Kitab Al-Iman

Hadis 22

عَِنْ أَبِيْ سَعِيدٍ الْخُدْرِيَّ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ رَأَيْتُ النَّاسَ يُعْرَضُونَ عَلَيَّ وَعَلَيْهِمْ قُمُصٌ مِنْهَا مَا يَبْلُغُ الثُّدِيَّ وَمِنْهَا مَا دُونَ ذَلِكَ وَعُرِضَ عَلَيَّ عُمَرُ بْنُ الْخَطَّابِ وَعَلَيْهِ قَمِيصٌ يَجُرُّهُ قَالُوا فَمَا أَوَّلْتَ ذَلِكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الدِّينَ.

Dari Abu Said Al Khudri berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Ketika aku tidur, aku bermimpi melihat orang-orang dihadapkan kepadaku. Mereka mengenakan baju, diantaranya ada yang sampai kepada buah dada dan ada yang lebih dari itu. Dan dihadapkan pula kepadaku Umar bin Al Khaththab dan dia mengenakan baju dan menyeretnya. Para sahabat bertanya: “Apa maksudnya hal demikian menurut engkau, ya Rasulullah?” Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Ad-Din (agama) “.

Fawaid Hadits:

1. Hadis ini menunjukkan bahwa kedudukan ahlul iman bertingkat-tingkat di sisi Allah ta’ala berdasarkan penafsiran terhadap pakaian yang dikenakan oleh umat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. Di antara mereka ada yang pakaiannya hanya sampai di dadanya, dan ada yang sampai pusatnya, dan adapula yang sampai lututnya.

2. Hadis ini menunjukkan keutamaan Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhu oleh karena Rasulullah telah melihatnya dalam mimpi tersebut mengenakan pakaian yang sangat panjang sebagai kiasan bahwa agama beliau sangatlah besar dan kuat.

3. Hadis ini bukanlah dalil bolehnya menyeret pakaian (isbal) bagi laki-laki, oleh karena isbal bagi laki-laki telah dilarang oleh Rasulullah di dalam hadis lainnya. Adapun hadis ini maka pakaian yang diseret Umar bin Khattab hanyalah penggambaran yang Allah perlihatkan kepada Rasulullah tentang kuatnya agama Umar radiyallahu ‘anhu.

***********

Penulis: Ustadz Rahmat Badani, Lc., MA

(Dosen STIBA Makassar, Alumni Islamic University of Madinah & Kontributor Mujahid Dakwah.Com)

Demikian Semoga Bermamfaat…

@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here