H. Marwan, M.Pd, mengharapkan ke depan para santri dapat mengadopsi dan mengembangkan teknologi pertanian yang ramah lingkungan ini dengan memanfaatkan lahan pesantren yang masih cukup luas ini.

Setelah praktek bersama, Mahasiswa dan Santri, Bina Desa ini diakhiri dengan pengenalan Fakultas Pertanian dan Tanya-jawab seputar kehidupan kampus, yang lebih mengakrabkan Mahasiswa dan adik-adik santri.

Semoga ke depan para santri dapat berperan penting dalam sektor penyediaan pangan sehat, bukan hanya melayanai kebutuhan sendiri, namun dapat memperkuat barisan wirausaha muda pertanian.

BukaMall Carnival

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here