Kitab Al-Iman

Bab 5: Memberi Makan Bagian dari Islam

Hadis 11

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا أَنَّ رَجُلًا سَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الْإِسْلَامِ خَيْرٌ قَالَ تُطْعِمُ الطَّعَامَ وَتَقْرَأُ السَّلَامَ عَلَى مَنْ عَرَفْتَ وَمَنْ لَمْ تَعْرِفْ.

Dari Abdullah bin ‘Amru; Ada seseorang yang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam; “Islam manakah yang paling baik?” Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Kamu memberi makan, mengucapkan salam kepada orang yang kamu kenal dan yang tidak kamu kenal”.

Fawaid Hadits:

1. Makna pertanyaan dalam hadis ini sama seperti hadis sebelumnya, dimaksud tentang amalan Islam apakah yang paling baik.

2. Terkadang Rasulullah ditanyakan tentang pertanyaan yang sama, seperti hadis ini dan sebelumnya, namun jawabannya berbeda oleh karena Rasulullah menjawab berdasarkan keadaan yang diketahuinya dari para sahabat penanya tersebut.

3. Diantara amalan-amalan terbaik dalam Islam adalah memberi makan dan mengucapkan salam kepada orang yang kita kenal atau tidak dari kaum muslimin.

4. Hukum asal apabila seseorang bertemu dengan saudara muslim adalah mengucapkan salam kepadanya dan bukan mendiamkannya. Oleh karena salam adalah hak seorang muslim atas muslim yang lainnya. Dan hak ini tidak hilang atau terhapus kecuali karena alasan yang dibenarkan syar’i seperti memboikot seorang yang diketahui keburukannya dan kefasikannya. Namun persoalan boikot ini memiliki syarat dan ketentuan-ketentuan yang membolehkan kita melakukan pemboikotan dan menjatuhkan salah satu hak saudara kita yaitu salam kepada mereka.

***********

Penulis: Ustadz Rahmat Badani, Lc., MA

(Dosen STIBA Makassar, Alumni Islamic University of Madinah & Kontributor Mujahid Dakwah.Com)

Demikian Semoga Bermamfaat…

@Wallahu ‘alam bishowab…

Artikel : www.mujahiddakwah.com (Menebar Dakwah dengan Al-Qur’an dan Sunnah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here