Iqbal Djalil, Calon Wali Kota Makassar yang Hafal 30 Juz Quran

0
56

MUJAHID DAKWAH.COM, MAKASSAR – Sejumlah figur mulai bermunculan jelang pemilihan wali kota dan wakil wali kota (Pilwalkot) Makassar 2020. Pelaksanaan Pilwalkot Makassar yang tanpa petahana membuat peta pertarungan oleh banyak kalangan dinilai bakal menarik.

Dari banyak figur yang muncul saat ini, ada nama Muhammad Iqbal Djalil atau akrab disapa Ustaz Ije. Memiliki latar belakang santri, bahkan lahir, besar dan sebagian besar kehidupannya dihabiskan di lingkungan pesantren, membuat Ustaz Ije mengedepankan prinsip moral dalam karir politiknya.

“Prinsip-prinsip moral dan persaudaraan saya pegang dalam menjalani karir politik saya. Semua tidak hanya sekedar mencapai tujuan politik yakni kekuasaan. Tapi bagaimana bermanfaat untuk orang lain,” terang Iqbal Djalil saat ditemui di Makassar, Rabu (17/7/2019).

Di sisi lain, Iqbal Djalil merupakan politisi dan calon wali kota yang hafal 30 juz Quran. Iqbal Djalil diketahui merupakan cucu dari pendiri Pondok Pesantren Darul Arqam Muhammadiyah Gombara, KH Abd Jabbar Ashiry dan putra dari KH Abdul Djalil Thahir, pendiri dari Pondok Pesantren Darul Aman Gombara.

Di samping itu, Iqbal Djalil yang merupakan lulusan Timur Tengah juga paham dengan dinamika politik dan rencana pembangunan kota yang baik.

Pemahanan Iqbal Djalil yang matang tentang tata kelola kota dan perencanaan pembangunan Kota Makassar juga ditunjang oleh pengalamannya selama dua periode duduk di DPRD Makassar, berinteraksi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan melakukan evaluasi terhadap program kerja pemerintah kota.

“Alhamdulillah, pengalaman duduk di DPRD Makassar memberi saya banyak gambaran tentang persoalan-persoalan yang dihadapi Makassar sebagai kota metropolitan dan ibu kota provinsi Sulsel,” ungkap Iqbal Djalil.

Iqbal Djalil juga mengungkapkan sikap optimisnya menghadapi Pilwalkot Makassar 2020 mendatang. Dia mengakui, selain menyebar baliho, dirinya juga mempersiapkan semua infrastruktur penunjang lainnya. Diketahui, saat ini berbagai upaya telah dilakukan banyak figur untuk menarik simpati masyarakat jelang proses tahapan Pilwalkot yang dimulai bulan September 2019. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here