MUJAHID DAKWAH.COM, MAKASSAR – Brigade Muslim Indonesia (BMI) Sulawesi Selatan menemukan adanya jajanan yang diduga berbahan babi di Phinisi Point Mal (Mal Pipo), Jalan Metro Tanjung Bunga. Kota Makassar.

Ketua BMI Sulsel, Muhammad Zulkifli, mengatakan temuan itu berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan oleh timnya.

“Mereka sangat terbuka menjual produk makanan haram berupa olahan babi tanpa mengindahkan sisi etika dan aspek nilai religi yang seharusnya dijaga dan dihormati,” ujarnya, Selasa (30/7).

Menurut Zulkifli, salah satu tenant atau kios yang memperjual-belikan masakan olahan babi itu bersebelahan dengan produk halal lainnya.

Dia mengatakan, produk yang dijual secara terbuka dan terang-terangan seperti itu, semestinya pengelola Mal Pipo menghormati ummat Islam yang diketahui sebagai kaum mayoritas di Kota Makassar.

Apalagi, Zulkifli menyebut, rata-rata pegunjung ke mal itu umumnya ummat Islam juga.

“Yang kita sangat sayangkan karena sama sekali tidak ada papan pemberitahuan yang jelas terkait daging haram yang dijual itu. Kami secara tegas mengimbau  kepada pihak pengelola untuk menghormati kaum Muslimin yang berkunjung ke Mal Pipo, dan jikatenant jajanan haram tersebut masih berjualan, maka kami akan turun ke lokasi,” tegasnya.

Belum ada penyampaian resmi dari pihak pengelola Mal Pipo terkait temuan BMI Sulsel itu.

Laporan: Irfan Abdul Gani

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here