Dokter Ahli Bedah Asal Sudan Jadi Imam Tarawih Satu Juz Per Malam di Makassar

0
286

MUJAHID DAKWAH.COM – Sesibuk apa Anda hingga tidak punya waktu menghafal Alquran? Dokter ahli bedah asal Sudan ini mengugurkan banyak alasan kaum muslimin pada umumnya.

Namanya, Syekh dr Ahmad Ibrahim Sulaiman As Sudani hafidzahullah. Dia dokter ahli bedah alumni Fakultas Kedokteran University of Khartoum, Sudan.

Sudah beberapa malam, dia menjadi imam salat tarawih di Masjid Wihdatul Ummah di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar. Di tempat ini, salat tarawih 11 rakaat. Imam membaca satu juz per malam.

Syekh dr Ahmad Ibrahim Sulaiman sempat juga mengimami salat tarawih satu juz per malam di Masjid Anas bin Malik, kampus STIBA Makassar pada malam ke-10 Ramadan.

Syekh dr Ahmad Ibrahim adalah ahli qiraat. Ini salah satu daya tariknya. Alquran dibaca dengan qiraat berbeda. Termasuk langka. Di Indonesia, lebih banyak menggunakan Hafs ‘an Asim.

Dokter yang pernah bekerja di sebuah rumah sakit di Finlandia itu bersahabat dengan Ustaz Harman Tajang, direktur Markaz Imam Malik. Mereka berkenalan saat Ustaz Harman kuliah di Sudan beberapa tahun silam.

Ustaz Harman belajar di jurusan syariah Sudan International University, Khartoum. Sementara Syekh Ahmad Ibrahim di Fakultas Kedokteran University of Khartoum. Namun, Allah subhanahu wata’ala membuat mereka menjadi sahabat.

Pada masa-masa kuliah itu, Ustaz Harman Tajang sering dijemput Syekh Ahmad Ibrahim dengan mobil. Dalam mobil itu, bertumpuk-tumpuk diktat seputar ilmu kedokteran.

Suatu ketika, keduanya berbincang-bincang dengan seorang syekh. Ahmad Ibrahim ditanya sudah berapa juz Alquran yang dia hafal. Saat itu, dijawab lima juz.

“Apakah kamu tidak malu kepada Harman?” kata syekh itu seperti ditirukan Ustaz Harman Tajang di Masjid Wihdatul Ummah baru-baru ini.

Rupanya, pertanyaan itu menusuk ke dalam hati Ahmad Ibrahim. Dia jadikan motivasi untuk menghafal 30 juz Alquran di tengah-tengah kesibukannya menuntut ilmu kedokteran.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya Ramadan 1440 Hijriah atau 2019 Masehi ini, Syekh dr Ahmad Ibrahim Sulaiman datang ke Makassar dengan status dokter ahli bedah sekaligus ahli qiraat.

“Semoga kisah ini menjadi motivasi bagi kita semua. Beliau tidak hafal Alquran sejak kecil. Justru ketika sudah dewasa. Jadi tidak ada alasan untuk tidak berusaha menghafal Alquran,” kata Ustaz Harman Tajang yang juga sekretaris Dewan Syariah Wahdah Islamiyah.

Bagi yang ingin menikmati bacaan Alquran Syekh dr Ahmad Ibrahim Sulaiman silakan datang ke Masjid Wihdatul Ummah. Sekaligus menikmati indahnya salat tarawih satu juz per malam.

Sumber: Rakyatku

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here